Skip to content

Skandal Besar Piala AFF 2026: Pemain Timnas Laos Ditangkap Terkait Dugaan Pengaturan Skor

Skandal Besar Piala AFF 2026: Pemain Timnas Laos Ditangkap Terkait Dugaan Pengaturan Skor
Skandal Besar Piala AFF 2026: Pemain Timnas Laos Ditangkap Terkait Dugaan Pengaturan Skor

Kabar YPU – 10 Oktober 2026 | Dunia sepak bola Asia Tenggara tengah diguncang oleh skandal besar yang melibatkan dugaan manipulasi pertandingan. Kabar mengejutkan datang dari tim nasional sepak bola laos, di mana salah satu pemain sayapnya, Soukphachan Lueanthala, dilaporkan telah ditangkap oleh pihak kepolisian. Penangkapan ini berkaitan erat dengan dugaan keterlibatan dalam praktik pengaturan skor (match-fixing) yang terjadi selama gelaran ASEAN Championship 2026 atau yang lebih dikenal sebagai Piala AFF.

Kasus ini mencuat setelah Federasi Sepak Bola Laos (Lao Football Federation/LFF) melakukan investigasi mendalam terhadap indikasi penyuapan, perjudian ilegal, dan manipulasi hasil pertandingan. Temuan dari penyelidikan internal tersebut kemudian diserahkan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti secara hukum. Berdasarkan laporan investigasi, Lueanthala diduga memiliki peran sentral dalam mengoordinasikan operasi pengaturan skor tersebut, bertindak sebagai penghubung antara pihak luar dengan pemain lainnya.

Penalti Menit 90+9 Selamatkan Liverpool, Newcastle United Gagal Tahan The Reds di Liga Inggris, Drama Menjelang Akhir Pertandingan
Baca juga:
Penalti Menit 90+9 Selamatkan Liverpool, Newcastle United Gagal Tahan The Reds di Liga Inggris, Drama Menjelang Akhir Pertandingan

Keterlibatan Sindikat Perjudian Internasional

Dugaan kuat mengarah pada adanya keterlibatan sindikat perjudian ilegal yang diyakini bermarkas di Vietnam. Lueanthala, yang juga merupakan pemain untuk klub Salavan United di kompetisi domestik, diduga membantu mengorganisir operasi tersebut agar selaras dengan kepentingan taruhan. Penangkapan ini dilakukan setelah kepolisian melakukan interogasi terhadap sejumlah pemain tim nasional sepak bola laos sesaat setelah skuad tersebut kembali dari laga terakhir mereka di fase grup pada awal Agustus lalu.

Meskipun hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi status hukum terakhir dari Lueanthala, laporan menyebutkan bahwa pemain tersebut saat ini tengah berada dalam tahanan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus ini menjadi perhatian serius bagi otoritas sepak bola karena berpotensi merusak integritas kompetisi di kawasan ASEAN.

Catatan Buruk Performa di Piala AFF 2026

Munculnya dugaan pengaturan skor ini juga bertepatan dengan performa yang sangat merosot dari tim nasional sepak bola laos selama turnamen berlangsung. Tim yang dijuluki Thim Xad tersebut mencatatkan rekor yang sangat memprihatinkan di Grup B, di mana mereka tidak berhasil meraih satu poin pun. Berikut adalah rincian hasil pertandingan tim Laos pada fase grup tersebut:

Final FIFA ASEAN Cup 2026: Misi Garuda Taklukkan Thailand di GBK dan Sorotan Ballon d’Or Dunia
Baca juga:
Final FIFA ASEAN Cup 2026: Misi Garuda Taklukkan Thailand di GBK dan Sorotan Ballon d’Or Dunia
Lawan Skor Akhir Status
Thailand 0 – 5 Kalah
Malaysia 0 – 4 Kalah
Filipina 1 – 4 Kalah
Myanmar 2 – 7 Kalah

Dengan total kebobolan sebanyak 20 gol dan catatan nol poin, kegagalan tersebut memicu kecurigaan publik mengenai adanya ketidakberesan di lapangan. Namun, pihak berwenang menegaskan bahwa kekalahan telak tidak secara otomatis menjadi bukti pengaturan skor; diperlukan bukti konkret dari hasil pemeriksaan untuk membuktikan keterlibatan pemain secara hukum.

Sejarah Kelam Pengaturan Skor di Laos

Skandal yang menimpa tim nasional sepak bola laos kali ini seolah membuka kembali luka lama sepak bola negara tersebut. Kasus ini mengingatkan publik pada insiden serupa yang melibatkan pemain Thipponexay Inthavongsa. Pada tahun 2020, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menjatuhkan sanksi larangan beraktivitas seumur hidup kepada Inthavongsa akibat keterlibatannya dalam pengaturan skor antara Laos melawan Hong Kong pada tahun 2017.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Federasi Sepak Bola Laos (LFF), Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), maupun Federasi Sepak Bola AFF masih belum memberikan komentar resmi terkait perkembangan terbaru kasus Lueanthala. Publik kini menunggu langkah tegas dari otoritas sepak bola untuk membersihkan sepak bola Asia Tenggara dari praktik ilegal yang merugikan integritas olahraga ini.

Elkan Baggott Siap Membuat Debut Gemilang di Carabao Cup Bersama Millwall, Peluang Besar Menanti
Baca juga:
Elkan Baggott Siap Membuat Debut Gemilang di Carabao Cup Bersama Millwall, Peluang Besar Menanti

Secara keseluruhan, penangkapan ini menjadi peringatan keras bagi seluruh elemen sepak bola di kawasan ASEAN. Jika terbukti bersalah, kasus ini tidak hanya akan menghancurkan karier individu pemain yang terlibat, tetapi juga dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap reputasi sepak bola Laos di mata internasional.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan