Kabar YPU – 07 November 2026 | Perjalanan gemilang petenis putri andalan Indonesia, janice tjen, di turnamen WTA 250 Chennai Open 2026 semakin mendekati puncak. Bertindak sebagai unggulan pertama, ia sukses mengamankan tiket ke babak semifinal setelah melalui laga dramatis melawan petenis Rusia, Polina Kudermetova, dalam babak perempat final yang berlangsung di SDAT Tennis Stadium, Chennai, India, pada Jumat (6/11/2026).
Pertandingan yang berlangsung selama dua jam 17 menit tersebut menjadi ujian mental yang luar biasa bagi petenis berusia 24 tahun tersebut. Janice harus mengakui keunggulan Kudermetova pada set pertama dengan skor ketat 5-7. Namun, kegigihan petenis peringkat 75 dunia ini tidak luntur. Ia mampu bangkit di set kedua dengan mengamankan kemenangan 6-4, sebelum akhirnya tampil dominan di set penentuan dengan skor telak 6-2.
Statistik Dominasi di Lapangan
Kemenangan Janice tidak hanya diraih melalui ketangguhan mental, tetapi juga didukung oleh performa teknis yang sangat impresif. Berikut adalah perbandingan statistik antara Janice Tjen dan Polina Kudermetova selama pertandingan:
| Statistik Pertandingan | Janice Tjen | Polina Kudermetova |
|---|---|---|
| Ace | 13 | 3 |
| Winner | 13 | 3 |
| Unforced Errors | 2 | 7 |
| Persentase Poin Total | 54% | 46% |
Dominasi servis menjadi kunci utama kemenangan Janice, di mana ia mencatatkan 13 ace yang sulit dikembalikan oleh lawannya. Selain itu, efisiensi permainannya sangat tinggi dengan hanya melakukan dua kesalahan sendiri (unforced errors), sementara Kudermetova justru melakukan tujuh kesalahan yang merugikan dirinya sendiri.
Menjaga Warisan Sejarah Tenis Indonesia
Keberhasilan Janice melangkah ke semifinal ini memperbesar peluangnya untuk mempertahankan gelar juara yang telah diraihnya pada edisi 2025 lalu. Jika ia berhasil menjuarai edisi kali ini, ia akan mencatatkan prestasi luar biasa sebagai juara bertahan di turnamen yang sama. Perlu diingat bahwa pada tahun 2025, Janice tampil sebagai pemain non-unggulan namun mampu menghentikan langkah Kimberly Birrell dari Australia di partai final.
Kemenangan Janice Tjen di Chennai bukan sekadar prestasi individu, melainkan momentum kebangkitan tenis Indonesia di kancah internasional. Pada tahun 2025, ia berhasil mengakhiri penantian panjang selama 23 tahun bagi Indonesia untuk kembali memiliki juara tunggal di level turnamen WTA, sebuah pencapaian yang terakhir kali diraih oleh legenda tenis Angelique Widjaja pada tahun 2002 di Pattaya City.
Profil dan Perjalanan Karier
Sebelum menjadi bintang di level profesional, Janice telah menunjukkan bakat multitalenta. Ia sempat menekuni olahraga bola basket di Amerika Serikat sebelum akhirnya fokus sepenuhnya pada tenis. Karier tenisnya berkembang pesat saat ia menempuh pendidikan di Universitas Pepperdine melalui program beasiswa olahraga. Di bawah bimbingan pelatih Chris Bint, Janice berhasil menduduki peringkat pertama ganda dan peringkat ke-35 tunggal dalam pemeringkatan nasional ITA pada akhir 2024.
Kini, dengan mentalitas juara dan performa yang sedang berada di puncak, Janice Tjen hanya terpaut satu langkah lagi dari trofi Chennai Open 2026. Dukungan dari seluruh pecinta olahraga tanah air terus mengalir seiring dengan upaya sang atlet untuk terus mengukir sejarah baru bagi bangsa di panggung tenis dunia.

Leave a comment