Mencekam! Restoran Ikonik Chez Gado Gado di Seminyak Ludes Dilalap Api, Saksi Sebut Balon Helium Jadi Pemicu

Mencekam! Restoran Ikonik Chez Gado Gado di Seminyak Ludes Dilalap Api, Saksi Sebut Balon Helium Jadi Pemicu

Mencekam! Restoran Ikonik Chez Gado Gado di Seminyak Ludes Dilalap Api, Saksi Sebut Balon Helium Jadi Pemicu

Kabar YPU – 02 September 2026 | Kawasan wisata Seminyak yang biasanya ramai dengan hiruk-pikuk wisatawan mendadak mencekam setelah insiden gado gado bali restaurant fire melanda salah satu tempat makan paling ikonik di kawasan tersebut. Restoran Chez Gado Gado dilaporkan mengalami kebakaran hebat pada Minggu malam, 30 Agustus 2026, yang menghanguskan bangunan di Jalan Camplung Tanduk tersebut dalam waktu singkat.

Peristiwa gado gado bali restaurant fire ini bermula sekitar pukul 19.30 WITA saat restoran sedang dalam kondisi penuh oleh pengunjung. Berdasarkan kesaksian beberapa wisatawan di lokasi, api muncul secara tiba-tiba setelah sebuah balon helium meledak di area restoran. Ledakan tersebut diduga memicu percikan api yang langsung menyambar atap rumbia (thatch roof) yang sangat mudah terbakar, hingga dalam hitungan detik, api merambat luas ke seluruh bangunan.

Investasi Sidoarjo Mencapai Rp 7,7 Triliun hingga Kuartal II 2026, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Baca juga:
Investasi Sidoarjo Mencapai Rp 7,7 Triliun hingga Kuartal II 2026, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Salah seorang saksi mata, Sarah Ardenne, mengungkapkan bahwa api menyebar dengan sangat cepat akibat bantuan angin di kawasan pesisir pantai. Ia menyebutkan bahwa seorang pria Australia yang berada di meja sebelah titik awal api melihat balon berisi gas mudah terbakar menyulut atap restoran. Situasi yang semula tenang berubah menjadi kepanikan massal saat ratusan tamu, yang mayoritas merupakan wisatawan mancanegara, bergegas menyelamatkan diri dari kobaran api yang semakin membesar.

Detail Kejadian Informasi Lapangan
Lokasi Chez Gado Gado, Jalan Camplung Tanduk, Seminyak
Waktu Kejadian Minggu, 30 Agustus 2026, sekitar pukul 19.30 WITA
Penyebab Dugaan Ledakan balon helium yang menyambar atap rumbia
Durasi Pemadaman 2 jam 40 menit
Personel Damkar 10 unit mobil pemadam dari 5 pos berbeda

Proses pemadaman gado gado bali restaurant fire ini memakan waktu yang cukup lama. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung segera bergerak cepat setelah menerima laporan pada pukul 19.40 WITA. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung, D Ngurah Bhayudewa, menyatakan bahwa pihaknya mengerahkan sepuluh unit mobil pemadam kebakaran dari lima pos berbeda, yaitu Pos Utama, Pos Kunti, Pos Majapahit, Pos Dalung, dan Pos Mengwi untuk menjinakkan si jago merah.

Uang Miliaran Hasil TikTok Vilmei Disalahgunakan untuk Foya-foya Karyawan, Menguak Kontroversi Pengelolaan Keuangan di Perusahaan
Baca juga:
Uang Miliaran Hasil TikTok Vilmei Disalahgunakan untuk Foya-foya Karyawan, Menguak Kontroversi Pengelolaan Keuangan di Perusahaan

Di tengah kepanikan tersebut, muncul laporan mengejutkan dari seorang wisatawan asal Norwegia, Sebastian Amundsen, yang sedang makan bersama teman-temannya. Amundsen menceritakan pengalaman traumatisnya saat mencoba menyelamatkan diri dari gado gado bali restaurant fire. Ia mengklaim bahwa saat massa sedang berusaha keluar dengan terburu-buru, seorang staf restoran justru meminta meja mereka untuk menyelesaikan tagihan pembayaran sebesar Rp5.483.000 (sekitar $430) sebelum mereka diperbolehkan pergi.

“Semuanya terasa normal hingga dalam sekejap suasana berubah menjadi kepanikan total. Bara api mulai berjatuhan dari atap… semua orang sangat ketakutan,” ujar Amundsen saat menceritakan detik-detik mencekam tersebut. Meskipun sempat terhambat oleh permintaan pembayaran tersebut, kelompok Amundsen akhirnya berhasil melarikan diri melalui pintu belakang sebelum api menutup seluruh akses keluar.

Identitas pemasok narkoba ke Revaldo kini terungkap, polisi bersiap melakukan penangkapan dalam waktu dekat
Baca juga:
Identitas pemasok narkoba ke Revaldo kini terungkap, polisi bersiap melakukan penangkapan dalam waktu dekat

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Insiden ini menambah daftar panjang kebakaran yang terjadi di Bali dalam 48 jam terakhir, menyusul kebakaran lain yang terjadi di wilayah Kuta pada Senin malam hingga Selasa dini hari. Masyarakat dan pelaku industri pariwisata kini tengah dalam kondisi terkejut atas skala kerusakan yang ditimbulkan oleh insiden di Seminyak ini.

Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi pemilik usaha di kawasan wisata mengenai pentingnya standar keamanan kebakaran, terutama pada bangunan dengan material atap tradisional yang rentan terhadap api. Investigasi lebih lanjut oleh pihak kepolisian dan dinas pemadam kebakaran diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai apakah ada unsur kelalaian dalam penggunaan dekorasi balon atau standar keselamatan bangunan di lokasi kejadian.

Post Comment

You May Have Missed