Skip to content

Akhiri Tren Buruk, Milwaukee Bucks Bangkit Hancurkan Pacers Lewat Dominasi Kuarter Keempat

Akhiri Tren Buruk, Milwaukee Bucks Bangkit Hancurkan Pacers Lewat Dominasi Kuarter Keempat
Akhiri Tren Buruk, Milwaukee Bucks Bangkit Hancurkan Pacers Lewat Dominasi Kuarter Keempat

Kabar YPU – 28 Oktober 2026 | Milwaukee Bucks akhirnya berhasil memutus rantai kekalahan mereka di awal musim dengan kemenangan krusial atas Indiana Pacers. Dalam duel sengit bucks vs pacers yang berlangsung di Fiserv Forum pada Senin malam, Bucks berhasil menutup pertandingan dengan skor 110-102, sekaligus menghindari rekor buruk 0-4 yang terakhir kali mereka alami pada musim 1976-77.

Pertandingan ini menjadi panggung bagi Tyler Herro untuk menunjukkan kelasnya. Herro tampil sangat dominan dengan mencatatkan 23 poin, 10 rebound, dan tujuh assist. Performa impresif ini menjadi mesin penggerak utama bagi Milwaukee untuk mengamankan kemenangan pertama mereka musim ini. Selain Herro, kontribusi pemain lain seperti Ryan Rollins dengan 19 poin, Kyle Kuzma dengan 17 poin, serta Kel’el Ware yang mencetak 16 poin dan 14 rebound turut memastikan kemenangan Bucks tetap aman.

Riyatno Abiyoso, winger PSIM, ungkap detail aturan baru BRI Super League serta target ambisius tim musim ini
Baca juga:
Riyatno Abiyoso, winger PSIM, ungkap detail aturan baru BRI Super League serta target ambisius tim musim ini

Melihat dinamika laga bucks vs pacers, Indiana Pacers sebenarnya sempat memegang kendali di babak pertama. Mereka berhasil membangun keunggulan dua digit dan unggul 86-86 saat memasuki periode krusial. Namun, masalah muncul di babak kedua di mana efisiensi serangan Indiana merosot tajam. Pacers tampak kesulitan menembak dari luar garis tiga angka, dengan catatan yang sangat buruk yakni hanya mencetak 3 dari 22 tembakan tiga angka di paruh kedua laga.

Statistik Kunci Milwaukee Bucks Indiana Pacers
Total Poin 110 102
Rebound 45 34
Poin Kesempatan Kedua 24 8

Titik balik pertandingan terjadi saat Nate Ament melakukan dunk yang memecah kebuntuan saat skor imbang 86-86. Aksi tersebut memicu momentum besar bagi Milwaukee, mengawali rentetan skor 8-0 yang membuat Indiana tidak berkutik. Dalam duel bucks vs pacers ini, dominasi di area bawah ring menjadi pembeda utama. Bucks memenangkan pertempuran rebound dengan total 45 berbanding 34 milik Pacers, serta mendominasi poin dari kesempatan kedua dengan skor 24-8.

Dinamika Cruz Azul: Dari Dominasi Lapangan Hijau hingga Transformasi Digital Sektor Kesehatan
Baca juga:
Dinamika Cruz Azul: Dari Dominasi Lapangan Hijau hingga Transformasi Digital Sektor Kesehatan

Kondisi skuad Indiana Pacers yang tidak lengkap juga menjadi faktor yang memperberat beban mereka. Tanpa kehadiran Ivica Zubac yang cedera pergelangan kaki, serta absennya T.J. McConnell, Andrew Nembhard, dan Ben Sheppard, kedalaman skuad Pacers sangat terasa kekurangannya. Meski Tyrese Haliburton tampil cukup baik dengan 22 poin, sembilan assist, dan enam rebound, serta Pascal Siakam yang mengoleksi 20 poin dan 13 rebound, hal tersebut tidak cukup untuk menahan gempuran Milwaukee.

Satu sisi positif bagi Pacers adalah performa Obi Toppin yang terus konsisten. Toppin mencatatkan 14 poin dan 6 rebound, melanjutkan tren positifnya dengan mencetak angka dua digit dalam empat pertandingan awal musim ini. Namun, performa individu tersebut gagal membendung momentum besar yang dibangun Milwaukee di kuarter keempat.

Prediksi BRI Super League Isenmulang FC vs Bali United: Analisis Laga Kandang yang Dirasakan Seperti Tandang oleh Laskar Tambon Bungai
Baca juga:
Prediksi BRI Super League Isenmulang FC vs Bali United: Analisis Laga Kandang yang Dirasakan Seperti Tandang oleh Laskar Tambon Bungai

Kemenangan ini menjadi suntikan moral yang sangat besar bagi Milwaukee Bucks untuk melanjutkan musim mereka. Dengan menghindari rekor awal yang buruk, Bucks kini memiliki fondasi yang lebih kuat untuk bersaing di papan atas. Di sisi lain, Indiana Pacers harus segera mengevaluasi penyebab kegagalan pertahanan dan efisiensi tembakan mereka di babak kedua agar tidak terus kehilangan momentum dalam laga-laga mendatang.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan