Skip to content

Aksi Agresif Boy Thohir: Borong Saham Emiten Energi dan Gandeng Raffi Ahmad di Tengah Pasar Lesu

Aksi Agresif Boy Thohir: Borong Saham Emiten Energi dan Gandeng Raffi Ahmad di Tengah Pasar Lesu
Aksi Agresif Boy Thohir: Borong Saham Emiten Energi dan Gandeng Raffi Ahmad di Tengah Pasar Lesu

Kabar YPU – 23 Oktober 2026 | Langkah strategis konglomerat Garibaldi Thohir atau yang akrab disapa boy thohir kembali menjadi sorotan tajam para pelaku pasar modal Indonesia. Di tengah kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tengah mengalami tekanan dan fluktuasi, perusahaan investasi milik keluarga Thohir, PT Trinugraha Thohir, secara agresif menambah kepemilikan saham pada sejumlah emiten besar sekaligus.

Berdasarkan data keterbukaan informasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), pada transaksi yang dilakukan tanggal 19 Oktober 2026, kelompok investasi ini memborong saham dari tiga emiten sekaligus, yakni PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). Total nilai transaksi yang dikucurkan diperkirakan mencapai sekitar Rp3,02 miliar.

Guncangan Pasar Modal: Antara Ancaman Degradasi MSCI dan Strategi Buyback Saham BBRI
Baca juga:
Guncangan Pasar Modal: Antara Ancaman Degradasi MSCI dan Strategi Buyback Saham BBRI

Rincian Pembelian Saham Emiten

Aksi korporasi ini menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap prospek emiten-emiten tersebut meskipun kondisi pasar sedang lesu. Berikut adalah rincian detail transaksi yang dilakukan oleh PT Trinugraha Thohir:

Emiten Jumlah Saham Harga per Saham Estimasi Nilai Transaksi
ESSA (ESSA Industries Indonesia Tbk) 2.252.300 Rp444 ± Rp1,02 Miliar
AADI (Adaro Andalan Indonesia Tbk) 102.600 Rp9.756 (rata-rata) ± Rp1,00 Miliar
ADRO (Alamtri Resources Indonesia Tbk) 470.000 Rp2.130 ± Rp1,00 Miliar

Melalui pembelian ini, porsi kepemilikan langsung Trinugraha Thohir mengalami peningkatan. Di ESSA, kepemilikan naik dari 0,48% menjadi 0,49%, sementara di AADI meningkat dari 1,15% menjadi 1,16%. Selain itu, kepemilikan saham ADRO juga bertambah yang berdampak pada peningkatan porsi hak suara di perusahaan tersebut.

Ekspansi Bisnis dan Kolaborasi Strategis

Tak hanya berfokus pada sektor energi, boy thohir juga menunjukkan langkah ekspansif di sektor lain melalui PT Trinugraha Thohir Harmoni. Dalam aksi korporasi PT Satu Visi Putra Tbk (VISI), keluarga Thohir terlihat melakukan kolaborasi menarik dengan figur publik ternama, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Strategi ‘Beyond Mortgage’ dan Perombakan Direksi: Langkah Berani Bank Tabungan Negara Menuju Transformasi Jilid II
Baca juga:
Strategi ‘Beyond Mortgage’ dan Perombakan Direksi: Langkah Berani Bank Tabungan Negara Menuju Transformasi Jilid II

Melalui skema penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement, PT Trinugraha Thohir Harmoni ikut serta menyuntikkan modal ke dalam VISI. Dalam transaksi ini, perusahaan investasi milik pasangan selebritas tersebut, PT Harmoni Semesta Investama, juga mengambil peran besar. Langkah ini menandai adanya sinergi antara kekuatan modal konglomerat dengan strategi investasi gaya baru yang melibatkan tokoh berpengaruh.

Profil Singkat Sang Konglomerat

Garibaldi Thohir merupakan sosok berpengaruh di dunia bisnis Indonesia. Lulusan Amerika Serikat ini memiliki rekam jejak yang panjang, mulai dari mendirikan WOM Finance hingga mengakuisisi Adaro pada tahun 2005. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Wakil Presiden Komisaris di Alamtri Resources Indonesia. Kekayaan boy thohir yang tercatat mencapai 3,8 miliar dolar AS pada akhir 2025 menempatkannya dalam jajaran orang terkaya di Indonesia.

Aksi beli saham di tengah pasar yang tidak menentu sering kali dianggap sebagai sinyal optimisme dari investor besar terhadap nilai fundamental perusahaan. Meskipun demikian, para investor ritel tetap disarankan untuk memperhatikan tren pasar, kekuatan permintaan, dan level resistansi sebelum mengambil keputusan investasi serupa.

Efek Dominasi The Fed: Dolar Amerika Serikat Mengamuk, Rupiah Tertekan di Level Rp17.780
Baca juga:
Efek Dominasi The Fed: Dolar Amerika Serikat Mengamuk, Rupiah Tertekan di Level Rp17.780

Secara keseluruhan, rangkaian transaksi yang dilakukan oleh boy thohir melalui kendaraan investasinya mencerminkan strategi diversifikasi dan penguatan posisi pada emiten-emiten yang memiliki fundamental kuat di sektor energi dan industri kimia, sembari membuka pintu kolaborasi baru di sektor lain.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan