Skip to content

Drama 14 Menit! Michael Olise Jadi Pahlawan Saat Prancis Hancurkan Belgia Lewat Comeback Spektakuler

Drama 14 Menit! Michael Olise Jadi Pahlawan Saat Prancis Hancurkan Belgia Lewat Comeback Spektakuler
Drama 14 Menit! Michael Olise Jadi Pahlawan Saat Prancis Hancurkan Belgia Lewat Comeback Spektakuler

Kabar YPU – 06 Oktober 2026 | Pertandingan sengit tersaji dalam laga Nations League antara france vs belgium di Stade de France, Senin malam. Dalam sebuah drama yang tak terduga, tim nasional Prancis berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal, mencetak empat gol hanya dalam kurun waktu 14 menit untuk memastikan kemenangan telak 4-1 atas Belgia.

Belgia sebenarnya sempat menguasai jalannya laga pada babak pertama. Melalui skema serangan balik cepat yang dimulai dari umpan terobosan 60 yard milik Roméo Lavia, Dodi Lukebakio berhasil mengecoh kiper debutan Prancis, Guillaume Restes, dan membawa tim tamu unggul 1-0 pada menit ke-35. Skor ini sempat membuat publik tuan rumah terdiam, mengingat Belgia bermain tanpa kehadiran duo kunci Kevin De Bruyne dan Youri Tielemans.

Kembalinya Sang Raksasa: Manchester United Siap Hadapi Kejutan Sabah FK di Old Trafford
Baca juga:
Kembalinya Sang Raksasa: Manchester United Siap Hadapi Kejutan Sabah FK di Old Trafford

Namun, strategi rotasi besar-besaran yang diterapkan pelatih Zinedine Zidane membuahkan hasil manis. Meskipun Zidane melakukan 10 perubahan pemain, termasuk memberikan kesempatan debut bagi Leny Yoro dan Guillaume Restes, kedalaman skuad Prancis terbukti menjadi pembeda dalam laga france vs belgium ini. Perubahan taktik di babak kedua mulai menunjukkan taringnya saat pemain pengganti mulai mengambil alih kendali permainan.

Kebangkitan Les Bleus dimulai pada menit ke-77 melalui tendangan rendah Désiré Doué dari luar kotak penalti yang gagal dihalau Maarten Vandevoordt. Hanya empat menit berselang, Rayan Cherki membalikkan keadaan menjadi 2-1 setelah memanfaatkan umpan tarik (cutback) presisi dari Michael Olise. Momentum kemenangan Prancis semakin tak terbendung berkat performa magis pemain Bayern Munich tersebut.

Michael Olise, yang masuk dari bangku cadangan, benar-benar menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan Belgia. Ia mencetak gol ketiganya pada menit ke-88 setelah memanfaatkan peluang dari kemelut di kotak penalti, sebelum akhirnya melengkapi brace miliknya di masa injury time melalui kerja sama apik dengan Désiré Doué. Hasil ini sekaligus memberikan kemenangan kandang pertama bagi Zinedine Zidane sejak menjabat sebagai pelatih nasional.

Pesta Gol di Matchday 1 Liga Champions: Sporting CP Melaju, PSG dan Barcelona Menggila!
Baca juga:
Pesta Gol di Matchday 1 Liga Champions: Sporting CP Melaju, PSG dan Barcelona Menggila!

Berikut adalah ringkasan statistik dan klasemen sementara Grup A1 setelah pertandingan berlangsung:

Tim Poin Status
Prancis 10 Puncak Grup A1
Italia 7 Runner-up
Belgia 6 Peringkat Ketiga
Turki 0 Dasar Grup

Di sisi lain, performa individu pemain juga menjadi sorotan media. Bradley Barcola, yang tampil sebagai starter di sisi kiri serangan, mendapat kritik tajam dari media Prancis karena dianggap kurang memberikan kontribusi signifikan sebelum ditarik keluar pada menit ke-72. Hal ini kontras dengan performa Michael Olise yang terlibat dalam 17 gol dari 16 pertandingan Prancis sepanjang tahun 2026.

Kemenangan dramatis dalam duel france vs belgium ini membawa Prancis semakin dekat ke babak perempat final Nations League. Dengan selisih tiga poin dari Italia, Les Bleus kini memiliki modal kepercayaan diri yang sangat tinggi sebelum menghadapi tantangan berat melawan Italia di Milan pada bulan depan.

Drama Malam Eropa: PSG Mengamuk, Arsenal Menang Tipis, dan Rekor Baru Lamine Yamal
Baca juga:
Drama Malam Eropa: PSG Mengamuk, Arsenal Menang Tipis, dan Rekor Baru Lamine Yamal

Secara keseluruhan, laga ini membuktikan bahwa kekuatan mental dan kualitas pemain cadangan dapat mengubah hasil pertandingan secara instan. Prancis menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kekuatan dominan di Eropa, sementara Belgia harus berbenah untuk mengejar ketertinggalan di klasemen grup.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan