×

Antara Fenomena Mistis dan Keberkahan: Mengupas Makna Magrib di Penghujung Rabiul Awal

Antara Fenomena Mistis dan Keberkahan: Mengupas Makna Magrib di Penghujung Rabiul Awal

Kabar YPU – 12 September 2026 | Menjelang waktu magrib, suasana sering kali membawa nuansa yang berbeda bagi setiap orang, mulai dari kesan mistis yang mencekam hingga momen spiritual yang penuh keberkahan. Fenomena ini terlihat jelas dalam berbagai peristiwa yang terjadi belakangan ini, di mana waktu transisi antara siang dan malam tersebut menjadi pusat perhatian, baik dalam konteks hiburan maupun aktivitas keagamaan umat Islam.

Dalam dunia perfilman, pengalaman mencekam dialami oleh aktris Ochi Rosdiana saat proses syuting film horor berjudul Lingsir Wengi: Motel Malioboro. Ochi mengungkapkan adanya serangkaian kejadian tidak wajar yang bermula tepat saat menjelang waktu magrib. Ia mengaku mencium aroma darah yang sangat menyengat di salah satu ruangan yang dijadikan basecamp pemain. Ketidaknyamanan tersebut membuatnya berpindah ruangan, namun tak lama kemudian, rekan mainnya, Alif Rivelino, merasakan aroma serupa di lokasi yang sama.

Intip sesi maternity shoot Julie Estelle yang hangat dan memesona, foto-foto eksklusif penuh keanggunan
Baca juga:
Intip sesi maternity shoot Julie Estelle yang hangat dan memesona, foto-foto eksklusif penuh keanggunan

Ketegangan tidak berhenti di situ. Puncak dari gangguan mistis tersebut terjadi pada pukul 02.00 WIB dini hari, di mana asisten Ochi diduga mengalami kesurupan di depan matanya sendiri. Kejadian ini dipicu oleh rasa takut sang asisten setelah mendengar kabar adanya penampakan sosok pocong di lokasi syuting. Pengalaman ini memberikan gambaran betapa kuatnya aura mistis yang sering dikaitkan dengan waktu pergantian hari.

Berbeda dengan suasana mencekam di lokasi syuting, waktu magrib juga menjadi momentum yang sangat sakral bagi umat Muslim, terutama pada hari Jumat terakhir di bulan Rabiul Awal. Berdasarkan penanggalan Hijriah, tanggal 11 September 2026 bertepatan dengan 29 Rabiul Awal 1448 H. Momen ini dianggap sangat istimewa karena merupakan penghujung bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Ruben Onsu jelaskan alasan tak hadir di sidang gugatan hak asuh anak, mengungkap prioritas pribadi dan profesional
Baca juga:
Ruben Onsu jelaskan alasan tak hadir di sidang gugatan hak asuh anak, mengungkap prioritas pribadi dan profesional

Dalam ajaran Islam, waktu antara setelah salat Ashar hingga menjelang magrib adalah salah satu waktu mustajab untuk memanjatkan doa. Para orang tua disarankan untuk membimbing anak-anak mereka dalam beribadah, seperti melakukan langkah-langkah berikut sebelum berdoa:

  • Melakukan wudu agar dalam keadaan suci.
  • Melaksanakan salat Ashar dengan khusyuk.
  • Membaca istighfar sebanyak 33 kali.
  • Membaca shalawat dan zikir seperti Ya Fattah, Ya Razzaq, Ya Ghani, dan Ya Mughni.

Selain sebagai waktu berdoa, nilai-nilai spiritual juga ditanamkan melalui kegiatan positif di berbagai tempat ibadah. Di Medan, misalnya, Masjid Al-Ishlah secara rutin menjalankan program Magrib Mengaji. Melalui program ini, puluhan santri diajarkan untuk mencintai Al-Qur’an dan memahami ajaran Islam sejak dini, selaras dengan semangat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Revaldo Kembali Ditangkap, Ini Kali Keempatnya Terjerat Kasus Narkoba dan Implikasinya Bagi Kariernya
Baca juga:
Revaldo Kembali Ditangkap, Ini Kali Keempatnya Terjerat Kasus Narkoba dan Implikasinya Bagi Kariernya

Bagi masyarakat yang ingin menjalankan ibadah tepat waktu, jadwal salat menjadi panduan penting. Berikut adalah estimasi jadwal salat untuk beberapa wilayah pada tanggal 12 September 2026:

Wilayah Subuh Zuhur Asar Magrib Isya
Jawa Timur (Estimasi) 04.10 WIB 11.29 WIB 14.44 WIB 17.30 WIB 18.39 WIB
Palembang (Sesuai Perhitungan Astronomi) (Sesuai Perhitungan Astronomi) (Sesuai Perhitungan Astronomi) (Sesuai Perhitungan Astronomi) (Sesuai Perhitungan Astronomi)

Secara keseluruhan, waktu transisi menuju malam atau magrib memiliki dua sisi yang kontras dalam kehidupan masyarakat. Di satu sisi, ia dapat menjadi waktu yang penuh dengan ketegangan mistis seperti yang dialami para pekerja seni, namun di sisi lain, ia merupakan gerbang menuju kedamaian spiritual dan waktu yang paling tepat untuk mengetuk pintu langit melalui doa-doa yang tulus.

Post Comment

You May Have Missed