Skip to content

Drama Adu Penalti di Baku: Timnas Indonesia U-15 Singkirkan Moldova dan Melaju ke 16 Besar Piala Dunia

Drama Adu Penalti di Baku: Timnas Indonesia U-15 Singkirkan Moldova dan Melaju ke 16 Besar Piala Dunia
Drama Adu Penalti di Baku: Timnas Indonesia U-15 Singkirkan Moldova dan Melaju ke 16 Besar Piala Dunia

Kabar YPU – 29 Oktober 2026 | Pertandingan yang penuh ketegangan terjadi di Hovsan Competition Complex, Baku, Azerbaijan, saat skuad Garuda Asia harus berjuang mati-matian menghadapi tim nasional sepak bola moldova. Dalam lanjutan babak 32 besar Tier C Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 berhasil memastikan tiket ke babak 16 besar setelah melalui drama adu penalti yang sangat panjang melawan tim tangguh tersebut pada Rabu (28/10/2026) sore WIB.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan agresif yang dilancarkan skuad Garuda Muda membuahkan hasil manis hanya pada menit ketiga. Muhammad Nazar berhasil mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti tim nasional sepak bola moldova. Keunggulan 1-0 ini berhasil dipertahankan hingga turun minum, memberikan kepercayaan diri tinggi bagi anak asuh pelatih Indonesia.

Mimpi Buruk di Asia: Gangwon FC Terpuruk Usai Kekalahan Mengejutkan dari Phnom Penh Crown
Baca juga:
Mimpi Buruk di Asia: Gangwon FC Terpuruk Usai Kekalahan Mengejutkan dari Phnom Penh Crown

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat drastis. Moldova tidak tinggal diam dan mulai memberikan perlawanan sengit. Pada menit ke-22, mereka berhasil menyamakan kedudukan lewat sebuah sundulan presisi. Situasi sempat berbalik saat Moldova unggul 2-1 melalui tembakan jarak jauh dari luar kotak penalti. Namun, mentalitas juara Indonesia kembali terlihat ketika kerja sama apik di lini depan pada menit ke-32 berhasil menyamakan skor menjadi 2-2.

Pertandingan semakin memanas saat Indonesia kembali unggul 3-2. Namun, konsentrasi yang menurun di menit-menit akhir menjadi celah bagi tim nasional sepak bola moldova. Melalui hadiah penalti pada menit ke-39, Moldova sukses menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Skor imbang ini memaksa pertandingan harus ditentukan melalui babak adu penalti untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke fase gugur.

Bergson Da Silva muncul sebagai ancaman baru bagi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk potensi menantang Timnas Indonesia
Baca juga:
Bergson Da Silva muncul sebagai ancaman baru bagi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk potensi menantang Timnas Indonesia

Sesi adu penalti berlangsung sangat mendebarkan dan melibatkan hingga 12 penendang dari masing-masing tim. Meskipun beberapa eksekutor Indonesia sempat gagal, seperti Kadek Dwi dan Muhammad Hariri, keberanian para pemain lain seperti Nazar, Lyonel, Rendra, Daniel, dan Reganatha menjadi kunci. Drama berakhir ketika tendangan penendang terakhir tim nasional sepak bola moldova membentur mistar gawang, memastikan kemenangan dramatis 9-8 bagi Indonesia.

Berikut adalah rincian komposisi pemain utama Indonesia yang turun dalam pertandingan krusial ini:

Adu Gengsi di Lapangan Hijau: Korea Selatan vs Uzbekistan, Ujian Berat Sang Macan Asia
Baca juga:
Adu Gengsi di Lapangan Hijau: Korea Selatan vs Uzbekistan, Ujian Berat Sang Macan Asia
  • Penjaga Gawang: Renaldy Rizky
  • Lini Belakang: I Kadek Dwi, Muhammad Fayyad, Daniel Febrianto, Decho Alfian
  • Lini Tengah & Depan: Muhammad Hariri, Reganatha Harfi, Muhammad Nazar

Kemenangan ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan langkah strategis untuk mengejar peringkat terbaik di kompetisi ini. Dengan hasil ini, Indonesia memiliki peluang besar untuk menempati peringkat ke-65 dalam klasemen akhir, asalkan mampu memenangkan empat pertandingan berikutnya secara beruntun. Tantangan besar telah menanti di babak 16 besar, di mana Indonesia dijadwalkan akan berhadapan dengan tim kuat asal Amerika Tengah, Panama.

Pertandingan melawan Panama akan digelar pada Rabu (28/10) malam waktu setempat atau Kamis (29/10) dini hari pukul 00:15 WIB. Jika berhasil menumbangkan Panama, langkah Garuda Muda akan semakin terbuka lebar untuk menghadapi pemenang antara Hungaria atau Luxembourg di babak delapan besar. Perjuangan di Azerbaijan ini menjadi bukti bahwa generasi muda sepak bola Indonesia memiliki mentalitas yang kuat untuk bersaing di level dunia.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan