Kabar YPU – 05 November 2026 | Stadion Sukru Saracoglu menjadi saksi bisu drama luar biasa dalam lanjutan fase liga UEFA Champions League 2026/2027. Dalam laga yang penuh emosi, Fenerbahce berhasil menciptakan kejutan besar dengan menumbangkan raksasa Inggris, Liverpool, lewat aksi heroik vedat muriqi yang memastikan kemenangan dramatis 3-2 bagi tuan rumah, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB.
Liverpool sebenarnya tampil sangat dominan sepanjang pertandingan. Tim asuhan Andoni Iraola menguasai 62 persen penguasaan bola dengan akurasi operan yang sangat tinggi mencapai 91 persen. Keunggulan The Reds dimulai pada menit ke-25 melalui aksi gelandang muda berbakat, Trey Nyoni, yang mencetak gol pertamanya di level senior setelah memanfaatkan skema serangan yang melibatkan Rio Ngumoha dan Dominik Szoboszlai.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Hanya berselang empat menit, Fenerbahce berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Mason Greenwood. Bola yang dieksekusi Greenwood membentur bek Liverpool, Jérémy Jacquet, sebelum akhirnya meluncur melewati kiper Alisson Becker. Gol ini menjadi awal dari rentetan kesalahan koordinasi lini pertahanan Liverpool yang sulit dikendalikan.
Memasuki babak kedua, Andoni Iraola mencoba melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Cody Gakpo dan Alexander Isak. Strategi ini sempat membuahkan hasil manis saat Isak berhasil menyambar umpan silang dari Gakpo pada menit ke-69, membawa Liverpool kembali unggul 2-1. Namun, semangat juang pemain di bawah arahan sementara Dirk Kuyt membuat Fenerbahce tidak menyerah begitu saja.
Hanya empat menit setelah gol Isak, Archie Brown menyamakan kedudukan menjadi 2-2 bagi tuan rumah. Ketegangan semakin memuncak ketika pada menit ke-79, vedat muriqi yang masuk menggantikan Romelu Lukaku, berhasil memenangkan duel udara setelah menerima lemparan jauh. Sundulan tajam vedat muriqi menerobos pertahanan Liverpool dan mengubah skor menjadi 3-2.
Manajer Liverpool, Andoni Iraola, mengekspresikan kekecewaannya terhadap performa lini belakang timnya. Menurutnya, gol-gol yang tercipta berasal dari situasi yang seharusnya bisa diantisipasi dengan lebih baik. Berikut adalah ringkasan statistik dan jalannya pertandingan:
| Statistik Pertandingan | Liverpool | Fenerbahce |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 2 | 3 |
| Penguasaan Bola | 62% | 38% |
| Akurasi Operan | 91% | – |
| Pencetak Gol | T. Nyoni, A. Isak | M. Greenwood, A. Brown, V. Muriqi |
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Liverpool karena mengakhiri rekor kemenangan sempurna mereka di fase liga. Saat ini, Liverpool tertahan di posisi keempat dengan koleksi sembilan poin. Di sisi lain, kemenangan ini memberikan suntikan moral luar biasa bagi Fenerbahce yang kini merangkak naik ke posisi ke-19 dengan lima poin. Kegagalan Liverpool dalam mengantisipasi situasi bola mati (set-piece) menjadi catatan merah besar, di mana seluruh gol Fenerbahce berawal dari tendangan bebas, sepak pojok, maupun lemparan ke dalam.
Secara keseluruhan, pertandingan ini membuktikan bahwa dominasi penguasaan bola tidak menjamin kemenangan jika efektivitas di depan gawang dan konsentrasi di lini pertahanan diabaikan. Aksi vedat muriqi menjadi pembeda yang mengubah jalannya sejarah di Istanbul malam itu.

Leave a comment