Skip to content

Drama AFC Champions League: Port FC Hancurkan Beijing Guoan dalam Duel 11 Gol yang Mengguncang Asia

Drama AFC Champions League: Port FC Hancurkan Beijing Guoan dalam Duel 11 Gol yang Mengguncang Asia
Drama AFC Champions League: Port FC Hancurkan Beijing Guoan dalam Duel 11 Gol yang Mengguncang Asia

Kabar YPU – 04 November 2026 | Panggung sepak bola Asia kembali diguncang oleh drama luar biasa dalam lanjutan kompetisi AFC Champions League Elite 2026/27. Pertandingan antara thai port vs beijing guoan menyuguhkan intensitas tinggi yang hampir tidak masuk akal bagi para penonton, dengan total 11 gol tercipta sepanjang laga. Perwakilan Thailand, Port FC, berhasil mencatatkan kemenangan fenomenal atas raksasa China, Beijing Guoan, melalui skor tipis namun dramatis 7-4.

Sejak peluit pertama dibunyikan, tensi tinggi sudah terasa di lapangan. Beijing Guoan sebenarnya sempat memegang kendali awal lewat gol cepat Chadrac Akolo pada menit ke-5. Namun, determinasi Port FC tidak goyah. Jude Soonsup-Bell menjadi bintang awal bagi tuan rumah dengan mencetak dua gol beruntun pada menit ke-17 dan ke-20, membalikkan keadaan menjadi 2-1. Meskipun Dawhan sempat menyamakan kedudukan untuk tim tamu, Port FC kembali unggul lewat Bordin Phala pada menit ke-29.

Persija Jakarta Memimpin Puncak, Persib Bandung Terlempar dari Persaingan Top Klasemen
Baca juga:
Persija Jakarta Memimpin Puncak, Persib Bandung Terlempar dari Persaingan Top Klasemen

Pertandingan sempat menjadi kacau saat Beijing Guoan berhasil membalikkan keadaan menjadi 4-3 menjelang turun minum melalui aksi Jeremy Dudziak dan gol kedua Dawhan. Namun, duel thai port vs beijing guoan ini benar-benar berubah arah setelah babak kedua dimulai. Sebuah insiden krusial terjadi pada menit ke-58 ketika bek Beijing Guoan, Guilherme Ramos, menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Jude Soonsup-Bell. Bermain dengan sepuluh pemain membuat Beijing Guoan kehilangan stabilitas pertahanan mereka.

Port FC memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan sangat agresif. Bordin Phala muncul sebagai pahlawan sejati dengan mencetak hat-trick, termasuk gol penyeimbang 4-4 pada menit ke-78 dan gol kemenangan 5-4 pada menit ke-81. Teerasak Poeiphimai kemudian mengunci kemenangan Port FC dengan gol tambahan di menit-menit akhir, memastikan skor akhir berakhir 7-4 untuk kemenangan tim Thailand tersebut.

Duel Sengit di La Liga: Deportivo dan Levante Berbagi Poin dalam Pertandingan Tanpa Gol
Baca juga:
Duel Sengit di La Liga: Deportivo dan Levante Berbagi Poin dalam Pertandingan Tanpa Gol

Berikut adalah ringkasan jalannya pertandingan:

Menit Pemain Tim Skor
5′ Chadrac Akolo Beijing Guoan 0-1
17′ Jude Soonsup-Bell Port FC 1-1
20′ Jude Soonsup-Bell Port FC 2-1
23′ Dawhan Beijing Guoan 2-2
29′ Bordin Phala Port FC 3-2
38′ Jeremy Dudziak Beijing Guoan 3-3
43′ Dawhan Beijing Guoan 3-4
58′ Guilherme Ramos Beijing Guoan (Kartu Merah)
78′ Bordin Phala Port FC 4-4
81′ Bordin Phala Port FC 5-4

Kemenangan ini menjadi titik balik krusial bagi Port FC. Setelah menelan tiga kekalahan beruntun di laga pembuka, tiga poin ini membawa mereka naik ke posisi yang lebih baik di klasemen wilayah Timur AFC Champions League Elite. Sebaliknya, hasil ini menjadi pukulan telak bagi Beijing Guoan yang harus melihat catatan 21 pertandingan tanpa kekalahan mereka berakhir secara tragis dalam laga thai port vs beijing guoan ini.

Drama di Thessaloniki: Skandal Siulan Penonton dan Dominasi Yunani Tekan Belanda di Nations League
Baca juga:
Drama di Thessaloniki: Skandal Siulan Penonton dan Dominasi Yunani Tekan Belanda di Nations League

Selain drama di lapangan hijau, dinamika sepak bola di Asia Tenggara juga tengah disorot terkait isu perilaku penonton. Baru-baru ini, muncul laporan mengenai insiden rasisme yang menimpa pelatih Park Hang Seo di Thailand. Namun, klarifikasi terbaru menunjukkan bahwa pelaku bukanlah suporter lokal, melainkan pendukung asing dari klub Pattaya United yang melontarkan hinaan terhadap etnis tertentu. Hal ini mempertegas pentingnya pengawasan ketat terhadap perilaku suporter di stadion untuk menjaga integritas olahraga internasional.

Secara keseluruhan, kemenangan Port FC dalam pertemuan thai port vs beijing guoan ini membuktikan bahwa kekuatan sepak bola Asia Tenggara mampu bersaing dengan klub-klub besar dari China. Pertandingan ini tidak hanya menyuguhkan kualitas teknis yang tinggi, tetapi juga pelajaran berharga mengenai disiplin pemain dan pentingnya sportivitas di seluruh lapisan ekosistem sepak bola Asia.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan