Kabar YPU – 11 Oktober 2026 | Masa depan kiper Timnas Indonesia, maarten paes, di klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, kini tengah menjadi sorotan tajam. Legenda Manchester United sekaligus mantan CEO Ajax, Edwin van der Sar, memberikan pandangan mendalam mengenai situasi sulit yang tengah dihadapi penjaga gawang berbakat tersebut. Persaingan ketat di bawah mistar gawang Ajax kini semakin memanas menyusul langkah strategis manajemen klub dalam memperkuat lini pertahanan mereka.
Kondisi yang menantang ini bermula dari keputusan Ajax untuk mendatangkan Marc-André ter Stegen dari FC Barcelona dengan status pinjaman. Kehadiran kiper berpengalaman asal Jerman tersebut secara otomatis menggeser posisi dominan yang sebelumnya dipegang oleh Paes. Dalam sebuah acara temu sapa di Jakarta Selatan pada Sabtu (10/10/2026), Van der Sar tidak menampik bahwa situasi ini sangat berat bagi sang pemain.
“Ter Stegen adalah penjaga gawang yang sangat bagus, jadi situasinya cukup sulit bagi Maarten. Namun, sangat bagus bahwa sekarang dia bermain di Ajax,” ujar Van der Sar kepada awak media.
Berdasarkan data performa pada musim 2026/2027, terlihat perbedaan signifikan dalam menit bermain kedua kiper tersebut. Berikut adalah perbandingan statistik penampilan mereka sejauh ini:
Padahal, jika menilik rekam jejaknya sejak didatangkan dari FC Dallas pada Februari 2026, maarten paes sempat menjadi pilihan utama yang tak tergantikan. Pada paruh kedua musim sebelumnya, ia menunjukkan konsistensi luar biasa dengan mencatatkan 13 penampilan, yang terdiri dari 11 laga di kompetisi Liga Belanda dan dua laga krusial di babak play-off UEFA Conference League.
Van der Sar, yang memiliki pengalaman luas memenangkan Liga Inggris dan Liga Champions bersama Manchester United, menekankan bahwa meski persaingan ini berat, bermain di klub sekaliber Ajax tetap merupakan batu loncatan emas bagi karier profesionalnya. Ia bahkan mengaku telah menjalin komunikasi langsung dengan maarten paes, terutama setelah prestasi gemilang Timnas Indonesia yang berhasil menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Selain membahas teknis persaingan di klub, Van der Sar juga menyoroti hubungan emosional dan budaya antara Indonesia dan Belanda. Ia melihat adanya kemiripan dalam kecintaan terhadap tradisi di kedua negara, yang tercermin dari banyaknya pemain keturunan yang kini memperkuat skuad Garuda. Keberhasilan Timnas Indonesia di kancah regional pun mendapat apresiasi tinggi dari sang legenda.
Kini, tantangan besar menanti maarten paes untuk membuktikan kualitasnya dan merebut kembali posisi utama di Ajax. Kemampuan mental dan konsistensi dalam latihan akan menjadi kunci utama apakah ia mampu menggeser dominasi Ter Stegen di bawah mistar gawang Ajax Amsterdam.
Leave a comment