×

Kontroversi Wasit di Liga Inggris: Dari Drama Penundaan Pergantian Pemain hingga Gol ‘Handball’ yang Disahkan

Kontroversi Wasit di Liga Inggris: Dari Drama Penundaan Pergantian Pemain hingga Gol 'Handball' yang Disahkan

Kontroversi Wasit di Liga Inggris: Dari Drama Penundaan Pergantian Pemain hingga Gol ‘Handball’ yang Disahkan

Kabar YPU – 31 Agustus 2026 | Dunia sepak bola akhir pekan ini diwarnai oleh berbagai drama yang melibatkan keputusan wasit di kancah Liga Inggris. Mulai dari kemarahan pelatih akibat kendala teknis hingga perdebatan mengenai regulasi gol bunuh diri, otoritas pertandingan menjadi pusat perhatian para penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Di Anfield, suasana panas menyelimuti pertandingan antara Liverpool dan Nottingham Forest yang berakhir imbang 2-2. Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, meluapkan kekesalannya setelah merasa proses pergantian pemain timnya sengaja ditunda. Saat skor masih imbang 1-1, Iraola telah menyiapkan Ryan Gravenberch, Kostas Tsimikas, dan Rio Ngumoha untuk masuk ke lapangan. Namun, meskipun bola sudah tiga kali keluar, izin masuk belum juga diberikan.

Misi Bangkit Elche CF Melawan Dominasi Real Madrid: Pertaruhan Klasemen LaLiga
Baca juga:
Misi Bangkit Elche CF Melawan Dominasi Real Madrid: Pertaruhan Klasemen LaLiga

Permasalahan teknis pada papan skor yang dipegang oleh wasit keempat, Tim Robinson, menjadi pemicu utama keterlambatan tersebut. Situasi ini berujung fatal ketika Nottingham Forest memanfaatkan momentum dengan lemparan ke dalam yang cepat. Aksi tersebut memicu serangan balik yang berujung pada penalti bagi Forest setelah Alisson melakukan pelanggaran terhadap Neco Williams. Meskipun Iraola tidak mempermasalahkan keputusan penalti itu sendiri, penundaan tiga menit sebelum pergantian pemain dianggap merusak ritme dan momentum timnya.

Polemik Gol ‘Handball’ Manchester United di Old Trafford

Sementara itu, di Old Trafford, Manchester United merayakan kemenangan telak 5-2 atas Ipswich Town, namun kemenangan tersebut tidak lepas dari kontroversi. Sebuah gol yang tercipta pada menit ke-56 memicu perdebatan panas terkait penggunaan aturan tangan (handball).

Insiden bermula saat Harry Maguire melepaskan tembakan yang mengenai lengannya sebelum bola tersebut membentur bek Ipswich, Jacob Greaves, dan masuk ke gawang sendiri. Meski kamera menangkap adanya kontak bola dengan tangan Maguire, wasit Craig Pawson bersama tim VAR memutuskan untuk mengesahkan gol tersebut. Berikut adalah penjelasan mengenai regulasi yang mendasari keputusan tersebut:

Drama di La Bombonera: Kemenangan Tipis Boca Juniors di Tengah Kontroversi Wasit dan Sanksi FIFA
Baca juga:
Drama di La Bombonera: Kemenangan Tipis Boca Juniors di Tengah Kontroversi Wasit dan Sanksi FIFA
  • Status Gol: Gol tersebut secara resmi dicatat sebagai gol bunuh diri oleh Jacob Greaves, bukan gol Harry Maguire.
  • Regulasi Handball: Berdasarkan aturan sepak bola terbaru, sentuhan tangan yang tidak disengaja tidak akan dianulir jika mengakibatkan gol bunuh diri oleh pemain bertahan lawan.
  • Keputusan VAR: Setelah melakukan diskusi mendalam, VAR mengonfirmasi bahwa karena bola tersebut bukan hasil tendangan langsung yang masuk ke gawang tim penyerang, maka gol tetap sah.

Harry Maguire sendiri menyatakan bahwa ia merasa sentuhan tersebut sangat tipis dan tidak disengaja. Ia menambahkan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras tim meskipun ada sedikit keberuntungan terkait aturan baru tersebut.

Pertandingan Skor Akhir Fokus Kontroversi
Liverpool vs Nottingham Forest 2-2 Penundaan pergantian pemain akibat papan skor
Man United vs Ipswich Town 5-2 Gol bunuh diri setelah kontak tangan (handball)

Dinamika Liga Inggris dan Persiapan Tim Lain

Rentetan kejadian ini menunjukkan betapa krusialnya peran wasit dan teknologi pendukung seperti VAR dalam menjaga integritas pertandingan di era modern. Ketidakakuratan teknis sekecil apa pun, seperti papan skor yang bermasalah, dapat mengubah jalannya pertandingan secara signifikan.

Di sisi lain, persaingan di papan klasemen terus memanas. Manchester United kini mulai merangkak naik ke posisi 10 klasemen sementara setelah mengamankan tiga poin perdana mereka musim ini, menyusul kekalahan sebelumnya dari Hull City. Sementara itu, Arsenal tetap kokoh di papan atas sebagai juara bertahan yang menjadi ancaman utama bagi tim-tim besar lainnya.

Shin Tae‑yong menilai potensi Van Basty Sousa untuk bergabung Persija musim depan, sambil memberi update terbaru tentang Kwon Chang‑hoon
Baca juga:
Shin Tae‑yong menilai potensi Van Basty Sousa untuk bergabung Persija musim depan, sambil memberi update terbaru tentang Kwon Chang‑hoon

Kejadian-kejadian di lapangan hijau ini membuktikan bahwa sepak bola bukan sekadar tentang strategi di atas kertas, melainkan juga tentang bagaimana menghadapi ketidakpastian keputusan di lapangan. Peran wasit akan terus menjadi sorotan utama dalam setiap laga krusial guna memastikan keadilan bagi seluruh pemain dan klub yang bertanding.

Post Comment

You May Have Missed