Skip to content

Jangan Sampai Kena Denda! Simak Aturan Bagasi Terbaru Lion Air, Garuda, dan Citilink

Jangan Sampai Kena Denda! Simak Aturan Bagasi Terbaru Lion Air, Garuda, dan Citilink
Jangan Sampai Kena Denda! Simak Aturan Bagasi Terbaru Lion Air, Garuda, dan Citilink

Kabar YPU – 25 Oktober 2026 | Persiapan perjalanan udara kini memerlukan ketelitian ekstra, terutama terkait kebijakan barang bawaan. Bagi Anda yang berencana menggunakan layanan maskapai seperti lion air, memahami perbedaan aturan bagasi antar maskapai adalah kunci utama agar tidak terbebani biaya tambahan yang tidak terduga saat berada di bandara.

Perubahan kebijakan bagasi sering kali menjadi tantangan bagi penumpang yang tidak memperbarui informasi mereka sebelum keberangkatan. Hingga saat ini, setiap maskapai memiliki standar yang berbeda-beda, baik dari segi berat maksimal maupun sistem perhitungan yang digunakan. Hal ini menuntut penumpang untuk lebih proaktif dalam mengecek tiket elektronik mereka.

7 jalur kereta api terindah di Indonesia menampilkan panorama menakjubkan, dari pegunungan Sumatra hingga pesisir Bali, menawarkan pengalaman perjalanan yang tak terlupakan
Baca juga:
7 jalur kereta api terindah di Indonesia menampilkan panorama menakjubkan, dari pegunungan Sumatra hingga pesisir Bali, menawarkan pengalaman perjalanan yang tak terlupakan

Perbandingan Ketentuan Bagasi Maskapai Utama

Secara garis besar, terdapat perbedaan mencolok antara kebijakan bagasi yang diterapkan oleh Garuda Indonesia, Citilink, dan lion air. Berikut adalah ringkasan aturan terbaru yang perlu Anda perhatikan:

Maskapai Ketentuan Bagasi Gratis Sistem yang Digunakan
Garuda Indonesia 23–32 kg (tergantung kelas/rute) Piece Concept (Jumlah Koli)
Citilink Maksimal 15 kg Weight Concept (Total Berat)
lion air Maksimal 10 kg Weight Concept (Total Berat)

Perlu dicatat bahwa angka di atas dapat berubah sesuai dengan kelas penerbangan dan jenis tiket yang Anda beli. Sangat disarankan untuk selalu melakukan verifikasi melalui e-ticket sebelum mengemas barang bawaan.

Transisi Sistem Garuda Indonesia ke Piece Concept

Salah satu perubahan paling signifikan terjadi pada maskapai Garuda Indonesia. Sejak 1 September 2026, Garuda telah resmi beralih dari sistem Weight Concept ke Piece Concept. Dalam sistem lama, penumpang hanya perlu memikirkan total berat seluruh barang. Namun, dalam sistem baru ini, jatah bagasi ditentukan berdasarkan jumlah koper atau koli yang diperbolehkan.

Harga minyak hari ini turun 3 persen akibat keputusan AS yang memilih menerapkan sanksi ekonomi terhadap Iran, memengaruhi pasar global
Baca juga:
Harga minyak hari ini turun 3 persen akibat keputusan AS yang memilih menerapkan sanksi ekonomi terhadap Iran, memengaruhi pasar global

Sebagai ilustrasi, jika Anda memiliki jatah satu koper dengan batas maksimal 23 kg, Anda tidak diperbolehkan membawa dua koper yang masing-masing berbobot 10 kg, meskipun total beratnya hanya 20 kg. Hal ini dikarenakan jumlah koper yang Anda bawa telah melebihi alokasi satu koli yang ditetapkan. Begitu pula jika Anda memiliki jatah dua koper, Anda tidak bisa menggabungkan berat keduanya menjadi satu koper besar seberat 35 kg tanpa membayar biaya kelebihan berat atau Heavy Bag.

Tips Menghindari Biaya Tambahan di Bandara

Agar perjalanan Anda tetap nyaman dan efisien, berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengelola bagasi:

  • Cek E-Ticket Secara Detail: Jangan hanya melihat total berat, tetapi perhatikan juga berapa jumlah koli atau koper yang diperbolehkan.
  • Gunakan Bagasi Kabin: Jika bagasi tercatat Anda sudah mencapai batas, manfaatkan jatah bagasi kabin (biasanya maksimal 7 kg) untuk membawa barang-barang kecil atau berat.
  • Pindahkan Barang Lebih Awal: Jika berat koper melebihi batas, segera pindahkan barang ke koper lain sesuai alokasi atau beli layanan Additional Piece sebelum tiba di konter check-in.
  • Sesuaikan dengan Maskapai: Ingatlah bahwa lion air memiliki batas bagasi gratis yang lebih kecil dibandingkan Citilink, sehingga pengaturan berat menjadi sangat krusial.

Dengan memahami aturan ini, penumpang diharapkan dapat menyesuaikan barang bawaan dengan lebih bijak. Ketidaktahuan mengenai aturan bagasi sering kali menjadi penyebab utama munculnya biaya tak terduga yang dapat mengganggu anggaran perjalanan Anda.

Bos Serikat Pekerja Tekankan Pentingnya RUU Perlindungan Ketenagakerjaan yang Dijadwalkan Selesai pada Oktober 2026
Baca juga:
Bos Serikat Pekerja Tekankan Pentingnya RUU Perlindungan Ketenagakerjaan yang Dijadwalkan Selesai pada Oktober 2026

Kesimpulannya, perbedaan sistem antara Piece Concept dan Weight Concept menuntut penumpang untuk lebih teliti. Pastikan Anda selalu memverifikasi jumlah koper dan berat per koper pada tiket Anda, terutama saat bepergian dengan maskapai yang memiliki aturan ketat seperti lion air atau saat menggunakan layanan Garuda Indonesia dengan sistem koli terbaru.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan