Skip to content

Era Baru Korps Bhayangkara: DPR RI Resmi Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru

Era Baru Korps Bhayangkara: DPR RI Resmi Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru
Era Baru Korps Bhayangkara: DPR RI Resmi Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru

Kabar YPU – 01 Oktober 2026 | Dunia kepolisian Indonesia memasuki babak baru setelah DPR RI secara resmi memberikan restu kepada Komjen Pol suyudi ario seto untuk menjabat sebagai Kapolri yang baru. Keputusan besar ini diambil dalam Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026). Pengangkatan ini menandai berakhirnya masa tugas Jenderal Listyo Sigit Prabowo di pucuk pimpinan Korps Bhayangkara.

Proses pengesahan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani, berlangsung dengan khidmat. Sebelum sampai pada tahap paripurna, Komjen Pol Suyudi Ario Seto telah melewati tahapan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi III DPR RI. Meskipun proses uji kelayakan tersebut berlangsung relatif singkat, yakni hanya sekitar 30 menit, namun konsensus bulat telah dicapai oleh seluruh anggota dewan untuk menetapkan beliau sebagai calon tunggal.

31 Ton Logistik dan 500 Pompa Air Dikirim ke NTT serta Kalimantan, Upaya Besar Pemerintah Tangani Bencana Alam
Baca juga:
31 Ton Logistik dan 500 Pompa Air Dikirim ke NTT serta Kalimantan, Upaya Besar Pemerintah Tangani Bencana Alam

Dalam momen pengambilan keputusan, Puan Maharani meminta persetujuan seluruh anggota dewan melalui forum resmi. “Selanjutnya kami meminta persetujuan pengangkatan Komjen Suyudi Ario Seto, sebagai Kapolri apakah dapat disetujui?” tanya Puan. Suasana sidang seketika riuh dengan sahutan “Setuju” dari para anggota dewan yang kemudian disusul dengan ketukan palu tanda pengesahan resmi.

Visi Transformasi: Polisi Bersama Masyarakat

Sebagai calon pemimpin tertinggi Polri, suyudi ario seto tidak hanya datang dengan jabatan, tetapi juga dengan membawa misi perubahan yang fundamental. Dalam paparan di hadapan Komisi III, ia memperkenalkan doktrin utama bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”. Doktrin ini dirancang untuk menjadi arah transformasi Polri yang menempatkan kepentingan dan suara masyarakat sebagai pusat dari segala orientasi tugas kepolisian.

Beliau menekankan bahwa Polri harus melakukan pembenahan internal secara masif tanpa mengabaikan capaian-capaian positif yang telah diukir oleh kepemimpinan sebelumnya. Strategi transformasi yang diusung oleh suyudi ario seto mencakup lima rangkaian utama yang terstruktur, yaitu:

Dilema Kartu Tanda Penduduk: Dari Isu Penahanan Dokumen Hingga Ancaman Pinjol Ilegal
Baca juga:
Dilema Kartu Tanda Penduduk: Dari Isu Penahanan Dokumen Hingga Ancaman Pinjol Ilegal
  • Analisis mendalam terhadap situasi nasional terkini.
  • Pemetaan lingkungan strategis yang memengaruhi keamanan negara.
  • Evaluasi terhadap capaian kinerja serta penyerapan suara masyarakat.
  • Perumusan arah transformasi Polri yang komprehensif.
  • Penyusunan program kerja 100 hari pertama serta rencana keberlanjutan hingga tahun 2029.

Selain fokus pada keamanan domestik, mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) ini juga mengaitkan peran Polri dengan visi besar bangsa, yaitu Indonesia Emas 2045. Menurutnya, stabilitas keamanan dan kepastian hukum adalah fondasi utama yang dibutuhkan untuk mendukung transformasi sosial, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan yang adil di masa depan.

Program Kerja dan Langkah Selanjutnya

Dalam agenda kerjanya, terdapat beberapa fokus utama yang akan menjadi prioritas kepemimpinan suyudi ario seto ke depan. Berikut adalah ringkasan rencana aksi yang telah dipaparkan:

Fokus Utama Tujuan Strategis
Berantas Pungli Meningkatkan integritas dan kepercayaan publik terhadap institusi.
Penguatan Penegakan Hukum Menjamin kepastian hukum yang adil dan transparan bagi seluruh warga.
Transformasi Sosial Mendukung stabilitas nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Pembenahan Internal Memperkuat tata kelola organisasi Polri yang lebih modern.

Dengan selesainya proses di DPR, langkah berikutnya adalah prosesi pelantikan resmi oleh Presiden Prabowo Subianto. Masyarakat kini menanti bagaimana implementasi nyata dari doktrin “Polisi Bersama Masyarakat” yang dijanjikan oleh Kapolri terpilih dalam menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh penjuru tanah air.

Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Akibat Minyak Dunia, Masyarakat Mulai Beralih ke BBM Subsidi
Baca juga:
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Akibat Minyak Dunia, Masyarakat Mulai Beralih ke BBM Subsidi

Secara keseluruhan, pergantian kepemimpinan ini diharapkan mampu membawa angin segar bagi institusi Polri. Dengan kombinasi pengalaman di BNN dan visi transformasi yang kuat, Suyudi Ario Seto diharapkan mampu menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks di era digital dan geopolitik yang dinamis, sembari tetap menjaga kedekatan emosional dengan masyarakat luas.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan