Skip to content

Tangis Haru di Monumental: Lionel Messi Cetak Gol Perpisahan dalam Laga Argentina vs Benin

Tangis Haru di Monumental: Lionel Messi Cetak Gol Perpisahan dalam Laga Argentina vs Benin
Tangis Haru di Monumental: Lionel Messi Cetak Gol Perpisahan dalam Laga Argentina vs Benin

Kabar YPU – 07 Oktober 2026 | Suasana emosional menyelimuti Stadion Monumental saat dunia menyaksikan babak penutup dari perjalanan legendaris salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Pertandingan persahabatan antara argentina vs Benin menjadi panggung perpisahan yang tak terlupakan bagi sang kapten, Lionel Messi, yang akhirnya memutuskan untuk mengakhiri pengabdiannya bersama tim nasional.

Sejak sebelum peluit pertama dibunyikan, stadion yang dipenuhi lebih dari 85.000 penonton tersebut sudah bergemuruh memberikan penghormatan kepada ‘La Pulga’. Messi bahkan terlihat tak kuasa menahan tangis saat tiba di stadion, sebuah momen yang menunjukkan betapa dalamnya ikatan emosional antara sang pemain dengan tanah airnya. Pertandingan argentina vs Benin ini bukan sekadar laga persahabatan biasa, melainkan sebuah seremoni penghormatan bagi sosok yang telah memberikan segalanya untuk jersey Albiceleste.

Perebutan Takhta Serie A Memanas: Inter Milan Kokoh di Puncak, Juventus dan AC Milan Siap Menempel
Baca juga:
Perebutan Takhta Serie A Memanas: Inter Milan Kokoh di Puncak, Juventus dan AC Milan Siap Menempel

Jalannya Pertandingan: Dominasi Albiceleste

Meskipun babak pertama berjalan cukup alot dengan skor kacamata 0-0, Argentina menunjukkan dominasi yang luar biasa secara statistik. Tim asuhan pelatih Argentina mengontrol jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai 64 persen, sementara Benin hanya mampu menguasai 36 persen sisa permainan. Berikut adalah ringkasan statistik pada babak pertama:

Statistik Argentina Benin
Penguasaan Bola 64% 36%
Total Tembakan 8 7
Tembakan ke Gawang 4 2
Jumlah Serangan 91 18
Tendangan Sudut 4 1

Memasuki babak kedua, intensitas serangan Argentina meningkat tajam. Gol pembuka tercipta hanya dua menit setelah babak kedua dimulai melalui sundulan Nicolás Otamendi yang memanfaatkan umpan sepak pojok dari Lionel Messi. Keunggulan 1-0 ini kemudian diperlebar oleh gol cantik dari pemain muda, Nicolás Paz, pada menit ke-16 setelah ia melakukan penetrasi sendirian ke jantung pertahanan lawan.

Kejutan di AFAS Stadion: Duel az vs willem ii Berakhir Imbang, Rantai Kemenangan AZ Alkmaar Terhenti!
Baca juga:
Kejutan di AFAS Stadion: Duel az vs willem ii Berakhir Imbang, Rantai Kemenangan AZ Alkmaar Terhenti!

Momen Magis: Gol Terakhir Sang Legenda

Puncak emosi penonton pecah pada menit ke-25. Dalam laga argentina vs Benin ini, Argentina mendapatkan hadiah penalti. Tanpa ragu, Messi maju sebagai eksekutor. Dengan ketenangan khasnya, ia melepaskan tembakan keras dan akurat yang menggetarkan jala gawang Dandjinou. Gol tersebut merupakan gol ke-126 Messi bersama tim nasional, sekaligus menjadi catatan manis dalam sejarah sepak bola dunia.

Sepanjang sisa pertandingan, Messi terus menunjukkan kelasnya. Ia sempat mendapatkan kesempatan melalui tendangan bebas di detik-detik terakhir, namun bola hanya melenceng tipis. Meski demikian, kemenangan 3-0 yang diraih dalam laga argentina vs Benin ini sudah lebih dari cukup untuk merayakan akhir dari sebuah era.

Misi Azerbaijan Taklukkan Benteng Liechtenstein: Kunci Kemenangan di UEFA Nations League
Baca juga:
Misi Azerbaijan Taklukkan Benteng Liechtenstein: Kunci Kemenangan di UEFA Nations League

Dalam pesan perpisahannya yang viral sebelum laga, Messi mengungkapkan perasaan mendalamnya: “Tiba waktunya. Saya pergi dengan damai, saya telah memberikan segalanya. Jersey ini adalah impian, kebanggaan, dan hidup saya. Terima kasih telah mencintai saya begitu banyak, saya akan merindukan kalian.”

Laga ini ditutup dengan standing ovation yang tak kunjung usai dari seluruh pendukung di Stadion Monumental. Perpisahan Lionel Messi dengan tim nasional bukan sekadar berakhirnya karier seorang pemain, melainkan berakhirnya sebuah babak emas dalam sejarah sepak bola Argentina yang akan terus dikenang oleh generasi mendatang.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan