Kabar YPU – 31 Oktober 2026 | Pertandingan sengit tersaji dalam lanjutan pekan kedelapan Pegadaian Championship 2026/2027 yang mempertemukan dua tim kuat asal Sumatera. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi pada Jumat (30/10/2026) malam, sumsel united fc harus mengakui keunggulan Semen Padang FC dengan skor tipis 1-0 lewat gol dramatis di penghujung laga.
Sejak peluit pertama dibunyikan, jalannya pertandingan berjalan sangat ketat. Tim tamu, sumsel united fc, yang dijuluki Laskar Juaro, sebenarnya tampil cukup dominan pada babak pertama. Mereka mampu mengimbangi permainan tuan rumah dan beberapa kali menciptakan peluang emas. Salah satu momen paling krusial terjadi menjelang turun minum ketika sepakan keras Kenneth Ngwoke membentur tiang gawang, yang membuat skor tetap kacamata hingga jeda babak pertama.
Memasuki babak kedua, dinamika pertandingan berubah drastis. Pada menit ke-55, nasib buruk menimpa sumsel united fc setelah pemain bertahan mereka, Wafa Habiby, menerima kartu kuning kedua yang berujung pada kartu merah. Bermain dengan hanya 10 pemain memaksa strategi tim harus berubah total, dari yang semula mencoba menekan menjadi fokus pada pertahanan rapat untuk meredam gempuran lawan.
Pelatih Semen Padang FC, Stefano Cugurra, yang akrab disapa Teco, merespons kekurangan jumlah pemain lawan dengan melakukan perubahan taktik yang agresif. Ia memasukkan sejumlah pemain menyerang seperti Bruno Batista, Mofor, dan Zul untuk meningkatkan intensitas serangan di sektor sayap. Strategi ini terbukti efektif membongkar kedisiplinan lini belakang sumsel united fc yang bermain sangat bertahan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-89. Memanfaatkan umpan silang akurat dari Rezaldi Hehanussa, Junior Batista melompat tinggi dan menyundul bola dengan sempurna ke dalam gawang. Gol tunggal tersebut memastikan kemenangan bagi skuat Kabau Sirah sekaligus memperpanjang tren positif mereka di kompetisi ini.
Usai pertandingan, suasana di ruang konferensi pers diwarnai dengan beragam reaksi. Pelatih Semen Padang FC, Stefano Cugurra, menyatakan kepuasannya atas mental baja anak asuhnya yang terus menekan hingga detik terakhir. Sementara itu, pelatih sumsel united fc, M. Nasuha, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya. Selain karena kartu merah yang diterima pemainnya, Nasuha juga menyoroti keputusan wasit terkait insiden di kotak penalti yang melibatkan Kenneth Ngwoke.
Nasuha mengungkapkan bahwa timnya sempat meminta penalti setelah melihat insiden di area terlarang, namun setelah dilakukan pengecekan VAR, wasit memutuskan bahwa terjadi posisi offside sehingga peluang tersebut dibatalkan. Meskipun merasa dirugikan oleh beberapa keputusan krusial, Nasuha tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya yang telah berjuang luar biasa meski harus bermain dengan kekurangan pemain.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar bagi manajemen dan tim pelatih sumsel united fc untuk memperbaiki kedisiplinan dan strategi dalam menghadapi laga-laga berikutnya. Di sisi lain, kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Semen Padang FC untuk terus mendaki papan klasemen Pegadaian Championship musim ini.

Leave a comment