Kabar YPU – 06 November 2026 | Ketua Umum Persatuan Purnawirawan (PP) Polri, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. bambang hendarso Danuri, M.M., secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto dalam mengusut tuntas kasus dugaan penyadapan ilegal yang melibatkan sejumlah oknum perwira tinggi Polri. Pernyataan tegas ini disampaikan usai jajaran pengurus PP Polri melakukan audiensi dengan Kapolri di Lobby Utama Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, pada Kamis (5/11/2026).
Kasus yang mencuat ini mencakup dugaan tindak pidana penyadapan ilegal, pengambilan data elektronik, hingga akses ilegal yang dilakukan oleh oknum anggota kepolisian. Menanggapi isu sensitif tersebut, bambang hendarso menegaskan bahwa tindakan penyadapan, terutama jika menyasar figur penting negara, merupakan bentuk pengkhianatan terhadap Sumpah Bhayangkara. Ia menilai bahwa integritas institusi harus dijunjung tinggi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok oknum tertentu.
Bukan Konflik Internal, Melainkan Murni Penegakan Hukum
Dalam keterangannya kepada pers, bambang hendarso menekankan pentingnya membedakan antara proses penegakan hukum dengan isu persaingan jabatan. Ia mengklarifikasi bahwa perkara ini tidak boleh ditarik ke ranah persaingan antara Kapolri saat ini dengan mantan Kapolri sebelumnya.
- Murni Perkara Pidana: Peristiwa ini adalah murni tindak pidana yang dilakukan oleh oknum anggota.
- Keberanian Institusi: Keberanian Polri membongkar pelanggaran dari dalam tubuh sendiri adalah bukti integritas.
- Komitmen Perbaikan: Langkah ini merupakan bagian dari upaya pembenahan internal demi menjaga kehormatan Polri.
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto juga memberikan tanggapan terkait audiensi tersebut. Ia mengapresiasi kehadiran para senior purnawirawan yang dianggap sebagai orang tua sekaligus pemberi masukan berharga bagi institusi. Kapolri meyakinkan publik bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara profesional, objektif, dan tanpa intervensi untuk memastikan Polri tetap menjadi sandaran masyarakat.
Keprihatinan Mendalam Purnawirawan Polri
Meskipun memberikan dukungan terhadap langkah hukum, jajaran purnawirawan tidak dapat menyembunyikan rasa kecewa mereka. bambang hendarso menyatakan rasa prihatin dan sedih atas peristiwa yang mencoreng nama baik institusi kepolisian tersebut. Ia menyebut oknum-oknum yang terlibat dalam praktik ilegal ini sebagai pengkhianat yang patut ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
Sebelum memberikan pernyataan resmi, pihak PP Polri telah melakukan koordinasi intensif. Mereka juga telah menerima penjelasan langsung dari Wakapolri Komjen Wahyu Hadiningrat mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut. Hal ini dilakukan agar para purnawirawan memiliki gambaran yang utuh mengenai situasi yang sedang terjadi di internal Mabes Polri.
| Aspek Penanganan | Keterangan |
|---|---|
| Status Perkara | Murni penegakan hukum pidana |
| Tindakan Kapolri | Tegas terhadap oknum perwira tinggi |
| Sikap PP Polri | Dukungan moral dan pengawasan |
| Tujuan Utama | Menjaga kehormatan institusi Polri |
Melalui langkah tegas ini, Kapolri juga menginstruksikan seluruh jajaran Polri di seluruh Indonesia untuk tetap fokus pada tugas utama, yakni menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’ diharapkan tetap menjadi ruh dalam menjalankan tugas, meskipun di tengah dinamika internal yang sedang dihadapi oleh institusi.
Secara keseluruhan, dukungan dari para senior melalui bambang hendarso memperkuat posisi kepolisian dalam melakukan pembersihan internal. Dengan mengedepankan supremasi hukum, diharapkan Polri dapat kembali pulih dan meningkatkan kepercayaan publik melalui transparansi dalam menangani setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya.

Leave a comment