Skip to content

Sejarah Baru! Destry Damayanti Resmi Dilantik Sebagai Perempuan Pertama yang Menjabat Gubernur Bank Indonesia

Sejarah Baru! Destry Damayanti Resmi Dilantik Sebagai Perempuan Pertama yang Menjabat Gubernur Bank Indonesia
Sejarah Baru! Destry Damayanti Resmi Dilantik Sebagai Perempuan Pertama yang Menjabat Gubernur Bank Indonesia

Kabar YPU – 03 September 2026 | Era baru kepemimpinan di Bank Indonesia resmi dimulai pada Rabu (2/9/2026). Destry Damayanti secara resmi telah dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026-2031. Momen bersejarah ini menandai pencapaian luar biasa karena Destry merupakan sosok perempuan pertama yang dipercaya memimpin bank sentral Republik Indonesia.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung khidmat di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, pada pukul 15.30 WIB. Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Agung, Sunarto, dan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 92/P Tahun 2026 yang diterbitkan pada 1 September 2026 mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Gubernur Bank Indonesia.

Seni Mengelola Uang: Dari Strategi Menabung hingga Waspada Terhadap Uang Rusak
Baca juga:
Seni Mengelola Uang: Dari Strategi Menabung hingga Waspada Terhadap Uang Rusak

Susunan Baru Dewan Gubernur Bank Indonesia Periode 2026-2031

Selain Destry Damayanti, pelantikan ini juga mencakup pengangkatan dua pejabat penting lainnya untuk melengkapi jajaran pimpinan tertinggi. Berikut adalah susunan Dewan Gubernur Bank Indonesia yang baru:

  • Gubernur Bank Indonesia: Destry Damayanti
  • Deputi Gubernur Senior: Aida S. Budiman
  • Deputi Gubernur: Solikin M. Juhro

Ketiga pejabat tersebut telah melalui rangkaian proses seleksi yang ketat, mulai dari uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI hingga mendapatkan persetujuan dalam Rapat Paripurna DPR pada Selasa (1/9/2026). Penunjukan ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan keberlanjutan kebijakan moneter dan stabilitas ekonomi nasional.

Komitmen Integritas dan Tanggung Jawab

Dalam pengucapan sumpah jabatannya, Destry Damayanti menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas. Ia berjanji tidak akan menerima atau menjanjikan pemberian dalam bentuk apa pun, baik secara langsung maupun tidak langsung, yang berkaitan dengan pelaksanaan tugasnya sebagai pimpinan tertinggi bank sentral.

Rupiah Indonesia Tertekan di Level Rp18.045: Antara Gejolak Global dan Tantangan Integritas Negara
Baca juga:
Rupiah Indonesia Tertekan di Level Rp18.045: Antara Gejolak Global dan Tantangan Integritas Negara

“Demi Allah, saya bersumpah bahwa saya akan melaksanakan tugas dan kewajiban Gubernur Bank Indonesia dengan sebaik-baiknya dan penuh dengan rasa tanggung jawab,” tegas Destry di hadapan Ketua Mahkamah Agung. Hal senada juga diungkapkan oleh Aida S. Budiman dan Solikin M. Juhro, di mana ketiganya menyatakan kesetiaan mereka kepada negara, konstitusi, dan haluan negara.

Profil Destry Damayanti: Sosok Ekonom Berpengalaman

Kehadiran Destry Damayanti di puncak kepemimpinan Bank Indonesia bukanlah tanpa alasan. Memiliki latar belakang akademis dan profesional yang sangat kuat, ia dianggap mampu membawa stabilitas di tengah tantangan ekonomi global. Berikut adalah ringkasan profil singkatnya:

Aspek Detail Informasi
Tempat, Tanggal Lahir Jakarta, 1963
Pendidikan Sarjana Ekonomi, Universitas Indonesia
Pendidikan Master Master of Science (M.Sc.) Regional Science, Cornell University, AS
Pengalaman Profesional Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris, Peneliti/Pengajar UI, Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas, Kepala Ekonom Bank Mandiri

Sebelum resmi menjabat, Destry sempat ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara (PGS) Bank Indonesia setelah pengunduran diri Perry Warjiyo pada Juli 2026. Dengan pengalaman luas di sektor perbankan dan akademisi, diharapkan Bank Indonesia dapat terus memperkuat bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui sinergi yang erat dengan pemerintah.

Efek Dominasi The Fed: Dolar Amerika Serikat Mengamuk, Rupiah Tertekan di Level Rp17.780
Baca juga:
Efek Dominasi The Fed: Dolar Amerika Serikat Mengamuk, Rupiah Tertekan di Level Rp17.780

Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan ekonomi mendatang, termasuk pengendalian inflasi pangan dan menjaga ketahanan sektor finansial nasional di tengah dinamika pasar global yang terus berubah.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan