Kabar YPU – 08 Oktober 2026 | Dunia sepak bola hari ini berduka sekaligus merayakan sebuah legenda. Dalam laga yang penuh haru di Stadion Monumental, Buenos Aires, lionel messi argentina secara resmi mengumumkan pensiun dari kancah internasional. Pertandingan melawan Benin pada Rabu malam (7/10/2026) bukan sekadar laga persahabatan biasa, melainkan sebuah panggung perpisahan megah bagi pemain yang telah mendedikasikan 21 tahun hidupnya untuk seragam La Albiceleste.
Messi menutup karier internasionalnya dengan catatan yang sangat manis. Dalam laga tersebut, penyerang berusia 39 tahun itu tampil dominan dengan mencetak satu gol melalui eksekusi penalti dan memberikan dua assist untuk rekan-rekannya. Kemenangan telak 3-0 atas Benin memastikan malam terakhir sang kapten berakhir dengan kemenangan, namun suasana haru menyelimuti seluruh stadion saat peluit panjang dibunyikan.
Berikut adalah statistik luar biasa yang ditinggalkan oleh sang maestro dalam perjalanan kariernya bersama tim nasional:
| Kategori Rekor | Statistik |
|---|---|
| Total Penampilan (Caps) | 208 |
| Total Gol Internasional | 126 |
| Gelar Utama | Piala Dunia 2022, Copa America 2021 |
| Penghargaan Individu | Golden Ball Piala Dunia 2022 |
Jalannya pertandingan sempat berlangsung alot pada babak pertama dengan pertahanan solid dari tim Benin. Kebuntuan baru pecah setelah jeda melalui sundulan bek veteran Nicolas Otamendi yang memanfaatkan sepak pojok akurat dari Messi. Tak berselang lama, gelandang muda Nico Paz menambah keunggulan Argentina melalui tendangan dari luar kotak penalti setelah menerima umpan matang dari sang kapten. Messi kemudian menyempurnakan malam indahnya dengan gol penalti di menit ke-71.
Keputusan untuk pensiun ini diambil di tengah masa personal yang sulit bagi sang bintang, terutama setelah kepergian mendiang ayahnya, Jorge, pada Agustus lalu. Dalam pernyataan resminya, lionel messi argentina mengungkapkan betapa emosionalnya momen ini. “Saya merasakan begitu banyak emosi saat ini dan hal pertama yang langsung terlintas di pikiran saya adalah mendiang ayah saya,” ujarnya dengan penuh kesedihan.
Keberhasilan Messi membangkitkan semangat tim nasional di masa sulit pun memiliki cerita menarik di balik layar. Salah satunya adalah peran Enzo Fernandez. Pada tahun 2016, saat Messi hampir menyerah setelah rentetan kekalahan di tiga final berturut-turut, surat penyemangat dari Fernandez yang saat itu masih berusia 15 tahun menjadi salah satu faktor yang membantu sang idola bangkit. Kini, Fernandez telah menjadi pemain profesional yang sempat berbagi trofi Piala Dunia 2022 bersama sang legenda.
Dunia internasional pun memberikan penghormatan tinggi. Legenda Brasil, Ronaldinho, yang pernah menjadi mentor Messi di Barcelona, mengirimkan pesan menyentuh melalui media sosialnya. Ia menyebut bahwa nama Messi telah terukir abadi dalam sejarah sepak bola dunia. Sementara itu, pelatih Argentina, Lionel Scaloni, tidak mampu membendung air mata saat berbicara mengenai kepergian kaptennya. Scaloni mengakui bahwa aura kepemimpinan Messi adalah sesuatu yang magis dan tidak akan pernah bisa tergantikan oleh pemain mana pun.
Dengan berakhirnya pengabdian lionel messi argentina, sebuah babak baru dimulai bagi tim Tango. Meski sosoknya akan sangat dirindukan, warisan gol, kemenangan, dan semangat pantang menyerah yang ditinggalkannya akan terus menjadi inspirasi bagi generasi pesepak bola masa depan di seluruh penjuru dunia.

Leave a comment