Skip to content

Dominasi Mutlak di Ibrox: Rangers Hancurkan Celtic 3-0, Mentalitas ‘Hoops’ Dipertanyakan

Dominasi Mutlak di Ibrox: Rangers Hancurkan Celtic 3-0, Mentalitas 'Hoops' Dipertanyakan
Dominasi Mutlak di Ibrox: Rangers Hancurkan Celtic 3-0, Mentalitas 'Hoops' Dipertanyakan

Kabar YPU – 15 September 2026 | Pertandingan bertajuk Old Firm derby selalu menjanjikan tensi tinggi, namun pertemuan rangers vs celtic dalam lanjutan perempat final Premier Sports Cup di Ibrox akhir pekan lalu memberikan kejutan yang menyakitkan bagi pendukung tim tamu. Rangers tampil sangat dominan dan berhasil melumat Celtic dengan skor telak 3-0, sebuah hasil yang terasa jauh lebih berat daripada sekadar angka di papan skor.

Kemenangan ini membawa tim asuhan Derek McInnes melaju ke babak semifinal dengan penuh percaya diri. Sebaliknya, bagi Celtic, kekalahan ini terasa seperti sebuah penghinaan. Penampilan Rangers yang begitu mengontrol jalannya pertandingan menciptakan dinamika baru di sepak bola Skotlandia, di mana dominasi yang selama ini dipegang oleh Celtic tampak mulai goyah. Pertarungan sengit rangers vs celtic kali ini memperlihatkan perbedaan kualitas mental antara kedua kubu.

Dominasi Slovenia di Stadion Stožice: Kemenangan Krusial Atas North Macedonia di UEFA Nations League
Baca juga:
Dominasi Slovenia di Stadion Stožice: Kemenangan Krusial Atas North Macedonia di UEFA Nations League

Salah satu sorotan utama dalam laga ini adalah duel di lini tengah. Dan Neil, kapten sekaligus jantung permainan Rangers, tampil luar biasa dengan mencetak dua gol yang mengunci kemenangan. Sebaliknya, Callum McGregor, yang biasanya menjadi pengatur serangan Celtic, tampak tidak berdaya dan melakukan beberapa kesalahan fatal yang merugikan timnya. Ketimpangan ini menjadi bukti nyata betapa Rangers mampu meredam kreativitas Celtic di tengah lapangan.

Pasca pertandingan, kapten Celtic, Callum McGregor, memberikan kritik tajam terhadap performa rekan-rekan setimnya. Ia mengakui bahwa timnya kehilangan semangat juang setelah kebobolan gol pertama. McGregor menegaskan bahwa para pemain Celtic harus segera sadar akan kondisi mereka sebelum menghadapi laga krusial berikutnya. Ia juga mengaitkan penurunan performa ini dengan kegagalan mereka di kompetisi Eropa sebelumnya, di mana Celtic harus menelan pil pahit tersingkir dari Champions League setelah membuang keunggulan empat gol melawan LASK.

Drama Menit Akhir! Logan Farrington Selamatkan FC Dallas dari Kekalahan Lawan St. Louis City
Baca juga:
Drama Menit Akhir! Logan Farrington Selamatkan FC Dallas dari Kekalahan Lawan St. Louis City

Ketajaman Rangers juga diperkuat oleh penampilan impresif pemain muda Afrika Selatan, Olwethu Makhanya. Performa Makhanya yang solid di lini tengah menuai pujian dari legenda Rangers, Richard Gough. Namun, Gough memberikan peringatan keras kepada pemain muda tersebut. Ia menekankan bahwa menghadapi atmosfer di Parkhead akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kredibilitas seorang pemain Rangers. Menurut Gough, bermain di hadapan 67.000 pendukung Celtic akan menjadi tantangan mental yang sangat berbeda dibandingkan atmosfer di Ibrox.

Kekalahan telak ini juga memicu spekulasi mengenai strategi transfer Celtic. Beberapa pihak menyoroti kebutuhan mendesak Celtic untuk memperkuat lini tengah dengan pemain tipe ‘ball-winning midfielder’ guna memberikan perlindungan bagi lini pertahanan. Kegagalan mempertahankan pemain kunci seperti Arne Engels di masa lalu kini terasa dampaknya saat menghadapi intensitas permainan tinggi dalam laga rangers vs celtic.

Badai di Newcastle: Dari Kekalahan Telak di Elland Road hingga Putusan Hukum yang Mengejutkan
Baca juga:
Badai di Newcastle: Dari Kekalahan Telak di Elland Road hingga Putusan Hukum yang Mengejutkan

Menatap laga lanjutan di kompetisi Premiership minggu depan, Celtic berada dalam posisi yang sulit. Mereka dituntut untuk bangkit demi menjaga jarak di papan atas klasemen dan menghindari kerugian lebih lanjut. Jika para pemain tidak segera menunjukkan perubahan sikap dan determinasi, dominasi Celtic di liga Skotlandia bisa terancam oleh kebangkitan Rangers yang kini tampil dengan kepercayaan diri tinggi.

Secara keseluruhan, kekalahan 3-0 ini bukan sekadar kekalahan biasa bagi Celtic, melainkan sebuah peringatan keras. Pertemuan rangers vs celtic berikutnya di Parkhead akan menjadi ajang pembuktian apakah Celtic mampu memperbaiki mentalitas mereka atau justru akan semakin terpuruk di bawah tekanan rival abadi mereka.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan