Riyatno Abiyoso, winger PSIM, ungkap detail aturan baru BRI Super League serta target ambisius tim musim ini
Riyatno Abiyoso, winger PSIM Yogyakarta, menyatakan bahwa ia tidak terlalu mempermasalahkan penerapan aturan baru pada BRI Super League 2026/2027. Menurutnya, perubahan tersebut tidak perlu dipikirkan secara berlebihan karena bertujuan kemajuan sepak bola Indonesia.
Perubahan Laws of the Game di BRI Super League 2026/2027
Komite Wasit PSSI memutuskan menerapkan delapan perubahan Laws of the Game (LOTG) di kompetisi musim ini. Riyatno Abiyoso menegaskan bahwa semua perubahan ini sudah menjadi bagian dari regulasi yang berlaku di sepak bola Indonesia. Ia menekankan bahwa aturan baru tersebut memang dirancang untuk meningkatkan kualitas permainan dan menyesuaikan standar internasional.
Abiyoso berpendapat bahwa tidak ada masalah dengan aturan baru. Ia mengatakan, “Apa pun aturan yang berlaku di sepak bola Indonesia itu pasti yang terbaik untuk kemajuan sepak bola Indonesia, terutama di liga kita.” Dengan demikian, ia menunjukkan sikap positif terhadap adaptasi perubahan tersebut.
Fokus Pada Lapangan, Bukan Detail Aturan
Berusia 27 tahun, Riyatno Abiyoso lebih memilih untuk tidak terlalu memikirkan detail aturan. Ia lebih fokus pada permainan di lapangan. “Enggak pernah terlalu tak pikirin tentang detail aturan tersebut, dan pastinya ingat kok. Fokus main saja biasanya di lapangan,” ujarnya. Sikap ini mencerminkan profesionalisme pemain yang lebih memilih konsentrasi pada performa di lapangan daripada terjebak pada aspek administratif.
Target Ambisius PSIM untuk Musim Ini
Riyatno Abiyoso juga berbicara mengenai target pribadi bersama PSIM pada musim 2026/2027. Ia ingin membantu Laskar Mataram meraih prestasi terbaik di kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia. Abiyoso berharap dapat berkontribusi pada pencapaian klub dalam mencapai posisi tinggi di tabel liga.
Peran Riyatno Abiyoso di Laga Perdana BRI Super League
Di laga perdana BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (5-9-2026), Abiyoso dipercaya sebagai starter saat PSIM menghadapi Persita Tangerang. Ditempatkan di sektor sayap kiri, ia bermain selam… (informasi tidak lengkap, namun menunjukkan kepercayaan tim terhadap kemampuan pemain ini).
Diskusi Bersama Fedi Nuril dan Augie Fantinus
Fedi Nuril dan Augie Fantinus juga blak-blakan membahas peluang Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030. Mereka optimistis dengan potensi pemain lokal Indonesia, namun menilai kegagalan juga bisa menjadi bagian penting dari proses untuk mempersiapkan Tim. Diskusi ini menunjukkan bahwa pemain dan pelatih di Indonesia semakin berpikiran jangka panjang mengenai perkembangan sepak bola nasional.
Dampak Positif Aturan Baru bagi PSIM dan Sepak Bola Indonesia
Perubahan Laws of the Game yang diterapkan di BRI Super League dapat meningkatkan standar pertandingan. Dengan aturan yang lebih modern, pemain seperti Riyatno Abiyoso dapat lebih mengoptimalkan potensi teknis dan taktis. Selain itu, klub-klub di Indonesia dapat memperkuat sistem pelatihan dan manajemen yang lebih profesional.
Aturan baru juga dapat menarik perhatian sponsor dan media, memperbesar peluang pendanaan bagi klub. PSIM Yogyakarta, dengan dukungan pemain berpengalaman seperti Riyatno Abiyoso, dapat memanfaatkan kondisi ini untuk meningkatkan performa di liga. Keterlibatan pemain senior membantu menginspirasi pemain muda, menciptakan lingkungan yang sehat dan kompetitif.
Kesimpulan
Riyatno Abiyoso, winger PSIM Yogyakarta, menegaskan sikap positif terhadap penerapan aturan baru di BRI Super League 2026/2027. Ia menekankan bahwa fokus utama tetap berada di lapangan, sementara aturan baru dianggap sebagai langkah maju bagi sepak bola Indonesia. Dengan target ambisius bagi PSIM, Abiyoso berkomitmen untuk membantu klub meraih prestasi terbaik di kasta tertinggi Liga Indonesia. Diskusi bersama rekan-rekan serta optimisme terhadap masa depan sepak bola Indonesia menambah harapan bahwa perubahan ini akan membawa manfaat jangka panjang bagi semua pihak yang terlibat.



Post Comment