Skip to content

Sinergi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Wilayah: Jawa Timur Jadi Pilar Utama Swasembada Nasional

Sinergi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Wilayah: Jawa Timur Jadi Pilar Utama Swasembada Nasional
Sinergi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Wilayah: Jawa Timur Jadi Pilar Utama Swasembada Nasional

Kabar YPU – 13 Oktober 2026 | Jawa Timur kembali membuktikan peran strategisnya dalam menjaga stabilitas nasional, baik dari sisi kedaulatan pangan maupun keamanan wilayah. Di tengah momentum peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, berbagai sektor menunjukkan capaian luar biasa, mulai dari rekor pengadaan pangan hingga penguatan koordinasi keamanan yang melibatkan kepolisian daerah jawa timur dalam mendukung program-program strategis pemerintah pusat.

Perum BULOG baru saja mencatatkan sejarah baru dengan berhasil menyerap gabah dan beras dalam negeri sebanyak 4.131.492 ton setara beras hingga 11 Oktober 2026. Capaian ini melampaui target nasional sebesar 4 juta ton atau mencapai 103,29 persen. Menariknya, Jawa Timur menjadi tulang punggung utama dalam pencapaian rekor ini dengan menyumbang 979.817 ton atau sekitar 23,7 persen dari total pengadaan nasional. Keberhasilan ini merupakan manifestasi dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional.

Basarnas meluncurkan operasi pencarian di Pandeglang, menargetkan kapal cepat yang membawa rombongan jurnalis yang kehilangan kontak
Baca juga:
Basarnas meluncurkan operasi pencarian di Pandeglang, menargetkan kapal cepat yang membawa rombongan jurnalis yang kehilangan kontak

Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar angka, melainkan hasil kerja keras kolektif. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara petani, pemerintah daerah, hingga aparat keamanan. Dalam hal ini, peran kepolisian daerah jawa timur melalui dukungan Tim Jemput Pangan menjadi salah satu faktor kunci yang memperlancar penyerapan hasil panen hingga ke sentra-sentra produksi di pelosok desa.

Indikator Capaian Nasional Jawa Timur
Total Pengadaan (Ton) 4.131.492 979.817
Persentase Target 103,29% 110,85%
Kontribusi terhadap Nasional 100% 23,7%

Selain aspek pangan, stabilitas organisasi di tingkat keamanan juga mengalami dinamika penting. Kepolisian daerah jawa timur baru saja melakukan penyegaran kepemimpinan pada awal Oktober 2026. Irjen Pol Dekananto Eko Purwono resmi menjabat sebagai Kapolda Jatim menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto. Perubahan kepemimpinan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi kewilayahan yang mencakup 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur, guna memastikan seluruh program pembangunan daerah berjalan aman dan kondusif.

Penembakan di Swiss menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya, memicu kecaman internasional serta seruan peninjauan kembali kebijakan keamanan publik
Baca juga:
Penembakan di Swiss menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya, memicu kecaman internasional serta seruan peninjauan kembali kebijakan keamanan publik

Sinergi antarlembaga ini juga menjadi sorotan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah. Dalam forum tersebut, ditekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada harmonisasi kebijakan fiskal dan stabilitas keamanan. Pihak kepolisian daerah jawa timur memegang peranan krusial dalam menjaga integritas tata kelola pemerintahan, termasuk dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh Polri, Kejaksaan, dan KPK, sehingga anggaran pembangunan dapat terserap secara efektif untuk kepentingan masyarakat.

Sejalan dengan itu, Pemerintah Kota Surabaya di bawah kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangka HUT ke-81 Jatim. Surabaya diposisikan sebagai gerbang logistik utama untuk konektivitas Indonesia Timur. Kelancaran arus barang dan kemudahan perizinan menjadi prioritas untuk menggerakkan ekonomi lokal dan UMKM, yang tentunya memerlukan dukungan pengamanan wilayah dari kepolisian daerah jawa timur agar distribusi logistik tidak terhambat.

Misteri Hilangnya Speedboat Arupadhatu 1: Pencarian 8 Orang di Selat Sunda Masih Nihil di Hari Kedelapan
Baca juga:
Misteri Hilangnya Speedboat Arupadhatu 1: Pencarian 8 Orang di Selat Sunda Masih Nihil di Hari Kedelapan

Secara keseluruhan, Jawa Timur menunjukkan performa yang solid sebagai motor penggerak ekonomi dan ketahanan nasional. Dengan kombinasi produktivitas pertanian yang tinggi, kepemimpinan kepolisian yang baru, serta sinergi pemerintah kota yang kuat, provinsi ini berada di jalur yang tepat untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui swasembada pangan dan stabilitas keamanan yang berkelanjutan.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan