Derby Madrid Berakhir Ricuh: Real Madrid Tumbang di Tangan Atletico Akibat Kartu Merah Kontroversial
Kabar YPU – 21 September 2026 | Pertandingan panas bertajuk Derby Madrid antara real madrid vs Atletico Madrid di Stadion Riyadh Air Metropolitano berakhir dengan drama yang menyisakan kemarahan di kubu Los Blancos. Dalam lanjutan pekan ketujuh La Liga musim 2026/2027 yang berlangsung pada Minggu (20/9/2026) malam WIB, Atletico Madrid berhasil mengamankan kemenangan tipis 2-1 atas rival sekotanya tersebut. Namun, kemenangan Los Colchoneros kali ini dibayangi oleh keputusan wasit Ortiz Arias yang dianggap sangat merugikan pasukan Jose Mourinho.
Sejak peluit pertama dibunyikan, tensi tinggi sudah terasa di lapangan. Meski kedua tim saling jual beli serangan, babak pertama berakhir tanpa gol. Namun, situasi berubah drastis di awal babak kedua. Sebuah momen krusial terjadi pada menit ke-52 ketika bek muda Real Madrid, Dean Huijsen, melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti terhadap Giuliano Simeone. Wasit Ortiz Arias, setelah berkonsultasi dengan Video Assistant Referee (VAR), memutuskan untuk memberikan kartu merah langsung kepada Huijsen. Keputusan ini menjadi titik balik yang menghancurkan skema taktik Jose Mourinho dalam laga real madrid vs Atletico ini.
Keunggulan jumlah pemain segera dimanfaatkan oleh Atletico Madrid. Alejandro Grimaldo yang maju sebagai eksekutor penalti dengan tenang berhasil mengubah peluang tersebut menjadi gol pada menit ke-53. Tak butuh waktu lama bagi tuan rumah untuk menggandakan keunggulan. Pada menit ke-59, Jonathan David sukses mencetak gol kedua setelah memanfaatkan umpan matang dari Giuliano Simeone. Gol ini membuat Real Madrid semakin terdesak dan kehilangan kendali permainan.
Meskipun sempat memberikan perlawanan melalui gol penutup Antonio Rudiger pada menit ke-89, Real Madrid tidak mampu mengejar ketertinggalan. Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Atletico yang efektif, sementara Real Madrid hanya mampu menguasai bola sebesar 35% dengan hanya dua tembakan tepat sasaran. Kekalahan ini terasa semakin pahit bagi Real Madrid mengingat banyaknya insiden yang dianggap tidak adil oleh pihak klub.
Pasukan Jose Mourinho secara resmi mengeluarkan pernyataan kekecewaan setelah laga usai. Mereka mengeluhkan kepemimpinan wasit yang dianggap berat sebelah. Beberapa poin kontroversi yang disorot antara lain:
- Wasit tidak memberikan kartu merah kepada Cristian Romero (Atletico) meski melakukan pelanggaran keras dengan menginjak lutut Jude Bellingham.
- Lee Kang-in (Atletico) tidak dijatuhi sanksi kartu meskipun menginjak pergelangan kaki Federico Valverde.
- Keputusan kartu merah untuk Dean Huijsen yang dianggap naif secara taktik dan mengubah jalannya laga secara drastis.
Di sisi lain, kemenangan ini mengukuhkan posisi Atletico Madrid di papan atas klasemen, tepat di bawah Barcelona. Sementara itu, performa individu Giuliano Simeone patut diacungi jempol. Ia dinobatkan sebagai Man of the Match setelah memberikan kontribusi vital dalam terciptanya kedua gol Atletico melalui assist dan memenangkan penalti. Performa impresif Simeone menjadi kunci utama mengapa duel real madrid vs Atletico malam ini berpihak pada tuan rumah.
Bagi Real Madrid, kekalahan ini menjadi evaluasi besar, terutama dalam hal kedisiplinan lini belakang dan kemampuan menghadapi tekanan saat bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit. Dengan hasil ini, persaingan di puncak klasemen La Liga semakin memanas, mengingat selisih poin yang semakin tipis antar tim papan atas.
Secara keseluruhan, Derby Madrid kali ini bukan sekadar tentang skor akhir, melainkan tentang perdebatan panjang mengenai keadilan keputusan wasit di lapangan hijau. Real Madrid harus segera bangkit dari keterpurukan ini jika ingin tetap bersaing dalam perburuan gelar juara musim ini.



Post Comment