Skip to content

Penyegaran Organisasi Besar-Besaran: Gelombang Mutasi Polri Melanda Sulawesi hingga Jawa

Penyegaran Organisasi Besar-Besaran: Gelombang Mutasi Polri Melanda Sulawesi hingga Jawa
Penyegaran Organisasi Besar-Besaran: Gelombang Mutasi Polri Melanda Sulawesi hingga Jawa

Kabar YPU – 02 September 2026 | Institusi Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan langkah strategis dalam rangka penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja pelayanan publik. Gelombang mutasi polri terbaru ini mencakup rotasi jabatan di berbagai wilayah strategis, mulai dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, hingga Jawa Timur. Langkah ini diambil untuk memastikan estafet kepemimpinan berjalan optimal serta menempatkan personel pada posisi yang sesuai dengan kompetensi mereka.

Rotasi Jabatan di Wilayah Sulawesi dan Maluku

Di Sulawesi Selatan, Polda Sulsel resmi mengeluarkan surat telegram mutasi yang berdampak pada lima jabatan Kapolres. Perubahan ini melibatkan pergeseran pejabat lama ke posisi baru yang lebih strategis. Berikut adalah rincian mutasi Kapolres di wilayah Sulawesi Selatan:

Transformasi Besar Militer Indonesia: Presiden Prabowo Pimpin HUT TNI 2026 dan Resmikan 6 Kodam Baru
Baca juga:
Transformasi Besar Militer Indonesia: Presiden Prabowo Pimpin HUT TNI 2026 dan Resmikan 6 Kodam Baru
Jabatan Pejabat Lama Jabatan Baru (Pejabat Lama) Pejabat Baru
Kapolres Tana Toraja AKBP Budi Hermawan Kasubbab Bagwassidik Rokorwas PPNS Bareskrim Polri AKBP Arwansa
Kapolres Luwu Utara AKBP Nugraha Pamungkas Wadirpolairud Polda Sulsel AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi
Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi Kapolres Luwu Utara AKBP Irwan Kurniadi
Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti Irbid Itwasda Polda Jatim AKBP Kaisar Reman Sambo
Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap Wadirintelkam Polda Sulsel AKBP Suryo Wibowo

Sementara itu, di Sulawesi Tenggara, mutasi polri juga menyasar dua kabupaten bertetangga, yakni Kolaka dan Kolaka Utara. AKBP Andi Sofyan yang sebelumnya menjabat Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Sultra kini dipercaya menjadi Kapolres Kolaka Utara menggantikan AKBP Ritman Todoan Agung Gultom. AKBP Ritman sendiri kini mengemban amanah baru sebagai Kapolres Kolaka menggantikan AKBP Yudha Widyatama Nugraha, yang kemudian dipromosikan menjadi Wadirpramovit Polda Sultra.

Di wilayah kepulauan, Polda Maluku juga melakukan rotasi besar yang melibatkan empat Pejabat Utama (PJU) dan tiga Kapolres. Kapolda Maluku, Irjen Pol Dadang Hartanto, mengapresiasi dedikasi para pejabat lama. Beberapa perubahan penting di Maluku meliputi:

Perluas Jangkauan Perlindungan, BPJS Ketenagakerjaan Gencarkan Program Jaminan Sosial dari Sektor Informal hingga Atlet
Baca juga:
Perluas Jangkauan Perlindungan, BPJS Ketenagakerjaan Gencarkan Program Jaminan Sosial dari Sektor Informal hingga Atlet
  • Karo SDM Polda Maluku: Diisi oleh Kombes Pol Dicky Irawan Kesuma menggantikan Kombes Pol Jemi Junaidi.
  • Dirpolair Polda Maluku: Diisi oleh Kombes Pol Welly Djatmiko menggantikan Kombes Pol Handoyo Santoso.
  • Ka SPN Polda Maluku: Diisi oleh AKBP Nurhadiansyah menggantikan Kombes Pol Romi Agusriansyah.
  • Kapolres Buru: AKBP Andi Zulkifli menggantikan AKBP Sulastri Sukidjang.
  • Kapolres Seram Bagian Barat: AKBP Refindo Pradikta Rulando menggantikan AKBP Andi Zulkifli.

Dinamika Organisasi di Jawa dan Sulawesi Utara

Beralih ke Pulau Jawa, Polresta Tuban melakukan penyegaran melalui sertijab sejumlah pejabat utama guna meningkatkan kinerja operasional. Perubahan ini mencakup jabatan Kasat Binmas, Kabag Ops, Kabaglog, hingga Kasat Resnarkoba dan Kasat Lantas. Langkah ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memastikan kesiapan personel dalam menghadapi tantangan keamanan di wilayah Tuban.

Di Sulawesi Utara, suasana haru menyelimuti apel terakhir Kapolda Sulut, Irjen Pol Roycke Harry Langie. Setelah bertugas selama hampir dua tahun, beliau resmi berpamitan menyusul promosi jabatan menjadi Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops). Estafet kepemimpinan di Sulawesi Utara kini diteruskan oleh Brigjen Pol Yudo Hermanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Karopaminal Divpropam Polri.

Skandal Beras Fortifikasi: 25 Merek Diduga Palsu, Kerugian Konsumen Capai Rp89 Triliun
Baca juga:
Skandal Beras Fortifikasi: 25 Merek Diduga Palsu, Kerugian Konsumen Capai Rp89 Triliun

Secara keseluruhan, rangkaian mutasi polri ini menunjukkan komitmen institusi dalam melakukan regenerasi kepemimpinan. Melalui penempatan personel yang tepat di berbagai daerah, diharapkan stabilitas keamanan nasional dan kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan