Keajaiban Tendangan Bebas Messi Tak Cukup, Inter Miami Tumbang di Menit Akhir oleh Columbus Crew
Kabar YPU – 28 September 2026 | Drama emosional terjadi di ScottsMiracle-Gro Field saat inter miami harus menelan kekalahan menyakitkan dari Columbus Crew dengan skor tipis 1-2. Meskipun sang megabintang Lionel Messi kembali menunjukkan kelasnya melalui sebuah gol spektakuler, kegagalan lini pertahanan dalam menjaga keunggulan di detik-detik terakhir pertandingan membuat tim besutan MLS ini harus pulang dengan tangan hampa.
Pertandingan dimulai dengan tekanan tinggi dari tuan rumah Columbus Crew. Sejak peluit pertama dibunyikan, tim tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan untuk menggempur pertahanan lawan. Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-28, ketika Josef Martinez berhasil mengeksekusi tendangan penalti dengan dingin setelah terjadi pelanggaran di dalam kotak terlarang oleh pemain Miami, Yannick Bright. Skor 1-0 untuk Columbus Crew membuat suasana stadion semakin membara.
Namun, keajaiban datang dari sang kapten. Pada menit ke-33, Inter Miami mendapatkan kesempatan tendangan bebas dari sudut yang sangat sempit di sisi kanan lapangan, hampir menyerupai posisi sepak pojok. Tanpa ragu, Messi mengambil ancang-ancang dan melepaskan tembakan melengkung yang sangat teknis. Bola melewati pagar hidup dan meluncur deras ke sudut jauh gawang, membuat kiper Patrick Schulte hanya bisa terpaku menyaksikan bola bersarang di jaring. Gol ini bukan sekadar penyama kedudukan, melainkan sebuah pernyataan bahwa Messi tetaplah raja dalam situasi bola mati.
Gol tersebut membawa catatan sejarah baru bagi sang legenda. Berikut adalah beberapa pencapaian statistik yang diraih Messi dalam laga tersebut:
- Gol ke-931: Mencapai angka baru dalam total karier profesionalnya.
- Gol ke-76 dari Tendangan Bebas: Hanya terpaut dua gol dari rekor legendaris Marcelinho Carioca (78 gol).
- Gol ke-21 di Musim Ini: Memperkuat posisinya sebagai pencetak gol terbanyak di MLS musim ini.
- Gol ke-101 di Amerika Serikat: Menandai dominasinya di kompetisi sepak bola Amerika Utara.
Meskipun sempat menyamakan kedudukan, dominasi Columbus Crew tidak surut. Statistik menunjukkan perbedaan mencolok dalam efektivitas serangan kedua tim:
| Statistik Pertandingan | Columbus Crew | Inter Miami |
|---|---|---|
| Total Tembakan | 14 | 5 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 7 | 3 |
| Penguasaan Bola | 46% | 54% |
Inter Miami sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit melalui penyelamatan gemilang kiper Rocco Ríos Novo yang melakukan lima penyelamatan krusial untuk menjaga skor tetap imbang. Namun, nasib buruk menimpa tim tamu ketika Santiago Morales menerima kartu kuning dan kartu merah dalam waktu yang berdekatan di masa injury time. Kekurangan pemain ini menjadi celah fatal bagi Columbus Crew.
Pada menit ke-98 (90+8), Jamal Thiare memanfaatkan situasi bola muntah di dalam kotak penalti setelah tembakan Brais Méndez ditepis oleh Schulte. Dengan penyelesaian akhir yang tenang, Thiare mencetak gol kemenangan yang mematahkan harapan inter miami untuk mengakhalau rentetan kekalahan mereka. Hasil ini sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan inter miami selama delapan pertandingan berturut-turut melawan Columbus Crew.
Kekalahan ini menempatkan Inter Miami di posisi ketiga klasemen setelah 27 pertandingan, tertinggal 14 poin dari pemuncak klasemen Nashville. Meski demikian, perhatian dunia tetap tertuju pada Lionel Messi yang akan segera bergabung dengan tim nasional Argentina untuk laga perpisahan internasional melawan Benin pada awal Oktober mendatang. Performa gemilang dalam laga ini membuktikan bahwa meskipun hasil tim tidak memihak, kualitas individu Messi tetap berada di level yang berbeda dari pemain lainnya.



Post Comment