Skip to content

Drama Adu Penalti di Yokohama: Jepang Bungkam Ecuador dan Melaju ke Final Kirin Cup

Kabar YPU – 02 Oktober 2026 | Pertandingan sengit tersaji dalam laga persahabatan bertajuk semifinal Kirin Cup 2026 yang mempertemukan tuan rumah Jepang melawan kekuatan Amerika Selatan, Ecuador. Dalam duel japan vs ecuador yang berlangsung di Nissan Stadium, Yokohama, pada Kamis (1/10/2026), kedua tim harus puas bermain imbang tanpa gol selama 90 menit waktu normal. Namun, drama sesungguhnya justru terjadi saat babak adu penalti, di mana Jepang berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 5-4.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Ecuador yang berada di peringkat 25 FIFA langsung menunjukkan taringnya. Menggunakan formasi 4-1-4-1, tim asuhan pelatih Ecuador tampil agresif dengan tempo serangan balik yang cepat, memaksa lini pertahanan Jepang bekerja ekstra keras. Di sisi lain, Jepang di bawah komando Hajime Moriyasu mencoba merespons dengan formasi 3-4-2-1. Meskipun sempat memberikan ancaman lewat umpan silang tajam Doan Ritsu pada menit ke-31, penyelesaian akhir Tanimura Gaina belum cukup klinis untuk memecah kebuntuan.

Benarkah Shayne Pattynama Segera Gabung Arema FC? Shin Tae-yong Akhirnya Buka Suara!
Baca juga:
Benarkah Shayne Pattynama Segera Gabung Arema FC? Shin Tae-yong Akhirnya Buka Suara!

Salah satu sorotan utama dalam laga japan vs ecuador ini adalah performa Ao Tanaka. Gelandang milik Leeds United tersebut mendapatkan kepercayaan untuk bermain sebagai starter setelah sebelumnya hanya menjadi pemain pengganti dalam laga melawan Venezuela dan Uruguay. Tanaka tampil disiplin dan menunjukkan kerja keras di lini tengah selama hampir 80 menit sebelum akhirnya ditarik keluar oleh Moriyasu untuk digantikan oleh Maeda Daizen pada menit ke-79. Performa Tanaka ini menjadi catatan positif bagi klubnya, Leeds United, yang tengah memantau kondisi fisiknya menjelang kembalinya kompetisi liga.

Memasuki babak kedua, Moriyasu melakukan beberapa perubahan taktis untuk membongkar pertahanan rapat Ecuador. Ia memasukkan striker Ayase Ueda di awal babak kedua, serta Junnosuke Suzuki, Junya Ito, dan Daichi Kamada di pertengahan babak. Upaya Jepang mulai terlihat ketika Junya Ito melepaskan tembakan keras pada menit ke-77, namun bola masih melenceng dari gawang. Ketatnya pertandingan japan vs ecuador ini membuat kedua tim gagal mencetak gol hingga waktu normal berakhir.

Era Baru Chelsea: Revolusi Taktik Xabi Alonso dan Ambisi Menantang Dominasi Arsenal
Baca juga:
Era Baru Chelsea: Revolusi Taktik Xabi Alonso dan Ambisi Menantang Dominasi Arsenal

Babak adu penalti menjadi penentu siapa yang berhak melaju ke partai puncak. Ketegangan memuncak saat penendang ketiga dari Ecuador, Denny Castillo, gagal mengeksekusi bola karena berhasil ditepis oleh kiper Jepang, Zaion Suzuki. Keberhasilan penendang terakhir Jepang, Maeda Daizen, memastikan kemenangan dramatis bagi Samurai Blue. Hasil ini semakin memperkuat dominasi Jepang di bulan September-Oktober ini, setelah sebelumnya sukses menundukkan Uruguay dan Venezuela.

Berikut adalah ringkasan statistik dan susunan pemain dalam pertandingan tersebut:

Duel Sengit di Kai Tak Stadium: Mampukah Hong Kong Redam Dominasi Laos di FIFA ASEAN Cup 2026?
Baca juga:
Duel Sengit di Kai Tak Stadium: Mampukah Hong Kong Redam Dominasi Laos di FIFA ASEAN Cup 2026?
Detail Pertandingan Informasi
Skor Akhir (90 Menit) Jepang 0-0 Ecuador
Skor Adu Penalti Jepang 5-4 Ecuador
Lokasi Nissan Stadium, Yokohama
Peringkat FIFA (Jepang) 17
Peringkat FIFA (Ecuador) 25

Dengan kemenangan ini, Jepang memastikan diri melaju ke babak final Kirin Cup 2026 untuk menghadapi Selandia Baru, yang juga berhasil melaju setelah mengalahkan Panama lewat drama adu penalti. Kemenangan dalam laga japan vs ecuador ini menjadi modal mental yang sangat berharga bagi skuad Moriyasu untuk mengincar trofi di turnamen persahabatan bergengsi tersebut.

Keberhasilan Jepang melewati ujian berat melawan tim Amerika Selatan seperti Ecuador membuktikan kemajuan signifikan dalam kedalaman skuad mereka. Fokus selanjutnya adalah menjaga konsistensi permainan dan kebugaran pemain kunci, termasuk Ao Tanaka, agar dapat tampil maksimal di partai final mendatang.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan