Skip to content

Dominasi di Parc des Princes: PSG Bungkam Perlawanan Sengit Le Mans FC 3-1

Dominasi di Parc des Princes: PSG Bungkam Perlawanan Sengit Le Mans FC 3-1
Dominasi di Parc des Princes: PSG Bungkam Perlawanan Sengit Le Mans FC 3-1

Kabar YPU – 12 Oktober 2026 | Paris Saint-Germain (PSG) kembali menunjukkan taringnya di kompetisi domestik setelah berhasil mengamankan kemenangan krusial dalam laga psg vs le mans fc yang berlangsung di Stadion Parc des Princes, Sabtu (10/10/2026) waktu setempat. Bertanding di hadapan pendukung sendiri, tim asuhan Luis Enrique ini sukses menaklukkan tim promosi, Le Mans FC, dengan skor meyakinkan 3-1, sekaligus memperpanjang tren positif mereka di Ligue 1.

Sejak peluit pertama dibunyikan, PSG langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan demi tekanan diberikan kepada lini pertahanan Le Mans, salah satunya melalui ancaman tendangan dari Achraf Hakimi. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-19 setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran handsball oleh pemain Le Mans, Harold Voyer, di dalam kotak terlarang. Lucas Beraldo yang maju sebagai algojo tampil tenang dan berhasil menggetarkan jala gawang Nicolas Kocik, membawa Les Rouge et Bleu unggul 1-0.

Dilema Karier Mauricio Pochettino: Antara Kontroversi Gelar Chelsea dan Ambisi Besar di Timnas Amerika Serikat
Baca juga:
Dilema Karier Mauricio Pochettino: Antara Kontroversi Gelar Chelsea dan Ambisi Besar di Timnas Amerika Serikat

Meskipun sempat mendominasi hingga turun minum, Le Mans FC menunjukkan keberanian yang luar biasa di babak kedua. Tim tamu yang dikenal sulit ditembus musim ini berhasil mengejutkan tuan rumah melalui gol Louis Mafouta pada menit ke-54, yang mengubah skor menjadi imbang 1-1. Momen ini sempat membuat tensi pertandingan meningkat dan memberikan tekanan bagi PSG yang tengah mempersiapkan diri menghadapi laga krusial melawan Manchester City di kompetisi Eropa.

Namun, kedalaman skuad PSG menjadi pembeda dalam duel psg vs le mans fc ini. Luis Enrique melakukan rotasi besar-besaran untuk menjaga kebugaran pemain, dan strategi ini terbukti efektif. Titik balik pertandingan terjadi sesaat setelah melewati satu jam permainan, ketika pemain pengganti Fabian Ruiz melepaskan tembakan keras yang ditepis oleh Kocik, namun bola jatuh tepat di kaki Khvicha Kvaratskhelia. Pemain asal Georgia tersebut dengan sigap menyambar bola untuk mengembalikan keunggulan PSG.

Tak berselang lama, Maghnes Akliouche menyempurnakan kemenangan PSG. Pemain yang didatangkan dari AS Monaco musim panas ini mencetak gol perdananya untuk klub setelah menerima umpan matang dari Warren Zaïre-Emery pada menit ke-74. Gol ini memastikan tiga poin penuh bagi PSG dan mengukuhkan dominasi mereka di kandang.

Malam Kelam di Olimpico: Belgia Akhiri Kutukan 52 Tahun dan Hancurkan Debut Kedua Mancini
Baca juga:
Malam Kelam di Olimpico: Belgia Akhiri Kutukan 52 Tahun dan Hancurkan Debut Kedua Mancini

Berikut adalah ringkasan statistik dan pencapaian penting dalam pertandingan tersebut:

Pencetak Gol Menit Catatan Khusus
Lucas Beraldo 19′ (P) Pencetak penalti kelima berbeda bagi PSG sejak musim lalu
Louis Mafouta 54′ Menyamakan kedudukan untuk Le Mans
Khvicha Kvaratskhelia 60’+ Efektivitas tinggi sebagai pemain pengganti
Maghnes Akliouche 74′ Gol perdana bersama PSG

Kemenangan dalam laga psg vs le mans fc ini membawa PSG naik ke peringkat kelima klasemen sementara Ligue 1 dengan koleksi 11 poin dari enam pertandingan. Posisi ini hanya terpaut tiga poin dari pemimpin klasemen, AS Monaco. Sementara itu, Le Mans FC harus puas tertahan di peringkat ke-12 dengan enam poin, namun mereka tetap unggul tiga poin dari zona degradasi.

Luis Enrique memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat juang tim tamu. Ia menyebut performa Le Mans sebagai ujian yang nyata bagi mentalitas pemainnya. Meskipun sempat mengalami kegoyahan di babak kedua, ketenangan para pemain PSG dalam menghadapi tekanan menjadi kunci utama kemenangan ini. Dengan tren kemenangan tiga laga beruntun di liga, PSG kini memiliki momentum besar untuk merangsek ke zona podium klasemen pada pekan berikutnya saat menghadapi Strasbourg.

Perebutan Takhta Serie A Memanas: Inter Milan Kokoh di Puncak, Juventus dan AC Milan Siap Menempel
Baca juga:
Perebutan Takhta Serie A Memanas: Inter Milan Kokoh di Puncak, Juventus dan AC Milan Siap Menempel

Keberhasilan ini juga menyoroti performa individu Khvicha Kvaratskhelia yang semakin tajam. Sejak bergabung, pemain bernomor punggung 7 ini telah mencetak 19 gol dari total 29 golnya di semua kompetisi khusus saat bermain di Parc des Princes. Ditambah dengan kontribusi gol dari pemain baru seperti Akliouche, kekuatan lini serang PSG terlihat semakin solid dan siap menghadapi tantangan besar di kancah domestik maupun Eropa.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan