Drama US Open: Kemenangan Epik Ben Shelton Atas Alcaraz Picu Kontroversi Jadwal Pertandingan
Kabar YPU – 10 September 2026 | Turnamen US Open 2026 menyuguhkan salah satu pertandingan paling dramatis dalam sejarah tenis modern. Pertarungan sengit antara bintang muda Amerika, ben shelton, melawan juara bertahan Carlos Alcaraz menjadi pusat perhatian dunia setelah berlangsung hingga dini hari. Pertandingan yang berlangsung di lapangan Arthur Ashe tersebut tidak hanya menyajikan adu teknik yang luar biasa, tetapi juga memicu gelombang kritik terkait manajemen jadwal turnamen yang dianggap tidak sehat bagi atlet.
Dalam laga yang berlangsung selama 4 jam 28 menit tersebut, Ben Shelton berhasil menumbangkan Carlos Alcaraz dalam pertarungan lima set yang sangat menegangkan. Skor akhir menunjukkan keunggulan Shelton dengan angka 6-7(5), 6-1, 6-3, 1-6, dan 7-6(7). Pertandingan ini mencatatkan sejarah sebagai salah satu laga dengan waktu penyelesaian paling larut di US Open, di mana aksi kedua pemain baru berakhir pada pukul 03.33 pagi waktu setempat.
Kemenangan ini membawa Ben Shelton melangkah lebih jauh ke babak semifinal, sekaligus menghentikan ambisi Alcaraz untuk mempertahankan gelar juara. Meski mengalami kekalahan yang menyakitkan, Alcaraz menunjukkan sportivitas tinggi. Ia mengaku bangga atas perjuangannya di lapangan meskipun secara fisik merasa sangat kelelahan setelah menghadapi kekuatan servis yang luar biasa dari Shelton.
Namun, intensitas pertandingan ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, terutama mengenai waktu dimulainya laga. Alberto Lledo, pelatih kebugaran Carlos Alcaraz, melayangkan kritik tajam melalui media sosial. Ia mempertanyakan kebijakan penyelenggara US Open yang mengizinkan pertandingan lima set dimulai pada pukul 11 malam waktu setempat. Menurut Lledo, jadwal ekstrem seperti ini sangat membahayakan kesehatan atlet dan menciptakan ketidakadilan kompetitif.
Kritik senada juga datang dari legenda tenis Martina Navratilova. Melalui platform X, ia menyatakan bahwa jadwal tersebut tidak normal dan tidak seharusnya terjadi di olahraga profesional manapun. Navratilova menekankan bahwa tidak ada cabang olahraga lain yang memaksa atletnya bertanding hingga dini hari dengan jadwal yang tidak konsisten antara sesi pagi dan malam.
Berikut adalah ringkasan detail pertandingan antara Alcaraz dan Shelton:
| Detail Pertandingan | Informasi |
|---|---|
| Pemenang | Ben Shelton |
| Skor Set | 6-7(5), 6-1, 6-3, 1-6, 7-6(7) |
| Durasi | 4 Jam 28 Menit |
| Waktu Selesai | 03:33 AM (Waktu New York) |
Di sisi lain, para pemain lain yang turut menyaksikan laga tersebut juga memberikan komentar. Alexander Zverev, yang berhasil melaju ke semifinal setelah mengalahkan Botic van de Zandschulp, mengaku harus mengorbankan waktu tidurnya demi menyaksikan duel epik tersebut. Zverev memberikan pujian kepada Ben Shelton atas performa luar biasa di lapangan belakang dan servisnya yang mematikan.
Meskipun penuh dengan kontroversi jadwal, kualitas permainan yang ditampilkan tetap mendapat apresiasi tinggi. Laura Robson, konsultan Sky Sports, memuji kedewasaan Alcaraz dalam menghadapi media pasca-kekalahan. Ia menilai bahwa meskipun Alcaraz tampak kelelahan dan kehilangan ritme di beberapa momen, performanya dalam turnamen pertama setelah absen empat bulan tetap sangat impresif.
Pertandingan ini menjadi pengingat bagi penyelenggara turnamen Grand Slam mengenai pentingnya keseimbangan antara hiburan penonton dan kesejahteraan fisik para pemain profesional. Sementara Ben Shelton kini menatap peluang emas menuju gelar juara, dunia tenis tetap menyoroti perlunya reformasi jadwal agar kesehatan atlet tetap menjadi prioritas utama dalam kompetisi tingkat tinggi.



Post Comment