×

Skandal Kekerasan Seksual di SCBD: Kuasa Hukum Siap Bongkar Bukti Melibatkan Artis Inisial BP

Skandal Kekerasan Seksual di SCBD: Kuasa Hukum Siap Bongkar Bukti Melibatkan Artis Inisial BP

Skandal Kekerasan Seksual di SCBD: Kuasa Hukum Siap Bongkar Bukti Melibatkan Artis Inisial BP

Kabar YPU – 15 September 2026 | Dunia hiburan tanah air kembali diguncang oleh kabar miring yang melibatkan seorang artis inisial BP, yang juga dikenal sebagai putra dari presenter kondang Ruben Onsu. Kasus dugaan kekerasan seksual ini mencuat setelah seorang wanita berinisial AW melaporkan adanya tindakan tidak menyenangkan yang dialaminya di sebuah tempat hiburan malam kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam, 12 September 2026.

Tim kuasa hukum korban telah mendatangi Mapolda Metro Jaya pada Senin (14/9/2026) untuk melengkapi berkas laporan dan memberikan klarifikasi mendalam. Setelah menjalani pemeriksaan intensif di Subdit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), korban mengaku telah menjawab 23 pertanyaan penyidik terkait kronologi kejadian secara mendetail, mulai dari keberangkatan korban hingga detik-detik peristiwa terjadi di lokasi kejadian.

Tarif naturalisasi WNI terbaru 2026 mengungkap bahwa WNA kini wajib membayar biaya sebesar Rp75 juta, detail lengkap prosedur dan persyaratannya di sini
Baca juga:
Tarif naturalisasi WNI terbaru 2026 mengungkap bahwa WNA kini wajib membayar biaya sebesar Rp75 juta, detail lengkap prosedur dan persyaratannya di sini

Deki Patria Nasution, salah satu kuasa hukum korban, menegaskan bahwa pihaknya telah menyerahkan sejumlah bukti pendukung dan dua orang saksi juga telah menjalani pemeriksaan. Ia menyatakan kesiapan timnya untuk membuktikan seluruh dugaan tindak pidana yang meliputi kekerasan seksual, pemerkosaan, hingga penganiayaan yang menimpa kliennya. Menurutnya, proses hukum ini akan menjadi pembuktian apakah tuduhan tersebut benar adanya.

Tantangan Kuasa Hukum Terhadap Bantahan Terlapor

Menanggapi adanya bantahan yang sempat dilontarkan oleh pihak artis inisial BP melalui media massa, anggota tim kuasa hukum lainnya, Nathaniel Hutagaol, memberikan respons tegas. Nathaniel menyatakan bahwa bantahan adalah hak hukum bagi pihak terlapor, namun pihaknya tidak akan gentar dan akan membiarkan fakta persidangan yang berbicara.

Selain fokus pada pembuktian hukum, Nathaniel juga menyoroti aspek psikologis dan stigma sosial yang sering kali menyerang korban dalam kasus serupa. Ia menegaskan bahwa AW bukanlah seorang pekerja tempat hiburan malam (LC), melainkan seorang mahasiswi sekaligus karyawan swasta. Ia mengecam keras pandangan masyarakat yang sering kali menyudutkan wanita yang beraktivitas di malam hari seolah-olah mereka pantas menjadi korban pelecehan.

Babak Baru Persidangan Roy Suryo: Refly Harun Tegaskan Pengadilan Jadi Penentu Keaslian Ijazah Jokowi
Baca juga:
Babak Baru Persidangan Roy Suryo: Refly Harun Tegaskan Pengadilan Jadi Penentu Keaslian Ijazah Jokowi

Dalam keterangannya, Nathaniel juga melontarkan tantangan terbuka kepada pihak terlapor dengan menanyakan beberapa hal krusial terkait kondisi di lokasi kejadian, di antaranya:

  • Apa tujuan sebenarnya terlapor berada di lokasi tersebut pada saat kejadian?
  • Apa saja yang dikonsumsi oleh terlapor sebelum peristiwa itu terjadi?
  • Bagaimana kondisi kesadaran terlapor yang diduga memicu keberanian melakukan tindakan tersebut?

Ia menekankan bahwa faktor konsumsi zat tertentu di lokasi kejadian bisa menjadi titik terang dalam penyelidikan ini untuk memahami motif di balik tindakan pelecehan tersebut.

Respon Keluarga dan Langkah Kepolisian

Menanggapi situasi yang menjerat putranya, Ruben Onsu selaku ayah dari artis inisial BP, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui akun media sosial pribadinya. Ruben menyatakan bahwa dirinya sedang berusaha mengumpulkan informasi lengkap dan akan mendengarkan penjelasan langsung dari sang anak serta teman-teman yang berada di lokasi kejadian guna memahami situasi yang sebenarnya terjadi.

Ruben Onsu Dijadikan Tersangka, Simak Kronologi Lengkap Kasus Investasi dan Dampaknya Terhadap Publik
Baca juga:
Ruben Onsu Dijadikan Tersangka, Simak Kronologi Lengkap Kasus Investasi dan Dampaknya Terhadap Publik

Di sisi lain, pihak Polda Metro Jaya melalui Kasubdit Penmas, AKBP Onkoseno, memastikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti laporan ini sesuai prosedur hukum yang berlaku. Saat ini, penyidik tengah melakukan serangkaian administrasi penyelidikan, termasuk rencana pengambilan keterangan saksi-saksi lain dan permintaan visum kepada korban untuk memperkuat bukti fisik.

Pihak kepolisian juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap artis inisial BP sebagai terlapor setelah seluruh keterangan saksi dan bukti pendukung dari pihak pelapor terkumpul secara lengkap. Penyelidikan ini diharapkan dapat mengungkap kebenaran di balik dugaan kekerasan seksual yang terjadi di kawasan elit SCBD tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tetap objektif dan tidak memberikan stigma negatif kepada korban. Perlindungan terhadap hak-hak perempuan dan kepastian hukum bagi setiap pelapor menjadi kunci agar korban tidak takut untuk bersuara (speak up) terhadap tindakan kriminal yang mereka alami.

Post Comment

You May Have Missed