×

Investasi Fantastis Berujung Petaka: Tottenham Hancur di Tangan Newcastle, Mateus Fernandes Terlibat Keributan

Investasi Fantastis Berujung Petaka: Tottenham Hancur di Tangan Newcastle, Mateus Fernandes Terlibat Keributan

Investasi Fantastis Berujung Petaka: Tottenham Hancur di Tangan Newcastle, Mateus Fernandes Terlibat Keributan

Kabar YPU – 30 Agustus 2026 | Krisis hebat kembali melanda Tottenham Hotspur di awal musim Premier League 2026/27. Meski telah menggelontorkan dana rekor sebesar 354 juta poundsterling (sekitar 415 juta euro) untuk memperkuat skuad, performa tim asuhan Roberto De Zerbi justru berbanding terbalik dengan ekspektasi. Dalam laga kandang kedua mereka, mateus fernandes yang tampil sebagai starter, harus menyaksikan timnya takluk 0-2 dari Newcastle United dalam sebuah pertandingan yang penuh tensi tinggi.

Kekalahan ini memperpanjang penderitaan ‘The Spurs’ yang masih tertahan di papan bawah klasemen tanpa satu poin pun setelah dua pertandingan awal. Sebelumnya, Tottenham sudah menelan kekalahan telak 0-3 dari Brentford. Kegagalan ini menjadi catatan buruk bagi klub, mengingat ini merupakan awal musim terburuk mereka dalam hampir dua dekade terakhir.

Ambisi Tanpa Batas: Al Ittihad Mengguncang Liga Roshn Saudi dan Membangkitkan Harapan Sang ‘Dean’
Baca juga:
Ambisi Tanpa Batas: Al Ittihad Mengguncang Liga Roshn Saudi dan Membangkitkan Harapan Sang ‘Dean’

Pertandingan di hadapan lebih dari 60.000 pendukung setia Tottenham ini berjalan dengan dominasi Newcastle. Tim tamu yang dilatih oleh Matthias Jaissle berhasil memanfaatkan celah di lini pertahanan Tottenham. Gol pembuka tercipta pada menit ke-62 melalui aksi Anthony Elanga, yang memanfaatkan umpan silang indah dari Omar Dedic. Elanga menunjukkan ketajamannya dengan melakukan gerakan tipu di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan ke pojok bawah gawang.

Newcastle tidak butuh waktu lama untuk menggandakan keunggulan. Pada menit ke-72, Yoane Wissa mencetak gol kedua setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang yang tidak mampu diantisipasi dengan baik oleh lini belakang Tottenham. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, sekaligus memastikan kemenangan penting bagi ‘The Magpies’.

Pelatih Brisbane Roar mengaku minim pengetahuan tentang boikot The Jakmania terhadap Persija, namun menilai kesempatan menonton laga akan menghasilkan pertunjukan berkualitas
Baca juga:
Pelatih Brisbane Roar mengaku minim pengetahuan tentang boikot The Jakmania terhadap Persija, namun menilai kesempatan menonton laga akan menghasilkan pertunjukan berkualitas

Ketegangan tidak berhenti saat wasit meniup peluit akhir. Suasana di lapangan memanas ketika para pemain Tottenham dan Newcastle terlibat adu mulut yang cukup hebat. mateus fernandes terlihat berada di tengah-tengah keributan tersebut, terlibat konfrontasi dengan beberapa pemain Newcastle. Bahkan, pemain Newcastle, Jacob Ramsey, harus ditenangkan oleh staf klub saat berselisih dengan Omar Marmoush. Situasi sempat mereda setelah Dominic Solanke mencoba menenangkan mateus fernandes yang masih tampak emosional di tengah lapangan.

Secara teknis, performa individu para pemain baru Tottenham juga menjadi sorotan tajam. Berikut adalah ringkasan performa beberapa pemain kunci dalam laga tersebut:

Era Baru Manchester City: Eksperimen Taktis Enzo Maresca dan Gejolak Bursa Transfer
Baca juga:
Era Baru Manchester City: Eksperimen Taktis Enzo Maresca dan Gejolak Bursa Transfer
Pemain Status Catatan Performa
Mateus Fernandes Starter Menjadi pemain terbaik di lini tengah namun terlibat keributan di akhir laga.
Sandro Tonali Flop Gagal mendikte permainan dan kesulitan mengontrol ritme pertandingan.
Omar Marmoush Star Menjadi ancaman serangan utama dengan tiga umpan kunci.
Micky van de Ven Flop Performa defensif yang medioker dan kesulitan menghadapi kecepatan lawan.

Meskipun mateus fernandes menunjukkan performa yang cukup menjanjikan di lini tengah dengan kemampuan mengontrol bola, ia belum mampu membawa timnya meraih hasil positif. Kegagalan Tottenham untuk mengonversi investasi besar menjadi poin di lapangan kini menjadi beban berat bagi manajemen dan pelatih De Zerbi. Jika tren negatif ini berlanjut, Tottenham berisiko terjebak dalam persaingan zona degradasi lebih awal dari yang diperkirakan.

Kekalahan ini semakin mempertegas bahwa kedalaman skuad dan belanja pemain mahal tidak menjamin stabilitas di lapangan. Dengan nol gol dan nol poin dari dua laga pembuka, Tottenham harus segera melakukan evaluasi total jika ingin menyelamatkan musim mereka dari bencana besar.

Post Comment

You May Have Missed