Kabar YPU – 05 November 2026 | Kabar duka menyelimuti Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (4/11/2026) sore. Kepergian sosok pejabat yang dikenal memiliki dedikasi tinggi ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi seluruh jajaran aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, mengonfirmasi kabar tersebut. Menurut Sigit, almarhumah sempat dibawa ke RSUD Tarakan untuk mendapatkan penanganan medis awal sebelum akhirnya dipulangkan ke rumah duka. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya Atika Nur Rahmania.
Dedikasi Tanpa Henti Hingga Detik Terakhir
Salah satu hal yang paling menyentuh hati dari peristiwa ini adalah dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh almarhumah. Sebelum mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu sore, Atika Nur Rahmania diketahui masih menjalankan tugas kedinasannya. Ia sempat memberikan arahan serta motivasi kepada para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang baru saja dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Kami segenap jajaran Pemprov DKI Jakarta benar-benar kehilangan salah satu pejuang dan sahabat terbaik di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Beliau adalah sosok yang luar biasa atas segala kontribusi, dedikasi, dan tanggung jawab beliau selama bertugas,” ungkap Sigit dengan nada penuh duka.
Sigit juga menambahkan bahwa semangat kerja almarhumah diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Rekam Jejak dan Kontribusi Digital Jakarta
Sebelum menjabat sebagai kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania telah lama mengabdi dan memiliki rekam jejak yang cemerlang di berbagai posisi strategis. Ia pernah dipercaya memimpin Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta dalam periode Agustus 2018 hingga September 2022.
Selama masa kepemimpinannya di Diskominfotik, Atika dikenal sebagai motor penggerak transformasi digital di ibu kota. Beberapa capaian penting yang menjadi warisannya antara lain:
- Pengembangan superapps Jakarta Kini (JAKI) untuk integrasi layanan publik.
- Pembangunan situs web khusus tanggap COVID-19 untuk transparansi data kesehatan.
- Pengembangan sistem situs web pengawasan banjir guna membantu mitigasi bencana secara real-time.
Pengalaman luas inilah yang kemudian membentuk kapasitasnya saat memimpin Bappeda, di mana perencanaan pembangunan kota memerlukan integrasi teknologi dan data yang kuat.
Informasi Rumah Duka dan Rencana Pemakaman
Jenazah almarhumah saat ini telah disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Kompleks DKI Blok O-6, RT 017 RW 002, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Keluarga dan kerabat dekat tengah mempersiapkan segala keperluan untuk prosesi pemakaman.
Berdasarkan informasi dari pihak Pemprov DKI Jakarta, rencana pemakaman akan dilaksanakan pada esok hari di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Kelapa. Namun, kepastian waktu dan detail prosesi pemakaman masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak keluarga almarhumah.
Kepergian Atika Nur Rahmania merupakan kehilangan besar bagi Jakarta. Sosoknya bukan sekadar pejabat administratif, melainkan seorang pejuang pembangunan yang konsisten mengintegrasikan teknologi dalam setiap kebijakan demi kemudahan hidup warga Jakarta. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Leave a comment