Skip to content

Drama di The Den: Millwall Bangkit dari Keterpurukan, Alex Neil Beri Kritik Pedas

Drama di The Den: Millwall Bangkit dari Keterpurukan, Alex Neil Beri Kritik Pedas
Drama di The Den: Millwall Bangkit dari Keterpurukan, Alex Neil Beri Kritik Pedas

Kabar YPU – 18 Oktober 2026 | Pertandingan penuh drama tersaji di Stadion The Den saat millwall berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 melawan Lincoln City dalam lanjutan kompetisi Championship yang berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Meski sempat tertinggal dua gol di babak pertama, tim tuan rumah menunjukkan semangat juang yang luar biasa untuk mencuri satu poin penting di hadapan pendukung mereka sendiri.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Lincoln City langsung mengambil inisiatif serangan. Hanya berselang 25 detik, Andrei Coubis membuka keunggulan melalui tendangan rendah yang akurat dari jarak 18 yard. Keunggulan tim tamu semakin kokoh pada menit ke-33 setelah Rob Street berhasil menyarangkan bola melalui celah di antara kaki penjaga gawang, Filip Marschall. Skor 2-0 untuk Lincoln City menutup babak pertama, meninggalkan kekecewaan mendalam bagi pendukung tuan rumah.

Drama VAR di Kanjuruhan: Gol Penalti Careca Tak Cukup Selamatkan Arema FC dari Persik Kediri
Baca juga:
Drama VAR di Kanjuruhan: Gol Penalti Careca Tak Cukup Selamatkan Arema FC dari Persik Kediri

Manajer millwall, Alex Neil, tidak menyembunyikan kemarahannya terhadap performa anak asuhnya di babak pertama. Dalam sesi wawancara pascapertandingan, Neil melontarkan kritik yang sangat tajam dan menyebut penampilan timnya sebagai salah satu yang terburuk selama masa kepemimpinannya. Ia menyoroti kurangnya determinasi dan kegagalan pemain dalam memenangkan duel-duel krusial di lini tengah.

Waktu Kejadian Pemain
1′ Gol (Lincoln City) Andrei Coubis
33′ Gol (Lincoln City) Rob Street
63′ Gol (Millwall) Kyrell Lisbie
82′ Gol (Millwall) Jake Cooper
84′ Kartu Merah (Lincoln City) Ayodeji Elerewe

Memasuki babak kedua, Alex Neil melakukan perubahan taktik yang signifikan dengan memasukkan Luke Cundle dan Max Crocombe untuk menggantikan Mark Sykes dan Filip Marschall yang mengalami cedera. Perubahan ini membuahkan hasil. Kyrell Lisbie berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-63 setelah memanfaatkan bola muntah dari upayanya sendiri. Momentum kebangkitan millwall berlanjut hingga menit ke-82, saat Jake Cooper berhasil menyamakan kedudukan melalui situasi bola mati setelah kegagalan lini pertahanan Lincoln dalam menyapu bola dari sepak pojok.

Derby Madrid Berakhir Ricuh: Real Madrid Tumbang di Tangan Atletico Akibat Kartu Merah Kontroversial
Baca juga:
Derby Madrid Berakhir Ricuh: Real Madrid Tumbang di Tangan Atletico Akibat Kartu Merah Kontroversial

Pertandingan semakin memanas ketika pemain Lincoln City, Ayodeji Elerewe, menerima kartu merah pada menit ke-84 akibat pelanggaran profesional terhadap Zak Lovelace. Meskipun bermain dengan sepuluh orang, Lincoln City berusaha mempertahankan hasil imbang hingga tambahan waktu empat menit berakhir. Di sisi lain, tim tamu Lincoln City justru merasa sangat menyesal karena gagal memanfaatkan peluang emas di awal babak kedua, di mana Freddie Draper dan Dom Jefferies masing-masing membobol tiang gawang.

Chris Cohen, yang mengomentari jalannya pertandingan, memberikan pandangan yang lebih optimis bagi tim tamu. Ia memuji keberanian dan agresivitas pemain Lincoln City di awal laga, namun mengakui bahwa kegagalan mengonversi peluang emas menjadi titik balik bagi lawan untuk bangkit. Bagi Alex Neil, meskipun hasil imbang ini memberikan poin, ia merasa performa timnya masih jauh dari standar yang diharapkan dan perlu perbaikan besar dalam aspek transisi serta penguasaan bola.

Resmi Gabung NEC Nijmegen, Mitchel Bakker Siap Bawa Pengalaman Elite ke Eredivisie
Baca juga:
Resmi Gabung NEC Nijmegen, Mitchel Bakker Siap Bawa Pengalaman Elite ke Eredivisie

Hasil imbang ini membuat Millwall tertahan dalam perburuan posisi delapan besar klasemen. Meskipun berhasil menghindari kekalahan setelah tertinggal jauh, kegagalan untuk meraih kemenangan penuh menjadi catatan evaluasi besar bagi manajemen dan staf pelatih. Pertandingan ini menjadi pengingat bahwa konsistensi dalam memenangkan duel fisik dan ketajaman dalam penyelesaian akhir adalah kunci utama untuk bersaing di papan atas Championship.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan