Kabar YPU – 04 Oktober 2026 | Stadion Monumental menjadi saksi bisu keperkasaan tim nasional Argentina saat menjamu Burkina Faso dalam laga persahabatan internasional yang berlangsung pada Sabtu malam, 3 Oktober 2026. Dalam duel argentina vs burkina faso ini, skuad asuhan Lionel Scaloni menunjukkan kelasnya dengan melumat tim tamu melalui kemenangan telak 5-0. Meski tampil tanpa kapten legendaris Lionel Messi, Albiceleste tetap mampu tampil agresif dan mendominasi jalannya pertandingan sejak menit pertama.
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi dari kubu tuan rumah. Hanya dalam waktu empat menit, Lautaro Martínez berhasil membuka keunggulan Argentina setelah memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Burkina Faso dalam situasi penalti. Gol ini menjadi momentum penting bagi Argentina untuk menekan pertahanan lawan yang tampak kesulitan beradaptasi dengan tempo permainan cepat di Buenos Aires.
Burkina Faso yang menurunkan skuad U-23 dengan pengalaman minim tampak sangat kewalahan menghadapi serangan bertubi-tubi. Kurangnya jam terbang dan faktor kelelahan akibat perjalanan jauh dari Casablanca hanya enam jam sebelum laga dimulai membuat koordinasi pemain Afrika tersebut berantakan. Dalam laga argentina vs burkina faso ini, Argentina tidak memberikan ruang bagi lawan untuk bernapas.
Keunggulan Argentina semakin menjauh melalui gol kedua yang dicetak oleh Moumouni Diallo, yang secara tidak sengaja mengalihkan tembakan keras Julián Álvarez ke dalam gawang. Tak lama berselang, pada menit ke-12, Gianluca Prestianni memperlebar jarak menjadi 3-0 lewat sepakan akurat menggunakan kaki bagian dalam. Dominasi ini berlanjut hingga babak pertama berakhir dengan skor mencolok 5-0 berkat tambahan gol dari Nico Paz dan sebuah penyelesaian manis dari Julián Álvarez pada menit ke-36.
Berikut adalah ringkasan jalannya pertandingan pada babak pertama:
- Menit 4: Gol Lautaro Martínez (1-0)
- Menit 7 (kurang lebih): Gol Moumouni Diallo (2-0)
- Menit 12: Gol Gianluca Prestianni (3-0)
- Menit 36: Gol Julián Álvarez (5-0)
Absennya Lionel Messi dalam laga argentina vs burkina faso merupakan bagian dari strategi matang tim pelatih. Messi sengaja diistirahatkan untuk menjaga kebugarannya menjelang laga perpisahan emosionalnya melawan Benin pada Selasa mendatang. Keputusan ini menunjukkan kedalaman skuad Argentina yang mampu tetap tampil tajam meskipun tanpa sang megabintang. Di lini tengah, pemain muda seperti Enzo Fernández dan Alexis Mac Allister tampil sangat stabil, sementara lini depan tetap tajam berkat duet Lautaro dan Julián.
Pada babak kedua, Lionel Scaloni melakukan rotasi besar-besaran untuk memberikan kesempatan bagi talenta muda. Pemain seperti Franco Mastantuono, Leonardo Balerdi, dan Tomás Palacios masuk ke lapangan untuk menjaga ritme permainan. Meski intensitas sedikit menurun, Argentina tetap memegang kendali penuh atas pertandingan. Di sisi lain, tim Burkina Faso tampak berjuang keras untuk sekadar mempertahankan area penalti mereka dari gempuran pemain Argentina.
Kemenangan besar dalam laga argentina vs burkina faso ini menjadi modal kepercayaan diri yang sangat tinggi bagi tim nasional Argentina dalam rangkaian laga FIFA Matchday kali ini. Setelah sebelumnya sukses mengalahkan Bolivia dengan skor 4-0 di Córdoba, kemenangan ini mempertegas posisi Argentina sebagai kekuatan dominan di sepak bola internasional saat ini. Bagi Burkina Faso, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga mengenai pentingnya persiapan fisik dan mental menghadapi tim kelas dunia.
Secara keseluruhan, pertandingan ini bukan sekadar laga persahabatan biasa, melainkan ajang pembuktian bahwa regenerasi pemain Argentina berjalan dengan sangat baik. Dengan performa impresif dari pemain-pemain muda seperti Prestianni dan Mastantuono, masa depan Albiceleste tampak sangat cerah meskipun era Lionel Messi akan segera berakhir.

Leave a comment