Skip to content

Drama Menit Akhir! Tendangan Penalti Josip Brekalo Amankan Puncak Klasemen Hertha Berlin

Drama Menit Akhir! Tendangan Penalti Josip Brekalo Amankan Puncak Klasemen Hertha Berlin
Drama Menit Akhir! Tendangan Penalti Josip Brekalo Amankan Puncak Klasemen Hertha Berlin

Kabar YPU – 25 Oktober 2026 | Pertandingan dramatis tersaji di Olympiastadion saat hertha berlin harus berjuang ekstra keras untuk mengamankan tiga poin krusial dalam lanjutan pekan ke-9 2. Bundesliga. Dalam laga yang penuh tensi melawan Arminia Bielefeld, kemenangan tipis 1-0 diraih berkat eksekusi penalti dingin dari sang kapten, Josip Brekalo, tepat di masa injury time pertandingan.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Hertha Berlin langsung mengambil inisiatif serangan untuk menekan pertahanan tim tamu. Sebastian Grönning hampir saja membuka keunggulan pada menit kedua melalui peluang emas, namun kiper Arminia Bielefeld, Jonas Kersken, tampil sigap melakukan penyelamatan. Tidak hanya itu, pada menit ke-16, Maximilian Großer juga harus bekerja keras melakukan sapuan krusial di garis gawang untuk mencegah gol yang seharusnya tercipta dari skema serangan balik cepat.

Drama Tanpa Gol di Abe Lenstra Stadion: Heerenveen Gagal Taklukkan Perlawanan Gigih Telstar
Baca juga:
Drama Tanpa Gol di Abe Lenstra Stadion: Heerenveen Gagal Taklukkan Perlawanan Gigih Telstar

Meskipun mendominasi penguasaan bola, Hertha Berlin sempat kesulitan menembus tembok pertahanan Bielefeld yang bermain sangat disiplin dan rapat. Setiap upaya serangan dari pemain seperti Oluwaseun Adewumi selalu berhasil dipatahkan oleh koordinasi lini belakang tim tamu. Ketegangan sempat memuncak pada menit ke-85 ketika sebuah tembakan dari Gouram meluncur ke dalam gawang, namun wasit melalui bantuan VAR membatalkan gol tersebut karena adanya pelanggaran tangan oleh pemain bertahan Bielefeld, Luca Schuler.

Drama yang sebenarnya terjadi pada masa injury time (menit ke-90+3). Sebuah situasi sepak pojok dari sisi kiri memicu kekacauan di kotak penalti. Maximilian Großer, pemain bertahan Hertha, tanpa sengaja menyentuh bola dengan tangannya saat mencoba menghalau bola. Keputusan wasisi untuk menunjuk titik putih menjadi momen krusial yang mengubah jalannya laga. Josip Brekalo, yang memikul tanggung jawab besar sebagai kapten, maju sebagai eksekutor. Dengan ketenangan luar biasa, ia melepaskan tembakan keras ke sudut kiri bawah gawang, membuat kiper lawan tak berdaya.

Derby Manchester Memanas: Phil Foden Kartu Merah dan Dominasi Erling Haaland di Old Trafford
Baca juga:
Derby Manchester Memanas: Phil Foden Kartu Merah dan Dominasi Erling Haaland di Old Trafford

Kemenangan ini membawa dampak besar bagi posisi Hertha Berlin di klasemen sementara. Berikut adalah ringkasan performa tim pada pertandingan ini:

Statistik Pertandingan Detail
Skor Akhir 1 – 0
Pencetak Gol Josip Brekalo (90+3′)
Status Tim Tak Terkalahkan (8 kemenangan dari 9 laga)
Posisi Klasemen Pemimpin Klasemen (25 Poin)

Setelah pertandingan berakhir, pelatih Hertha Berlin, Stefan Leitl, mengungkapkan rasa bangganya atas mentalitas para pemainnya. Ia menyatakan bahwa keyakinan tim tetap terjaga meskipun menghadapi lawan yang sulit. Di sisi lain, Direktur Olahraga Benjamin Weber memuji kegigihan tim yang tetap bertahan meski sempat mengalami kebuntuan dalam menciptakan gol. Sementara itu, kapten tim Paul Seguin mengakui bahwa penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim, namun ia merasa sangat senang dengan hasil yang diraih.

Chaos di Vallecas: Protes Suporter Rayo Vallecano Paksa Pertandingan Melawan Athletic Bilbao Dihentikan
Baca juga:
Chaos di Vallecas: Protes Suporter Rayo Vallecano Paksa Pertandingan Melawan Athletic Bilbao Dihentikan

Dengan tambahan tiga poin ini, jarak Hertha Berlin dengan para pesaing di papan atas semakin melebar. Keberhasilan mengamankan kemenangan di saat-saat kritis menunjukkan kematangan mental skuad asuhan Leitl dalam mengejar ambisi kembali ke kasta tertinggi sepak bola Jerman. Fokus tim kini akan beralih ke laga berikutnya untuk menjaga konsistensi performa mereka di puncak klasemen.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan