Kabar YPU – 03 Oktober 2026 | Sabtu, 3 Oktober 2026, menjadi hari yang penuh kemenangan bagi keluarga besar sepak bola Semarang. Tim utama psis Semarang berhasil mengamankan poin penuh saat menjamu Adhyaksa FC Bekasi di Stadion Jatidiri, sementara di level usia muda, tim EPA ONE mereka juga sukses mencuri kemenangan krusial saat bertandang ke markas Persib U18 di Stadion Arcamanik, Bandung.
Dalam lanjutan pekan keempat Pegadaian Championship 2026/27, Laskar Mahesa Jenar tampil agresif sejak peluit pertama dibunyikan. Bermodalkan tren positif setelah kemenangan atas PSPS Pekanbaru dan hasil imbang melawan Semen Padang FC, anak asuh Widodo Cahyono Putro langsung menekan lini pertahanan tim tamu. Meski Adhyaksa FC sempat memberikan ancaman melalui sundulan di menit ke-30 yang berhasil diamankan kiper Rizky Darmawan, tekanan bertubi-tubi dari PSIS akhirnya membuahkan hasil.
Miftahul Hamdi menjadi pahlawan kemenangan bagi PSIS Semarang pada menit ke-44. Melalui sebuah sundulan tajam yang memanfaatkan umpan matang dari Deri Corfe, ia berhasil mengecoh kiper Adhyaksa, Dimas Fani, dan mengubah skor menjadi 1-0. Hingga babak kedua usai, skor tersebut tetap bertahan meskipun pemain seperti Rifky Dwi Septian, Jonathan Bustos, dan Lorensius Sabda berkali-kali mencoba menambah keunggulan.
Kemenangan ini membawa PSIS naik ke posisi keenam klasemen Grup A dengan koleksi 6 poin dari tiga pertandingan. Sebaliknya, hasil pahit ini membuat Adhyaksa FC Bekasi tertahan di posisi kedelapan dengan hanya mengantongi 1 poin. Pelatih Adhyaksa FC, Widyantoro, mengakui kekalahan ini disebabkan oleh kesalahan fatal pemainnya yang dimanfaatkan dengan baik oleh lawan, meski ia mengapresiasi semangat juang anak asuhnya.
Tidak hanya di level senior, kejayaan psis juga merambah ke kompetisi Elite Pro Academy (EPA) ONE. Bertanding di Stadion Arcamanik, Bandung, tim PSIS U18 berhasil membungkam tuan rumah Persib U18 dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal dalam laga tersebut dicetak oleh gelandang serang M. Rofiq Januar pada menit ke-40, yang memecah kebuntuan setelah kedua tim saling jual beli serangan di babak pertama.
Pelatih Persib U18, Tito Agung Setiawan, mengungkapkan kekecewaannya terutama pada aspek penyelesaian akhir dan mentalitas pemain saat tertinggal. Ia menyebut bahwa keterlambatan persiapan karena adanya pemain baru menjadi salah satu faktor kendala bagi timnya dalam menghadapi disiplin pertahanan yang diterapkan oleh tim asal Semarang tersebut.
Keberhasilan ganda ini membuktikan bahwa pembinaan sepak bola di Semarang sedang berada pada jalur yang tepat, baik di sektor profesional maupun akademi. Berikut adalah ringkasan hasil pertandingan pada hari ini:
| Kompetisi | Pertandingan | Skor | Status |
|---|---|---|---|
| Pegadaian Championship | PSIS Semarang vs Adhyaksa FC | 1 – 0 | Menang |
| EPA ONE (Pendahuluan) | Persib U18 vs PSIS U18 | 0 – 1 | Menang |
Dengan tambahan poin di kedua lini ini, momentum positif Laskar Mahesa Jenar diharapkan terus berlanjut untuk menjaga posisi mereka di papan atas klasemen. Fokus selanjutnya bagi tim senior adalah mempertahankan konsistensi permainan, sementara bagi tim muda, kemenangan ini menjadi modal berharga untuk menghadapi sisa laga di babak pendahuluan Grup B.

Leave a comment