×

Kegagalan ‘The Dog Stars’ di Box Office: Apakah Jacob Elordi Menjadi Korban ‘Kutukan Kardashian’?

Kegagalan 'The Dog Stars' di Box Office: Apakah Jacob Elordi Menjadi Korban 'Kutukan Kardashian'?

Kegagalan ‘The Dog Stars’ di Box Office: Apakah Jacob Elordi Menjadi Korban ‘Kutukan Kardashian’?

Kabar YPU – 01 September 2026 | Dunia perfilman Hollywood tengah dikejutkan oleh performa mengecewakan dari film terbaru karya sutradara legendaris Ridley Scott, The Dog Stars. Film drama pasca-apokaliptik yang dibintangi oleh jacob elordi ini dilaporkan mengalami kegagalan telak di akhir pekan pembukaannya, dengan hanya meraup pendapatan sebesar $8 juta di Amerika Utara. Angka ini terasa sangat kontras jika dibandingkan dengan anggaran produksinya yang diperkirakan mencapai angka fantastis antara $75 juta hingga $110 juta.

Kegagalan ini memicu berbagai spekulasi di kalangan kritikus dan penggemar. Salah satu teori yang mendadak viral di media sosial, terutama di platform Reddit, adalah kembalinya narasi lama mengenai ‘kutukan Kardashian’. Teori konspirasi populer ini mengklaim bahwa setiap pria yang menjalin hubungan romantis dengan anggota keluarga Kardashian-Jenner akan mengalami kemunduran dalam karier mereka. Mengingat jacob elordi kerap terlihat bersama Kendall Jenner dalam beberapa bulan terakhir, banyak netizen yang menghubungkan penurunan performa film ini dengan rumor asmara sang aktor.

Uang Miliaran Hasil TikTok Vilmei Disalahgunakan untuk Foya-foya Karyawan, Menguak Kontroversi Pengelolaan Keuangan di Perusahaan
Baca juga:
Uang Miliaran Hasil TikTok Vilmei Disalahgunakan untuk Foya-foya Karyawan, Menguak Kontroversi Pengelolaan Keuangan di Perusahaan

Analisis Kegagalan Box Office

Meskipun teori konspirasi terus bergulir, para analis industri film memberikan pandangan yang lebih teknis mengenai penyebab utama kegagalan The Dog Stars. Berikut adalah beberapa faktor yang diidentifikasi sebagai penyebab rendahnya minat penonton:

  • Kesalahan Strategi Pemasaran: Disney dan 20th Century Studios dilaporkan memasarkan film ini sebagai film aksi besar, padahal kontennya lebih cenderung ke arah drama pasca-apokaliptik yang lambat.
  • Target Audiens yang Tidak Jelas: Film ini dianggap sebagai film ‘tweener’—tidak cukup menjadi film aksi blockbuster, namun juga tidak cukup kuat sebagai film pemenang penghargaan (awards-season movie) untuk menarik minat para sinefil.
  • Kurangnya Daya Tarik Demografis: Data menunjukkan bahwa penonton wanita di bawah usia 25 tahun hanya mencakup 6% dari total audiens, sebuah angka yang sangat rendah untuk aktor dengan basis penggemar muda seperti jacob elordi.
  • Respon Kritikus yang Dingin: Dengan skor Rotten Tomatoes yang hanya berada di angka 40% dan CinemaScore di level C+, film ini kesulitan membangun momentum ‘word-of-mouth’ yang positif.

Berikut adalah ringkasan perbandingan performa film pada akhir pekan pembukaan tersebut:

Mantra Kesuksesan Practical Magic 2: Antara Kontroversi Box Office, Chemistry Bintang, dan Masa Depan Waralaba
Baca juga:
Mantra Kesuksesan Practical Magic 2: Antara Kontroversi Box Office, Chemistry Bintang, dan Masa Depan Waralaba
Film Pendapatan (Domestik) Posisi Chart
Spider-Man: Brand New Day $22.2 Juta 1
Coyote vs. Acme $15.9 Juta 2
Insidious: Out of the Further $10.1 Juta 3
The Dog Stars $8 Juta 5

Menariknya, Ridley Scott dikenal memiliki ‘insting keenam’ dalam menemukan bintang baru, seperti saat ia melambungkan nama Brad Pitt, Russell Crowe, hingga Paul Mescal. Dengan menempatkan jacob elordi sebagai pemeran utama, Scott seolah sedang melakukan taruhan besar untuk membuktikan bahwa aktor muda ini siap naik ke level berikutnya. Namun, untuk saat ini, proyek ini justru terlihat seperti sebuah kegagalan besar yang mungkin hanya akan menjadi tontonan sampingan di layanan streaming nantinya.

Secara keseluruhan, kegagalan The Dog Stars memberikan pelajaran berharga bagi studio besar mengenai pentingnya keselarasan antara genre film, strategi pemasaran, dan ekspektasi audiens. Apakah ini merupakan awal dari penurunan karier jacob elordi atau sekadar kegagalan teknis produksi, masih menjadi tanda tanya besar di industri hiburan global.

Dinamika Kota Batam: Antara Penggerebekan Sindikat Narkoba, Polemik Konser Musik, hingga Peluang Karir Aviasi
Baca juga:
Dinamika Kota Batam: Antara Penggerebekan Sindikat Narkoba, Polemik Konser Musik, hingga Peluang Karir Aviasi

Post Comment

You May Have Missed