×

Lamine Yamal Menggila: Bawa Spain Tak Terkalahkan dalam 40 Laga dan Dominasi UEFA Nations League

Lamine Yamal Menggila: Bawa Spain Tak Terkalahkan dalam 40 Laga dan Dominasi UEFA Nations League

Lamine Yamal Menggila: Bawa Spain Tak Terkalahkan dalam 40 Laga dan Dominasi UEFA Nations League

Kabar YPU – 30 September 2026 | Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, kembali menunjukkan kelasnya sebagai pemain spesial saat membantu spain meraih kemenangan meyakinkan atas Kroasia dalam lanjutan UEFA Nations League di Stadion Ramón Sánchez Pizjuán, Seville. Dalam laga yang penuh emosi tersebut, tim nasional Spanyol berhasil mencatatkan kemenangan 4-1, sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 40 pertandingan berturut-turut.

Pertandingan ini terasa sangat istimewa bagi publik sepak bola Spanyol karena merupakan laga kandang pertama mereka sejak menjuarai Piala Dunia pada Juli lalu. Sebelum kick-off dimulai, kapten tim Rodri melakukan parade dengan mengangkat trofi Piala Dunia di hadapan ribuan suporter yang memadati stadion, menciptakan atmosfer perayaan yang luar biasa.

Laskar Joko Tingkir Menggila! Persela Lamongan Pesta Enam Gol Tanpa Balas atas PSBS Biak
Baca juga:
Laskar Joko Tingkir Menggila! Persela Lamongan Pesta Enam Gol Tanpa Balas atas PSBS Biak

Dominasi Lamine Yamal dan Ketajaman Lini Serang

Lamine Yamal tidak butuh waktu lama untuk membuktikan mengapa ia disebut sebagai kandidat kuat Ballon d’Or. Hanya dalam dua menit pertama, pemain berusia 19 tahun ini sudah membuka keunggulan setelah memanfaatkan umpan cerdik dari Fermín López. Yamal berhasil mengecoh kiper Kroasia, Dominik Livaković, dengan tembakan rendah ke tiang dekat.

Meskipun Kroasia sempat memberikan perlawanan melalui gol sundulan Dion Beljo pada menit ke-28, Spanyol langsung memberikan respons cepat. Melalui umpan manis Yamal, Marc Pubill berhasil menyundul bola ke gawang untuk mengembalikan keunggulan tim. Dominasi spain berlanjut pada babak kedua ketika Yamal mencetak gol keduanya di menit ke-63 melalui penyelesaian akhir yang tenang setelah menerima umpan dari Pedri.

Kemenangan Spanyol disempurnakan oleh Nico Williams yang mencetak gol pada menit ke-89. Penampilan impresif ini membuat pelatih Luis de la Fuente memuji Yamal sebagai pemain yang sangat dermawan dalam memberikan bakatnya demi kepentingan tim.

Debut Magis Ferran Torres: Hattrick Mewah di Parc Des Princes Warnai Pesta Enam Gol PSG
Baca juga:
Debut Magis Ferran Torres: Hattrick Mewah di Parc Des Princes Warnai Pesta Enam Gol PSG

Hasil Pertandingan UEFA Nations League Lainnya

Selain kemenangan besar di Seville, beberapa hasil penting lainnya dalam laga malam tersebut meliputi:

  • Inggris vs Ceko: Inggris berhasil bangkit dari kekalahan sebelumnya dengan mengalahkan Republik Ceko 2-0 di Praha. Anthony Gordon dan Harry Kane menjadi pencetak gol bagi tim asuhan Thomas Tuchel setelah pemain Ceko, Pavel Šulc, menerima kartu merah di babak pertama.
  • Italia vs Turki: Italia bangkit dari kekalahan pembuka dengan melibas Turki 4-1.
  • Prancis vs Belgia: Prancis melanjutkan tren positif dengan kemenangan tipis 1-0 atas Belgia melalui gol Michael Olise.
  • Swiss vs Skotlandia: Swiss tampil dominan dengan kemenangan 3-0.

Berikut adalah rangkuman statistik singkat dari pertandingan utama:

Tim Skor Pencetak Gol Status
Spain 4 – 1 Yamal (2), Pubill, Williams Menang
Croatia 1 – 4 Beljo Kalah
England 2 – 0 Gordon, Kane Menang
Czechia 0 – 2 – Kalah

Dengan hasil ini, spain kini memimpin Grup A3 dengan koleksi enam poin sempurna dari dua pertandingan. Performa konsisten ini menempatkan mereka sebagai kandidat kuat untuk melaju ke babak perempat final. Sementara itu, Inggris juga mulai menunjukkan taringnya setelah berhasil mengamankan poin penuh pertama mereka di kompetisi ini.

Kejutan di Bengaluru: Blue Tigers Tahan Imbang Panama, Sinyal Kebangkitan Sepak Bola India
Baca juga:
Kejutan di Bengaluru: Blue Tigers Tahan Imbang Panama, Sinyal Kebangkitan Sepak Bola India

Keberhasilan spain mempertahankan rekor tak terkalahkan hingga 40 laga menunjukkan stabilitas luar biasa dalam skuad mereka. Fokus kini beralih pada pertandingan berikutnya di jendela internasional bulan Oktober, di mana persaingan di grup-grup utama UEFA Nations League diprediksi akan semakin memanas.

Post Comment