Skip to content

Drama dan Rekor Pecah di MotoGP Mandalika 2026: Kemenangan Bezzecchi hingga Gelar Juara Dunia Quiles

Drama dan Rekor Pecah di MotoGP Mandalika 2026: Kemenangan Bezzecchi hingga Gelar Juara Dunia Quiles
Drama dan Rekor Pecah di MotoGP Mandalika 2026: Kemenangan Bezzecchi hingga Gelar Juara Dunia Quiles

Kabar YPU – 14 Oktober 2026 | Gelaran bergengsi MotoGP Mandalika 2026 telah resmi berakhir dengan menyisakan berbagai cerita ikonik, mulai dari aksi selebrasi yang unik, drama perselisihan di lintasan, hingga pecahnya rekor jumlah penonton yang luar biasa. Perhelatan balap motor kelas dunia ini tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan, tetapi juga menjadi panggung emosi bagi para pembalap papan atas dunia di Sirkuit Mandalika, Lombok.

Salah satu sorotan utama dalam seri MotoGP Mandalika 2026 kali ini adalah dominasi pembalap Aprilia. Marco Bezzecchi tampil gemilang dengan berhasil merebut posisi terdepan dari Raul Fernandez saat balapan menyisakan sembilan putaran terakhir. Kemenangan ini menjadi sangat spesial bagi Bezzecchi karena merupakan kemenangan kelimanya musim ini, sekaligus mengakhiri periode sulit yang ia alami pada beberapa seri sebelumnya. Tak hanya Bezzecchi, performa Aprilia terlihat sangat solid dengan menempatkan empat pembalap di posisi empat besar, termasuk Ai Ogura di urutan keempat.

BRI Super League: Persebaya berjuang keras namun akhirnya takluk melawan sepuluh pemain PSIM
Baca juga:
BRI Super League: Persebaya berjuang keras namun akhirnya takluk melawan sepuluh pemain PSIM

Keunikan terjadi saat putaran pendinginan (cooling down lap), di mana Marco Bezzecchi melakukan selebrasi tidak biasa dengan membawa alat penggiling lada. Aksi konyol yang ternyata merupakan ide candaan bersama Kimi Antonelli ini berhasil mencuri perhatian penggemar dan menjadi momen paling berkesan di sirkuit. Sementara itu, podium utama dilengkapi oleh Raul Fernandez di posisi kedua dan Jorge Martin di posisi ketiga.

Posisi Pembalap Tim/Motor
1 Marco Bezzecchi Aprilia
2 Raul Fernandez Aprilia
3 Jorge Martin Ducati
4 Ai Ogura Aprilia
6 Marc Marquez Ducati Lenovo

Di kelas Moto3, persaingan juga berakhir dengan sangat dramatis. Maximo Quiles dari CFMoto Aspar Team berhasil mengunci gelar juara dunia Moto3 2026 setelah tampil dominan di Mandalika. Quiles yang memulai balapan dari posisi keenam mampu melesat ke depan sejak lap ketiga dan mempertahankan keunggulannya hingga finis. Dengan kemenangan ini, Quiles mengoleksi 10 kemenangan musim ini dan memastikan gelar juara dunia dengan lima seri tersisa. Di sisi lain, pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Pratama, berhasil menuntaskan balapan di posisi keenam, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi Honda Team Asia di tanah air.

Tiga poin krusial yang harus diperbaiki Timnas Indonesia U-20 menjelang duel melawan Laos di kualifikasi Piala Asia U-20 2027, agar performa tim tetap kompetitif dan berpeluang menang
Baca juga:
Tiga poin krusial yang harus diperbaiki Timnas Indonesia U-20 menjelang duel melawan Laos di kualifikasi Piala Asia U-20 2027, agar performa tim tetap kompetitif dan berpeluang menang

Namun, di balik kemeriahan podium, terselip insiden panas yang melibatkan Alex Rins. Pembalap Yamaha tersebut terlibat perselisihan dengan seorang marshal setelah mengalami insiden terjatuh pada hari Jumat. Rins merasa kecewa karena petugas marshal yang menggunakan skuter tidak bersedia mengantarnya kembali ke garasi, yang memicu reaksi emosional dari pembalap Spanyol tersebut. Meski Rins telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas tindakannya, ia berharap pihak marshal juga dapat memberikan permintaan maaf serupa demi keadilan situasi di lapangan.

Sisi positif lainnya datang dari Marc Marquez. Setelah empat kali gagal menuntaskan balapan utama di Mandalika sejak tahun 2022, sang bintang Ducati Lenovo akhirnya berhasil finis di posisi keenam. Keberhasilan ini disinyalir berkaitan dengan tradisi doa ‘sembeq’ yang dilakukan masyarakat Sasak, yang memberikan energi positif bagi para pembalap. Secara keseluruhan, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 mencatatkan rekor kehadiran penonton sebanyak 157.875 orang, meningkat 12,5 persen dari tahun sebelumnya. Capaian ini membuktikan bahwa Mandalika semakin mendunia dan menjadi destinasi utama ajang olahraga internasional.

Gelombang Kejuaraan Dunia: Dari Jakarta hingga Jepang, Panggung Olahraga Global Mulai Membara!
Baca juga:
Gelombang Kejuaraan Dunia: Dari Jakarta hingga Jepang, Panggung Olahraga Global Mulai Membara!

Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini memberikan dampak besar bagi pariwisata Nusa Tenggara Barat. Dengan jumlah penonton yang memecahkan rekor, Indonesia menunjukkan kemampuannya dalam mengelola event berskala global dengan standar dunia, sekaligus memperkuat posisi Mandalika sebagai sirkuit kelas dunia yang selalu dinantikan oleh para pecinta otomotif mancanegara.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan