Sihir Michael Olise Bawa Prancis Taklukkan Belgia dan Rebut Puncak Klasemen Nations League

Sihir Michael Olise Bawa Prancis Taklukkan Belgia dan Rebut Puncak Klasemen Nations League

Sihir Michael Olise Bawa Prancis Taklukkan Belgia dan Rebut Puncak Klasemen Nations League

Kabar YPU – 29 September 2026 | Tim nasional prancis kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional melalui performa gemilang pada ajang UEFA Nations League A. Dalam laga krusial yang berlangsung di Stadion Raja Baudouin, Brussel, skuad asuhan Zinedine Zidane berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Belgia. Kemenangan ini tidak hanya memastikan tiga poin penting, tetapi juga mengantarkan tim Les Bleus menduduki puncak klasemen Grup I dengan koleksi sempurna enam poin.

Pertandingan yang digelar pada Selasa (29/9/2026) dini hari WIB ini berjalan dengan tensi tinggi sejak menit pertama. Meskipun tim tamu mendominasi penguasaan bola hingga mencapai angka 65 persen, Belgia yang dilatih oleh Mark van Bommel tampil sangat disiplin dengan menerapkan blok pertahanan rendah. Prancis sempat mengalami kendala teknis di awal laga, di mana para pemain harus membenahi perlengkapan mereka karena masalah kaus kaki yang tidak menempel dengan benar, sebuah insiden kecil yang sempat mengganggu ritme permainan.

Era Baru Jorge Jesus Dimulai: Portugal Tantang Wales di Pembukaan UEFA Nations League
Baca juga:
Era Baru Jorge Jesus Dimulai: Portugal Tantang Wales di Pembukaan UEFA Nations League

Sepanjang babak pertama, kedua tim saling jual beli serangan namun belum ada satu pun gol yang tercipta. Prancis tampil sangat agresif dengan melepaskan banyak tembakan, namun keberuntungan belum berpihak. Pemain muda Doué sempat hampir mencetak gol melalui tembakan melengkung yang indah, sementara Belgia juga nyaris mengejutkan melalui tendangan Da Cunha yang membentur tiang gawang. Ketegangan semakin memuncak saat lagu kebangsaan dikumandangkan, yang disambut dengan siulan keras dari suporter tuan rumah Belgia.

Perubahan taktis yang dilakukan Zinedine Zidane pada babak kedua menjadi kunci kemenangan. Masuknya beberapa pemain kunci seperti Ousmane Dembele dan Michael Olise memberikan dimensi serangan yang lebih tajam. Puncaknya terjadi pada menit ke-88, saat Michael Olise melakukan aksi individu yang luar biasa. Penyerang Bayern Munchen tersebut bergerak dari area tengah, melakukan solo run dengan kecepatan tinggi, menusuk pertahanan Belgia, dan melepaskan tembakan kaki kiri yang sangat akurat ke sudut gawang yang tak terjangkau oleh kiper Lammens.

Dominasi Brutal di Stadium of Light: Arsenal Tekuk Sunderland Lewat Drama Penalti dan Gol Spektakuler Guimaraes
Baca juga:
Dominasi Brutal di Stadium of Light: Arsenal Tekuk Sunderland Lewat Drama Penalti dan Gol Spektakuler Guimaraes

Statistik pertandingan mencerminkan dominasi tim prancis di lapangan hijau:

Statistik Belgia Prancis
Penguasaan Bola 37% 65%
Total Tembakan 10 18
Tembakan Tepat Sasaran 2 9
Expected Goals (xG) 0.74 –

Pertahanan Prancis juga tampil sangat solid di bawah komando lini belakang yang disiplin. Mereka berhasil meredam serangan balik Belgia dan membatasi peluang bersih lawan. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Prancis sebelum menghadapi laga berikutnya melawan Italia pada hari Jumat mendatang. Jika mampu mempertahankan performa ini, Prancis diprediksi akan menjadi kandidat kuat juara di edisi Nations League kali ini.

Derby Manchester Memanas: Phil Foden Kartu Merah dan Dominasi Erling Haaland di Old Trafford
Baca juga:
Derby Manchester Memanas: Phil Foden Kartu Merah dan Dominasi Erling Haaland di Old Trafford

Di sisi lain, keberhasilan tim nasional prancis di lapangan hijau ini kontras dengan dinamika politik luar negeri yang sedang dihadapi negara tersebut. Di tengah euforia kemenangan sepak bola, pemerintah Prancis melalui Menteri Luar Negeri Jean-Noel Barrot tengah memberikan kritik keras terhadap situasi di Tepi Barat. Paris menuduh adanya toleransi yang tidak semestinya terhadap kekerasan yang terjadi di wilayah tersebut, yang menambah kompleksitas agenda internasional negara ini di tahun 2026.

Secara keseluruhan, laga melawan Belgia ini membuktikan kedalaman skuad yang dimiliki oleh Zidane. Kemampuan pemain pengganti untuk mengubah jalannya pertandingan menjadi pembeda utama dalam duel tingkat tinggi seperti ini. Kini, mata dunia tertuju pada laga selanjutnya antara Prancis melawan Italia, yang diprediksi akan menjadi laga penentu dominasi di grup ini.

Post Comment