Skip to content

Skandal Besar di Thailand: Mantan Kepala Kuil Ditangkap Terkait Korupsi Miliaran Rupiah dan Video Asusila

Skandal Besar di Thailand: Mantan Kepala Kuil Ditangkap Terkait Korupsi Miliaran Rupiah dan Video Asusila
Skandal Besar di Thailand: Mantan Kepala Kuil Ditangkap Terkait Korupsi Miliaran Rupiah dan Video Asusila

Kabar YPU – 15 September 2026 | Dunia religi di Thailand tengah diguncang oleh skandal besar yang melibatkan seorang biksu senior berpengaruh. Phra Wachirayan Wi, atau yang lebih dikenal dengan nama Choti Wachirayan, mantan kepala biara Wat Phutthaisawan di Provinsi Phra Nakhon Si Ayutthaya, resmi ditangkap oleh pihak kepolisian. Penangkapan ini dipicu oleh dugaan penggelapan dana kuil dalam jumlah fantastis serta keterlibatan dalam skandal asusila yang terekam melalui kamera pengawas (CCTV).

Kasus ini mulai terungkap setelah adanya laporan anonim pada pertengahan Juli terkait penyalahgunaan dana di kuil kerajaan bersejarah tersebut. Wat Phutthaisawan sendiri merupakan situs penting yang telah berdiri sejak abad ke-14 di era Kerajaan Siam. Namun, kemegahan sejarahnya kini ternoda oleh dugaan tindakan kriminal yang dilakukan oleh pemimpinnya sendiri.

Trump mengumumkan tarif 25 persen untuk produk otomotif, kayu, dan farmasi Korea Selatan, diprediksi berdampak signifikan pada perdagangan global
Baca juga:
Trump mengumumkan tarif 25 persen untuk produk otomotif, kayu, dan farmasi Korea Selatan, diprediksi berdampak signifikan pada perdagangan global

Kronologi Penggelapan Dana Kuil

Penyelidikan kepolisian mengungkap adanya dua aliran dana utama yang tidak pernah disetorkan ke rekening resmi kuil. Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Divisi Penindakan Kejahatan Thailand, kerugian yang dialami kuil mencapai angka yang sangat besar. Berikut adalah rincian dugaan penyelewengan dana tersebut:

Sumber Dana Estimasi Nilai (Baht) Estimasi Nilai (Rupiah)
Dana Renovasi Kuil 89 Juta Baht Sekitar Rp46 – 53 Miliar
Penjualan Jimat & Benda Sakral 2,8 Juta Baht Sekitar Rp12 – 15 Miliar

Polisi menduga bahwa selama lebih dari dua tahun, mantan biksu ini telah menerbitkan lebih dari 20 kuitansi donasi palsu atas nama kuil. Dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan religius dan renovasi bangunan justru dialihkan melalui sebuah yayasan ke rekening pribadi. Polisi kini bekerja sama dengan Kantor Pencegahan dan Pemberantasan Pencucian Uang (AMLO) untuk melacak aliran transaksi keuangan yang sangat kompleks ini.

Skandal Video Asusila dan Peran Pihak Ketiga

Kasus ini semakin memanas dan menghebohkan publik setelah beredarnya rekaman CCTV yang memperlihatkan aktivitas seksual antara Phra Wachirayan dengan seorang perempuan berusia 47 tahun bernama Punyavee Rungrueang (Sika Ae). Perempuan yang merupakan asisten di kuil tersebut diduga kuat membantu sang biksu dalam menyamarkan aliran dana ilegal dengan menggunakan nama orang lain.

Dinamika Hong Kong: Krisis Hakim, Perombakan Perbankan, hingga Dukungan Sosial bagi Warga
Baca juga:
Dinamika Hong Kong: Krisis Hakim, Perombakan Perbankan, hingga Dukungan Sosial bagi Warga

Dalam rekaman tersebut, terlihat aktivitas tidak pantas yang dilakukan di area kediaman pribadi sang pemimpin biara, termasuk di atas meja makan. Hal ini memicu reaksi keras dari masyarakat Thailand. Bahkan, Kantor Nasional Buddha (NOB) Thailand meminta agar meja makan yang menjadi lokasi kejadian tersebut disita karena dianggap membawa sial bagi komunitas religius.

Latar Belakang Masa Lalu yang Terbongkar

Di tengah penyelidikan hukum, fakta mengejutkan mengenai masa lalu pelaku juga mulai terungkap ke permukaan. Sebelum menjalani kehidupan sebagai seorang biksu, pelaku ternyata memiliki kehidupan duniawi yang cukup jauh dari citra suci yang ia bangun. Letnan Kolonel Polisi Kritsada Plaikhan mengungkapkan bahwa pelaku pernah menjalani kehidupan rumah tangga.

  • Pelaku diketahui pernah menikah dan hidup sebagai suami istri selama kurang lebih dua tahun.
  • Hubungan tersebut terjadi saat pelaku berusia sekitar 35 hingga 36 tahun.
  • Sebelum ditahbiskan, pelaku juga dikenal dekat dengan aktivitas spiritual dan pernah bekerja sebagai medium atau perantara spiritual.

Saat ini, Phra Wachirayan Wi menghadapi berbagai tuntutan hukum serius, termasuk penggelapan uang, pencucian uang, dan pelanggaran disiplin keagamaan yang berat. Penyelidikan masih terus berlanjut untuk mencari tahu apakah ada pihak ketiga lainnya yang turut menikmati hasil dari penyelewengan dana umat tersebut.

Dunia Dalam Guncangan: Dari Konflik Warisan Selebriti hingga Ketegangan Pajak Turis di Inggris
Baca juga:
Dunia Dalam Guncangan: Dari Konflik Warisan Selebriti hingga Ketegangan Pajak Turis di Inggris

Skandal ini menjadi pengingat keras bagi komunitas keagamaan di Thailand mengenai pentingnya transparansi pengelolaan dana donasi. Kasus ini tidak hanya merusak reputasi individu yang bersangkutan, tetapi juga mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap institusi keagamaan yang seharusnya menjadi pilar moral bangsa.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan