Kabar YPU – 20 September 2026 | Era kepemimpinan baru di tim nasional Portugal resmi dimulai dengan pengumuman skuad untuk menghadapi UEFA Nations League pada jeda internasional September dan Oktober 2026. Di tengah sorotan tajam publik, pelatih jorge jesus mengambil langkah berani dengan kembali memanggil kapten legendaris, Cristiano Ronaldo, meskipun pemain tersebut telah menginjak usia 41 tahun. Keputusan ini menandai debut taktis Jesus dalam meramu komposisi tim Selecao das Quinas untuk menghadapi laga-laga krusial melawan Wales, Norwegia, dan Denmark.
Pemanggilan Ronaldo tidak lepas dari polemik mengenai faktor usia yang dianggap sudah tidak lagi relevan untuk level internasional. Namun, jorge jesus dengan tegas menepis kritik tersebut. Ia menekankan bahwa standar pemanggilannya murni didasarkan pada performa terkini di lapangan, bukan sekadar melihat rekam jejak atau sejarah panjang yang telah diukir pemain berusia 41 tahun tersebut. Bagi sang pelatih, kualitas teknis dan kesiapan fisik saat ini adalah satu-satunya parameter yang menentukan tempat seorang pemain dalam skuadnya.
Kedekatan profesional antara pelatih dan pemain menjadi salah satu alasan kuat di balik strategi ini. Keduanya telah memiliki chemistry yang teruji saat bekerja sama di klub Arab Saudi, Al Nassr, di mana kolaborasi mereka berhasil mengantarkan klub tersebut meraih gelar juara Liga Arab Saudi. Hal ini memberikan keuntungan tersendiri bagi jorge jesus karena ia telah memanggil sebanyak 13 pemain yang sebelumnya pernah berada di bawah arahannya di level klub, yang diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi taktik di tim nasional.
Meski demikian, Jesus memberikan peringatan keras bahwa status Ronaldo sebagai pemain paling senior dan peraih lima gelar Ballon d’Or tidak akan memberinya hak istimewa atau ‘privilege’ untuk selalu menjadi starter. Berikut adalah poin-poin utama terkait kebijakan skuad yang diterapkan oleh sang pelatih:
- Prinsip Meritokrasi: Performa di sesi latihan dan pertandingan adalah penentu utama, bukan nama besar.
- Persaingan Sehat: Ronaldo harus bersaing secara terbuka dengan pemain lain untuk mendapatkan tempat di starting XI.
- Adaptasi Taktik: Kehadiran 13 pemain lama membantu mempercepat implementasi filosofi permainan baru.
- Kualitas Terkini: Keputusan diambil berdasarkan kondisi fisik dan ketajaman pemain saat ini.
Dalam daftar 25 pemain yang diumumkan, Jesus juga memberikan kepercayaan kepada sejumlah nama penting untuk memperkuat sektor penjaga gawang dan lini pertahanan. Berikut adalah rincian komposisi pemain yang dipanggil:
| Sektor | Nama Pemain |
|---|---|
| Penjaga Gawang | Diogo Costa, Rui Silva, Samuel Soares |
| Lini Belakang | Ruben Dias, Diogo Dalot, Joao Cancelo, Nuno Mendes, Nuno Tavares, Renato Veiga, Tomas Araujo, Goncalo Inacio |
| Lini Depan (Kapten) | Cristiano Ronaldo |
Melalui pendekatan ini, jorge jesus mencoba membangun pondasi baru bagi masa depan sepak bola Portugal. Dengan menekankan bahwa “jika dia bermain bagus, dia bermain; jika tidak, dia tidak bermain,” sang pelatih ingin menciptakan budaya kompetisi yang sehat di dalam ruang ganti. Jika Ronaldo mampu mempertahankan level permainannya yang mentereng seperti saat membela Al Nassr, maka posisinya di tim nasional akan tetap aman meskipun tantangan di UEFA Nations League semakin berat.
Langkah ini mengirimkan sinyal kuat kepada seluruh pemain bahwa di bawah arahan jorge jesus, tidak ada pemain yang terlalu besar untuk dicadangkan jika performanya menurun. Era baru ini diharapkan mampu membawa Portugal kembali ke puncak kejayaan sepak bola Eropa melalui kombinasi antara pengalaman pemain veteran dan energi pemain muda dalam skema taktik yang lebih solid.

Leave a comment