Kabar YPU – 14 September 2026 | Dunia tenis Indonesia tengah bersinar melalui performa gemilang janice tjen yang berhasil menembus babak kedua turnamen WTA 500 Guadalajara Open 2026. Petenis putri andalan tanah air yang kini menduduki peringkat 51 dunia tersebut menunjukkan kelasnya saat berhadapan dengan pemain asal Ceko, Darja Vidmanova, dalam laga pembuka yang sangat sengit.
Pertandingan berlangsung dramatis sejak set pertama. Kedua pemain menunjukkan dominasi servis yang kuat, hingga memaksa terjadinya tie-break pada set pertama. Dalam momen krusial tersebut, Janice Tjen berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 8-6 setelah dua kali mematahkan servis lawan. Memasuki set kedua, dominasi pemain Indonesia semakin tak terbendung. Ia kembali tampil solid tanpa memberikan kesempatan break point kepada Vidmanova, sebelum akhirnya menutup kemenangan telak dengan skor 6-2.
Statistik pertandingan mencatat performa luar biasa dari Janice Tjen, di antaranya:
- Total 10 kali melakukan ace.
- Persentase poin servis pertama mencapai 86 persen (30/35).
- Keberhasilan mematahkan servis lawan pada game ke-6 dan ke-8 di set kedua.
Kemenangan ini membawa Janice Tjen ke babak selanjutnya, di mana ia dijadwalkan menghadapi pemenang antara mantan juara Grand Slam US Open 2017, Sloane Stephens, atau pemain kualifikasi Carole Monet. Perjalanan manis di Meksiko ini menjadi bukti konsistensi kualitas tenis Indonesia di kancah internasional.
Namun, di balik euforia kemenangan di Guadalajara, ada kabar kurang menyenangkan bagi pecinta olahraga nasional. Janice Tjen dipastikan absen dalam ajang bergengsi Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang. Keputusan sulit ini diambil setelah permohonan pengecualian jadwal dari pihak WTA tidak dikabulkan. Jadwal turnamen wajib WTA 1000 di Beijing ternyata bertepatan dengan pelaksanaan Asian Games, sehingga ia harus memilih salah satu kompetisi tersebut.
Absennya Janice Tjen menjadi kehilangan besar bagi kontingen Merah Putih. Pasalnya, ia memiliki rekam jejak medali yang impresif, mulai dari medali perunggu ganda putri di Asian Games 2022 Hangzhou, hingga dua medali emas di SEA Games Thailand 2025. Meski demikian, fokusnya saat ini sepenuhnya tertuju pada upaya meraih prestasi maksimal di sirkuit WTA.
Sementara itu, persiapan menuju Asian Games 2026 terus dikebut oleh cabang olahraga lain. Tim bulu tangkis Indonesia dilaporkan telah bertolak ke Jepang pada 12 September untuk melakukan pemusatan latihan di Tokyo. Langkah ini diambil guna memastikan para atlet memiliki waktu adaptasi yang cukup terhadap perbedaan zona waktu, lingkungan, dan ritme aktivitas sebelum kompetisi dimulai pada 20 September mendatang.
Perkembangan pesat dalam dunia tenis global juga terlihat di Singapura melalui ajang Singapore Tennis Open yang kini naik kelas menjadi turnamen WTA 500. Turnamen ini menarik perhatian berbagai merek global besar seperti Mercedes-Benz, BNP Paribas, dan Samsung, yang menandakan semakin tingginya nilai komersial dan gengsi dalam kompetisi tenis putri dunia saat ini.
Secara keseluruhan, meskipun harus menghadapi dilema jadwal yang membuatnya absen di Asian Games, performa Janice Tjen di Guadalajara Open menjadi sinyal positif bagi masa depan tenis Indonesia. Ketangguhan mental dan teknis yang ditunjukkannya diharapkan dapat terus meningkat demi mengharumkan nama bangsa di turnamen-turnamen besar berikutnya.

Leave a comment