Skip to content

Skandal Met Gala 2027: John Galliano Mundur Setelah Kontroversi Antisemitik Memanas

Skandal Met Gala 2027: John Galliano Mundur Setelah Kontroversi Antisemitik Memanas
Skandal Met Gala 2027: John Galliano Mundur Setelah Kontroversi Antisemitik Memanas

Kabar YPU – 02 September 2026 | Dunia mode internasional tengah diguncang oleh keputusan mengejutkan yang melibatkan salah satu desainer paling berpengaruh, john galliano, yang secara resmi mengundurkan diri dari rencana retrospektif besar di Metropolitan Museum of Art (The Met). Langkah ini diambil menyusul gelombang protes keras terkait masa lalu sang desainer yang penuh kontroversi terkait pernyataan rasis dan antisemit.

Rencana awal yang dijadwalkan untuk merayakan empat dekade karya john galliano di tahun 2027—termasuk karyanya di rumah mode legendaris seperti Givenchy, Christian Dior, dan Maison Margiela—kini resmi dibatalkan. Keputusan ini menyusul kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk tokoh politik seperti Speaker Dewan Kota New York, Julie Menin, yang menyatakan keprihatinan mendalam atas rencana penghormatan tersebut.

Erin Lapang Dada dan Andre Taulany resmi menikah; pasangan ini berjanji akan meluruskan komentar heboh yang sempat memicu perdebatan publik
Baca juga:
Erin Lapang Dada dan Andre Taulany resmi menikah; pasangan ini berjanji akan meluruskan komentar heboh yang sempat memicu perdebatan publik

Akar Kontroversi dan Masa Lalu yang Kelam

Bayang-bayang masa lalu kembali menghantui karier sang desainer. Pada tahun 2011, karier john galliano di Dior berakhir secara dramatis setelah sebuah video viral menunjukkan dirinya melontarkan makian antisemit di sebuah bar di Paris. Insiden tersebut tidak hanya merusak reputasinya, tetapi juga berujung pada proses hukum di pengadilan Prancis, di mana ia dinyatakan bersalah atas penghinaan publik berdasarkan asal-usul, agama, ras, atau etnis.

Meskipun ia sempat bangkit dan menjabat sebagai direktur artistik Maison Margiela selama satu dekade, sejarah tersebut terbukti belum sepenuhnya terkubur. Ketegangan memuncak ketika The Met mengumumkan bahwa pameran tersebut akan dibuka bersamaan dengan Met Gala 2027, yang bertepatan dengan tanggal 3 Mei—tepat pada hari peringatan Holocaust (Yom HaShoah).

Peran Anna Wintour dan Kritik Terhadap Industri Mode

Skandal ini juga menyeret nama Anna Wintour, sosok paling berpengaruh di balik Vogue dan Met Gala. Wintour, yang dikenal sebagai teman dekat sang desainer, dianggap telah ‘salah membaca situasi’ dalam upayanya merehabilitasi citra john galliano di mata publik. Beberapa sumber internal industri menyebutkan bahwa keputusan untuk menjadikan Galliano sebagai tema Met Gala 2027 adalah langkah yang sangat tidak peka terhadap sensitivitas sosial saat ini.

Apakah Vicky Shu kembali menargetkan posisi bupati Cilacap? Simak motivasi dan rencana politiknya
Baca juga:
Apakah Vicky Shu kembali menargetkan posisi bupati Cilacap? Simak motivasi dan rencana politiknya

Kritik terhadap Wintour tidak hanya datang dari aktivis, tetapi juga dari pelaku industri yang merasa bahwa upaya ‘pembersihan nama’ ini dilakukan dengan mengabaikan rasa sakit yang dialami oleh komunitas Yahudi dan Asia. Hal ini memicu perdebatan lebih luas mengenai apakah dunia mode saat ini sudah cukup dewasa dalam menangani isu-isu rasisme dan antisemitisme yang kembali marak di berbagai belahan dunia.

Detail Peristiwa Keterangan
Subjek Utama John Galliano
Lokasi Rencana Pameran Metropolitan Museum of Art (The Met), New York
Tahun Rencana Awal 2027
Penyebab Pembatalan Protes atas pernyataan antisemit dan rasis di masa lalu
Tokoh Terkait Anna Wintour, Andrew Bolton, Julie Menin

Pernyataan Resmi Sang Desainer

Dalam sebuah pernyataan bersama dengan pihak The Met yang diunggah melalui media sosial, sang desainer menyatakan penyesalannya yang mendalam. “Setelah banyak refleksi dan diskusi dengan The Met serta semua pihak yang terlibat, saya telah memutuskan, dengan kesedihan yang mendalam, bahwa adalah yang terbaik jika pameran tersebut tidak dilaksanakan saat ini,” tulisnya. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tetap bertanggung jawab penuh atas luka yang disebabkan oleh kata-katanya di masa lalu, khususnya terhadap komunitas Yahudi dan Asia.

Pembatalan ini menjadi pukulan telak bagi Galliano, yang pameran retrospektifnya seharusnya menjadi salah satu pengakuan tertinggi dalam industri mode sejak kejatuhannya pada tahun 2011. Bagi The Met, keputusan ini merupakan langkah untuk menghindari posisi sulit dan memastikan bahwa fokus lembaga tetap pada karya seni tanpa terdistraksi oleh kontroversi moral yang mendalam.

Minola Sebayang Klarifikasi Video CCTV Sarwendah yang Dituduh Mengambil Rp 3 Miliar dari Brankas Ruben, Menegaskan Bahwa Tuduhan Itu Tidak Berdasar dan Meminta Penyelidikan Lebih Lanjut
Baca juga:
Minola Sebayang Klarifikasi Video CCTV Sarwendah yang Dituduh Mengambil Rp 3 Miliar dari Brankas Ruben, Menegaskan Bahwa Tuduhan Itu Tidak Berdasar dan Meminta Penyelidikan Lebih Lanjut

Secara keseluruhan, peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi industri kreatif global bahwa reputasi yang dibangun selama puluhan tahun dapat runtuh seketika jika nilai-nilai kemanusiaan dan sensitivitas sosial diabaikan. Kasus ini menandai berakhirnya upaya ambisius untuk mengintegrasikan kembali sang maestro ke dalam arus utama mode dunia melalui perayaan megah di New York.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan