Kabar YPU – 04 Oktober 2026 | Microsoft secara resmi telah merilis pembaruan besar bertajuk windows 11 26h2 yang menjanjikan berbagai perbaikan fitur yang telah lama dinantikan oleh para pengguna. Meskipun pembaruan ini hadir dengan ukuran file yang sangat mengejutkan, yakni hanya sekitar 174 KB untuk perangkat yang sudah rutin melakukan pembaruan, perubahan signifikan tetap terasa pada sisi fungsionalitas dan efisiensi sistem operasi tersebut.
Berbeda dengan pembaruan besar pada umumnya, 26H2 bekerja dengan cara mengaktifkan komponen-komponen yang sebenarnya sudah dikirimkan melalui pembaruan bulanan sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko gangguan sistem saat proses transisi. Meskipun demikian, Microsoft tidak lepas dari tantangan. Laporan terbaru menunjukkan adanya bug pada windows 11 26h2 yang menyebabkan beberapa aplikasi dan game mengalami crash, terutama jika aplikasi tersebut menggunakan pengodean audio AC-3 (Dolby Digital).
Fitur Utama yang Mengubah Pengalaman Pengguna
Salah satu sorotan utama dalam pembaruan ini adalah kembalinya fleksibilitas yang sempat hilang pada versi sebelumnya. Microsoft akhirnya mendengarkan keluhan pengguna dengan menghadirkan beberapa peningkatan berikut:
- Taskbar yang Dapat Dipindahkan: Pengguna kini dapat memindahkan taskbar ke sisi kiri, kanan, atau atas layar, sebuah fitur yang sangat populer di Windows 10.
- Pencarian Tanpa Bing: Melalui menu Settings, pengguna kini memiliki opsi untuk mematikan hasil pencarian Bing dan Microsoft Store di Start Menu, membuat proses pencarian menjadi lebih cepat dan fokus.
- Kustomisasi Start Menu dan Taskbar: Adanya opsi untuk menggunakan taskbar yang lebih ringkas serta pengaturan lebih mendalam pada bagian ‘All’, ‘Pinned’, dan ‘Recommended’ di Start Menu.
- Pengalaman Widgets yang Lebih Tenang: Feed berita MSN tidak lagi muncul secara otomatis saat membuka panel Widgets, mengurangi gangguan informasi yang tidak relevan.
- Peningkatan Efisiensi RAM: Laporan dari komunitas pengguna menunjukkan adanya penurunan penggunaan RAM saat startup, dengan angka pengurangan berkisar antara 1 GB hingga 3 GB pada beberapa konfigurasi perangkat.
Stabilitas dan Keamanan Sistem
Selain fitur estetika dan kenyamanan, windows 11 26h2 juga membawa perubahan pada aspek keamanan dan manajemen sistem. Microsoft telah menghapus utilitas Windows Management Instrumentation Command-line (WMIC) karena sering menjadi target serangan malware. Sebagai gantinya, perusahaan mendorong penggunaan metode yang lebih aman.
Bagi pengguna laptop lama, seperti seri ThinkPad dengan prosesor generasi kedelapan, pembaruan ini dinilai masih sangat layak untuk dijalankan. Meskipun tidak memberikan fitur eksklusif Copilot+ PC yang hanya tersedia untuk perangkat dengan chip khusus, versi ini tetap menawarkan stabilitas yang cukup untuk pekerjaan kantor dan browsing ringan. Penting bagi pengguna untuk segera melakukan update guna memastikan perangkat tetap menerima pembaruan keamanan hingga masa dukungan berakhir pada Oktober 2028 untuk edisi Home dan Pro.
| Edisi Windows 11 | Akhir Dukungan Keamanan |
|---|---|
| Home / Pro | Oktober 2028 |
| Enterprise / Education | Oktober 2029 |
Meskipun terdapat masalah terkait bug audio AC-3 dan beberapa kendala pada fitur File History, Microsoft telah berkomitmen untuk segera merilis perbaikan melalui update berikutnya. Bagi pengguna yang ingin segera mencobanya, pembaruan ini dapat dipicu secara manual melalui menu Settings > Windows Update dengan mengaktifkan opsi ‘Get the latest updates as soon as they’re available’.
Secara keseluruhan, Windows 11 26H2 merupakan langkah Microsoft untuk menyeimbangkan antara inovasi fitur dan stabilitas sistem. Meskipun tidak membawa lonjakan fitur AI yang drastis dibandingkan versi sebelumnya, perbaikan pada elemen-elemen fundamental seperti taskbar dan efisiensi memori menjadikannya pembaruan yang sangat relevan bagi pengguna yang menginginkan pengalaman Windows yang lebih bersih dan terkendali.

Leave a comment