PSM menandai langkah strategisnya dengan menunjuk pelatih asal Kroasia, Darije Kalezic, sebagai nakhoda tim di BRI Super League 2026/2027. Keputusan ini menegaskan tekad klub untuk merajut kembali memori asyik bersama pelatih yang pernah membawa trofi juara Piala Indonesia ke Makassar pada 2019.
Reuni dengan Darije Kalezic: Misi Besar PSM
Juku Eja, komite teknis PSM, mengumumkan bahwa Darije Kalezic telah menyetujui kontrak tiga tahun mulai 2026 hingga 2029. Kalezic, yang sebelumnya menorehkan prestasi di PSM, menjadi sorotan karena kemampuannya menumbuhkan semangat juang dan kebersamaan di lapangan. Dalam perjanjian tersebut, PSM berharap dapat kembali menorehkan prestasi tinggi yang pernah diraih di masa lalu.
Di bawah kepemimpinan Robert Albert dan Bernardo Tavares, PSM telah menunjukkan kekuatan sebagai tim tradisional dengan daya saing kuat di kasta tertinggi Indonesia. Meskipun belum menorehkan gelar juara, selama dua musim beruntun Robert Albert berhasil membawa PSM menghuni posisi tiga besar. Sementara itu, Bernardo Tavares menorehkan pencapaian lebih cemerlang dengan mempersembahkan gelar juara Liga 1 2022/2023.
Harapan Kembali ke Puncak
Keberadaan Darije Kalezic diharapkan dapat mengembalikan marwah PSM ke posisi teratas. Musim lalu, klub harus susah payah untuk finis di urutan ke-15, yang menunjukkan perlunya perubahan taktik dan kebijakan. Dengan pengalaman luas Kalezic, diharapkan PSM dapat kembali bersaing di level tertinggi liga.
Strategi Transfer Lambat namun Cermat
Pergerakan PSM di bursa transfer musim relatif lamban bila dibandingkan dengan kontestan lainnya. Gerak lambat ini menandakan klub ingin membangun kekuatan dengan cermat. Pada 28 Agustus 2026, PSM masih memiliki total 29 pemain. Sikap tak tergesa-gesa ini terlihat dari proses impor satu per satu pemain asing.
Jumlah pemain asing baru yang telah bergabung mencapai tujuh, melengkapi dua pemain lama, Aloisio Neto dan Victor Luiz. Dari tujuh awak asing baru, perekrutan yang paling mencuri perhatian adalah Navarone Foor dan Sergio Aguero. Navarone Foor, gelandang asal Belanda, menambah kedalaman lini tengah, sementara Sergio Aguero, meskipun namanya terkenal, menambah daya tarik bagi penggemar PSM.
Dampak Positif bagi PSM
Dengan menambah pemain asing berkualitas, PSM diharapkan dapat memperkuat formasi dan strategi permainan. Kehadiran Navarone Foor membawa pengalaman internasional yang dapat memperkaya dinamika permainan tengah, sedangkan Sergio Aguero menambah opsi serangan yang tajam. Kombinasi ini diharapkan dapat meningkatkan performa PSM di BRI Super League 2026/2027.
Selain itu, kehadiran pelatih asal Kroasia, Darije Kalezic, yang pernah menorehkan prestasi di PSM, diharapkan dapat menciptakan sinergi antara pemain lama dan baru. Kalezic dikenal mampu membangun tim yang solid dan disiplin, dua hal yang sangat dibutuhkan PSM untuk kembali bersaing di level tertinggi liga.
Kesimpulan
PSM telah mengambil langkah strategis dengan menandatangani kontrak tiga tahun dengan Darije Kalezic dan memperkuat skuad dengan tujuh pemain asing baru. Langkah ini diharapkan dapat membawa klub kembali ke puncak kompetisi BRI Super League. Dengan pendekatan transfer yang cermat dan fokus pada kualitas, PSM siap menantang musim 2026/2027 dengan semangat baru dan harapan tinggi. PSM menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memupuk kebanggaan dan tradisi klub di mata penggemar setia. PSM siap menunjukkan performa terbaiknya di musim mendatang, menegaskan posisi klub sebagai salah satu tim tradisional yang kuat di Indonesia.

Leave a comment