Kabar YPU – 06 November 2026 | Harapan besar pendukung Rossoneri untuk bangkit di kompetisi Eropa justru berakhir dengan duka mendalam. Dalam laga krusial ac milan vs ferencvaros yang berlangsung di Stadion San Siro pada Jumat (6/11/2026) dini hari WIB, AC Milan harus menelan pil pahit dengan kekalahan 0-2 dari wakil Hungaria, Ferencvaros. Hasil ini tidak hanya memutus tren positif pasca kemenangan di Derby della Madonnina, tetapi juga memperburuk posisi Milan di klasemen fase liga Liga Europa.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Ferencvaros tampil sangat efektif dan menekan lini pertahanan tuan rumah. Meskipun Milan mencoba mendominasi penguasaan bola, mereka tampak kesulitan membongkar rapatnya pertahanan tim tamu. Ketidakmampuan lini tengah dalam mendistribusikan bola dengan baik membuat serangan Milan seringkali buntu. Keadaan semakin memburuk ketika kesalahan fatal terjadi di lini belakang yang menjadi kunci kehancuran tuan rumah.
Momen krusial terjadi pada menit ke-52. Kiper Milan, Lorenzo Torriani, melakukan kesalahan fatal saat menerima umpan balik dari rekannya. Bola yang terlepas dengan mudah disambar oleh Kristoffer Zachariassen sebelum akhirnya diselesaikan dengan tenang oleh Lenny Joseph untuk mengubah skor menjadi 0-1. Kegagalan Torriani dalam mengamankan bola ini menjadi titik balik yang meruntuhkan mental para pemain Milan.
Ferencvaros tidak membutuhkan waktu lama untuk menggandakan keunggulan. Pada menit ke-66, Lenny Joseph kembali menjadi momok bagi pertahanan Rossoneri. Memanfaatkan ruang kosong dan umpan matang dari Zachariassen, Joseph mencetak gol keduanya, memastikan kemenangan telak bagi tim tamu. Meski sempat unggul jumlah pemain di penghujung laga, AC Milan tetap tidak mampu membalas gol Ferencvaros.
| Statistik Pertandingan | AC Milan | Ferencvaros |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 0 | 2 |
| Posisi Klasemen | 26 | 2 |
| Poin | 3 | 12 |
| Status Laga | Kalah | Menang |
Kekalahan dalam duel ac milan vs ferencvaros ini memberikan dampak psikologis yang berat. Bek AC Milan, Koni De Winter, secara terbuka menyatakan kekecewaannya dan menyoroti masalah mental yang sedang menghantui skuad asuhan Ruben Amorim. Menurutnya, performa tim sangat kacau dan tidak sesuai dengan rencana yang telah disusun.
“Tidak ada satu pun yang berjalan sesuai rencana hari ini. Kami harus bekerja keras untuk mengatasi masalah ini, dan seluruh tim harus melakukannya. Sulit untuk berbicara sekarang,” ujar De Winter dengan nada kecewa setelah pertandingan.
Penampilan individu para pemain Milan juga menjadi sorotan tajam. Selain Torriani yang melakukan kesalahan fatal, bek Koni De Winter juga mendapat rapor merah karena dinilai kurang percaya diri dan kerap melakukan kesalahan dalam mengawal area pertahanan. Ketidakstabilan performa ini membuat posisi Milan di Liga Europa berada di ujung tanduk. Dengan hanya mengoleksi tiga poin dari empat laga, mereka kini terlempar ke posisi 26 dan terancam tersingkir dari kompetisi.
Situasi ini menjadi tantangan berat bagi pelatih Ruben Amorim untuk segera menata kembali mentalitas pemain. Setelah kemenangan manis melawan Inter Milan, kekalahan memalukan dalam laga ac milan vs ferencvaros ini menjadi peringatan keras bahwa konsistensi adalah masalah utama yang harus segera diselesaikan jika Rossoneri ingin tetap bertahan di panggung Eropa.
Kini, fokus utama AC Milan adalah segera melakukan evaluasi total terhadap lini pertahanan dan mentalitas bertanding. Tanpa perbaikan yang signifikan, perjalanan mereka di Liga Europa musim 2026/2027 dipastikan akan berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.

Leave a comment