Drama di Tardini: Jay Robinson Bawa Monza Unggul, Parma Bangkit Lewat Lontani
Kabar YPU – 08 September 2026 | Pertandingan sengit tersaji di Stadio Ennio Tardini saat dua tim yang tengah berjuang meraih poin perdana, Parma dan Monza, bertemu dalam lanjutan pekan ketiga Serie A 2026/2027. Laga parma vs monza ini berakhir dengan skor imbang 1-1, sebuah hasil yang memberikan napas lega sekaligus rasa penyesalan bagi kedua belah pihak yang sama-sama masih haus kemenangan di awal musim ini.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Monza di bawah arahan pelatih Juric menunjukkan kualitas permainan yang cukup dominan meskipun kondisi skuad mereka sedang tidak ideal. Dengan lini depan yang telah mengalami banyak perubahan, termasuk absennya Cutrone akibat masalah otot, Monza mengandalkan trio muda Forson, Jay Robinson, dan Dany Mota untuk mengancam pertahanan tuan rumah. Monza tampil lebih agresif melalui penguasaan bola yang terorganisir dan serangan balik cepat yang efektif.
Keunggulan Monza akhirnya tercipta pada menit ke-38 melalui aksi gemilang pemain muda berbakat, Jay Robinson. Pemain berusia 19 tahun tersebut menunjukkan kematangan luar biasa dengan melakukan kontrol bola yang tenang sebelum melepaskan tembakan melengkung sempurna dari luar kotak penalti. Bola meluncur akurat ke sudut jauh gawang Parma, membuat kiper tuan rumah tak berdaya. Gol ini menjadi momen krusial yang membawa Monza unggul lebih dulu dalam duel parma vs monza tersebut.
Di sisi lain, Parma yang diasuh oleh Carlos Cuesta tampak kesulitan mengembangkan permainan di babak pertama. Masalah utama terletak pada lini serang yang tumpul, sebuah dampak dari kehilangan penyerang andalan Mateo Pellegrino di bursa transfer musim panas. Dalam dua laga sebelumnya, Parma bahkan belum mampu mencetak gol satu pun. Namun, memasuki babak kedua, perubahan taktik dan pergantian pemain mulai membuahkan hasil bagi tuan rumah.
Kebangkitan Parma dimulai saat Cuesta melakukan rotasi pemain untuk menyegarkan lini tengah dan depan. Momentum penyama kedudukan datang pada menit ke-60 melalui pemain pengganti, Simone Lontani. Memanfaatkan celah di lini pertahanan Monza yang mulai goyah, Lontani dengan sigap menyambar bola di dalam kotak penalti dan mengarahkan tembakan keras ke gawang Thiam. Gol ini seketika mengubah atmosfer di Stadio Tardini dan membangkitkan semangat juang para pendukung tuan rumah.
Statistik pertandingan menunjukkan betapa ketatnya persaingan dalam laga parma vs monza ini:
| Statistik Pertandingan | Parma | Monza |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 1 | 1 |
| Pencetak Gol | Simone Lontani (60′) | Jay Robinson (38′) |
| Status Poin | Poin Perdana | Poin Perdana |
Menjelang akhir pertandingan, Monza sebenarnya memiliki peluang emas untuk kembali memimpin melalui tendangan Colpani yang membentur mistar gawang, namun keberuntungan belum berpihak pada mereka. Pertahanan Monza yang sempat terlihat solid di awal laga mulai menunjukkan kerentanan, terutama setelah lini tengah mereka kehilangan kendali akibat kelelahan dan keterbatasan kedalaman skuad.
Hasil imbang ini memberikan dampak yang berbeda bagi kedua tim. Bagi Monza, satu poin yang diraih terasa ‘agrodolce’ atau manis sekaligus pahit; mereka berhasil memutus tren negatif tanpa kemenangan, namun gagal mengamankan tiga poin penuh meski telah mendominasi sebagian besar waktu pertandingan. Sementara bagi Parma, gol Lontani menjadi bukti bahwa mereka masih memiliki daya juang untuk bangkit dari keterpurukan di awal musim.
Kini, kedua tim harus segera membenahi kekurangan masing-masing sebelum menghadapi laga berikutnya. Parma dijadwalkan akan menghadapi tantangan berat di laga tandang melawan Lecce, sementara Monza juga harus bersiap menghadapi duel langsung lainnya. Fokus utama bagi Parma adalah mempertajam lini depan, sedangkan bagi Monza adalah memperbaiki kedalaman skuad agar tidak kewalahan saat menghadapi tekanan di babak kedua.



Post Comment