Skip to content

Aksi Cepat dan Tantangan Berat: Kiprah Brigjen Pol. Hengki Haryadi dalam Menjaga Stabilitas Papua Barat Daya

Aksi Cepat dan Tantangan Berat: Kiprah Brigjen Pol. Hengki Haryadi dalam Menjaga Stabilitas Papua Barat Daya
Aksi Cepat dan Tantangan Berat: Kiprah Brigjen Pol. Hengki Haryadi dalam Menjaga Stabilitas Papua Barat Daya

Kabar YPU – 22 September 2026 | Papua Barat Daya tengah berada dalam fase penguatan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di bawah kepemimpinan kepolisian yang baru. Sebagai Kapolda Papua Barat Daya, hengki haryadi menunjukkan komitmen tinggi dalam merespons berbagai dinamika di lapangan, mulai dari penanganan bencana kebakaran hingga menghadapi desakan publik terkait pemberantasan praktik perjudian ilegal di wilayah Sorong.

Salah satu aksi nyata yang ditunjukkan oleh jajaran kepolisian di bawah komandonya adalah kecepatan respons Satgas Preventif Operasi Bina Karuna Dofior 2026. Pada Minggu, 20 September 2026, sebuah kebakaran hebat melanda bangunan di Jalan Basuki Rahmat Km 13, Kelurahan Klasaman, Kota Sorong. Mendapat laporan sekitar pukul 15.30 WIT, personel Unit Sipammat Ditsamapta Polda Papua Barat Daya langsung bergerak menuju lokasi.

Dilema Hak Pekerja: Antara Polemik Pesangon Miliaran Rupiah dan Strategi Bertahan Hidup Pasca-PHK
Baca juga:
Dilema Hak Pekerja: Antara Polemik Pesangon Miliaran Rupiah dan Strategi Bertahan Hidup Pasca-PHK

Dalam operasi pemadaman tersebut, personel kepolisian tidak hanya membantu memadamkan api bersama petugas pemadam kebakaran dan warga, tetapi juga melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk memastikan mobilisasi kendaraan damkar berjalan lancar. Berkat koordinasi yang solid, api yang diduga berasal dari korsleting listrik tersebut berhasil dipadamkan pada pukul 17.30 WIT tanpa adanya korban jiwa. Kejadian ini menjadi bukti efektivitas Satgas Preventif yang dibentuk oleh hengki haryadi untuk memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.

Namun, tantangan kepolisian tidak hanya datang dari bencana alam atau kecelakaan. Di sisi lain, tekanan sosial mulai muncul terkait maraknya aktivitas ilegal di Kota Sorong. Penggiat antikorupsi, Andrew Warmasen, secara terbuka menantang ketegasan Kapolda Papua Barat Daya untuk menindaklanjuti dugaan menjamurnya aktivitas toto gelap (togel) yang meresahkan warga. Selain masalah perjudian, isu distribusi BBM ilegal juga menjadi sorotan yang menuntut perhatian serius dari pihak kepolisian.

Mengenang Kamaruddin Simanjuntak: Sosok Advokat Tangguh yang Mengabdi Hingga Akhir Hayat
Baca juga:
Mengenang Kamaruddin Simanjuntak: Sosok Advokat Tangguh yang Mengabdi Hingga Akhir Hayat

Menanggapi dinamika tersebut, strategi penguatan institusi terus dilakukan. hengki haryadi melakukan langkah strategis dengan memperkuat sinergitas antarlembaga. Pada Selasa, 15 September 2026, Kapolda melakukan kunjungan kerja ke Mako Kodaeral XIV Sorong untuk melakukan silaturahmi dengan Komandan Kodaeral XIV Sorong, Laksamana Muda TNI Djatmoko. Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat koordinasi dalam menjaga keamanan wilayah laut dan penegakan hukum di perairan Papua Barat Daya.

Berikut adalah ringkasan fokus kerja Polda Papua Barat Daya saat ini:

Mangkir dari Panggilan KPK, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Didorong Beri Teladan Penegakan Hukum
Baca juga:
Mangkir dari Panggilan KPK, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Didorong Beri Teladan Penegakan Hukum
  • Respons Cepat Bencana: Melalui Satgas Preventif Operasi Bina Karuna Dofior 2026 untuk menangani situasi darurat seperti kebakaran.
  • Sinergitas Keamanan: Memperkuat hubungan dengan TNI (Kodaeral XIV) untuk stabilitas wilayah darat dan laut.
  • Penegakan Hukum: Menghadapi tantangan pemberantasan perjudian dan distribusi BBM ilegal.
  • Pelayanan Masyarakat: Menjamin keamanan lalu lintas dan keselamatan warga di area konflik atau bencana.

Selain tugas di Papua Barat Daya, rekam jejak kepemimpinan hengki haryadi juga mencakup penanganan kasus-kasus besar di tingkat nasional. Sebelum menjabat di Papua Barat Daya, ia tercatat pernah mengemban amanah di Polda Metro Jaya, di mana ia memimpin penyidikan kasus dugaan pelecehan seksual pada ajang Miss Universe Indonesia 2023. Pengalaman dalam menangani kasus kompleks ini diharapkan menjadi modal berharga dalam memimpin Polda Papua Barat Daya menghadapi berbagai kompleksitas permasalahan di wilayah timur Indonesia.

Secara keseluruhan, kepemimpinan di Papua Barat Daya saat ini sedang bertransformasi menuju penguatan keamanan yang lebih preventif dan kolaboratif. Keberhasilan dalam menangani kebakaran di Klasaman dan upaya membangun sinergi dengan Kodaeral XIV menjadi sinyal positif, meskipun tantangan dalam memberantas praktik ilegal seperti togel dan BBM ilegal masih menunggu langkah tegas dari kepolisian di bawah komando hengki haryadi.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan