Bayer Leverkusen Pesta Gol di BayArena, NK Celje Tak Berdaya Hadapi Dominasi Werkself
Kabar YPU – 17 September 2026 | Babak pembuka fase liga UEFA Europa League musim 2026/27 menyuguhkan drama menarik di berbagai arena Eropa. Salah satu sorotan utama tertuju pada laga leverkusen vs celje yang berlangsung di BayArena, Jerman, pada Kamis (17/9/2026). Bertindak sebagai tim unggulan berdasarkan koefisien UEFA, Bayer Leverkusen berhasil menunjukkan kelasnya dengan menundukkan juara Slovenia, NK Celje, melalui kemenangan meyakinkan 2-0.
Pertandingan antara leverkusen vs celje ini dimulai dengan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Meskipun kedua tim saling jual beli serangan di paruh pertama, lini pertahanan yang disiplin membuat skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum. Leverkusen mencoba membongkar rapatnya barisan pertahanan tim tamu, namun efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi kendala bagi skuad asuhan Xabi Alonso di awal laga.
Memasuki babak kedua, perubahan taktik dilakukan untuk memecah kebuntuan. Pada menit ke-60, pelatih melakukan rotasi besar dengan memasukkan Jarell Quansah, Equi Fernández, dan Afonso Moreira untuk menyegarkan lini tengah dan depan. Strategi ini membuahkan hasil manis. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-74 ketika Facundo Medina mencatatkan namanya di papan skor setelah melakukan tendangan voli spektakuler memanfaatkan situasi sepak pojok. Gol tersebut tidak hanya membawa Leverkusen unggul, tetapi juga membakar semangat para pendukung di BayArena.
Menanggapi jalannya laga leverkusen vs celje, NK Celje mencoba memberikan perlawanan melalui pergantian pemain, termasuk memasukkan Matic Ivansek dan Veton Tusha. Namun, dominasi tuan rumah terlalu sulit dibendung. Leverkusen terus menekan dan memperlebar jarak melalui skema serangan yang terorganisir. Sebelum laga berakhir, Leverkusen kembali melakukan penyegaran dengan memasukkan Eliesse Ben Seghir untuk menjaga intensitas permainan.
Skor akhir 2-0 memastikan tiga poin penuh bagi Bayer Leverkusen dalam laga pembuka kompetisi Eropa musim ini. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi tim yang merupakan runner-up tahun 2024 tersebut untuk bersaing di papan atas klasemen fase liga. Di sisi lain, bagi NK Celje, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga dalam menghadapi tim-tim elit Eropa.
Hasil pertandingan Europa League lainnya juga memberikan warna tersendiri. Di Italia, AC Milan harus menelan kekalahan perdana di bawah asuhan Ruben Amorim setelah dijinakkan Benfica dengan skor 2-0 di San Siro. Sementara itu, kejutan besar datang dari Inggris, di mana Sunderland berhasil mencatatkan kembalinya mereka ke kompetisi Eropa setelah absen selama 53 tahun dengan menundukkan AZ Alkmaar 1-0 lewat gol penalti Enzo Le Fée.
Secara keseluruhan, pembukaan musim Europa League 2026/27 ini menunjukkan bahwa persaingan akan berjalan sangat ketat. Kemenangan Leverkusen dalam laga leverkusen vs celje menegaskan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara, sementara kejutan dari Sunderland dan Benfica menambah dinamika kompetisi musim ini.



Post Comment