Kabar YPU – 13 September 2026 | Kepolisian daerah riau tengah menunjukkan performa yang sangat dinamis melalui serangkaian aksi nyata, mulai dari penegakan hukum di jalan raya, penanganan bencana alam, hingga kehadiran sosial di tengah masyarakat pesisir. Dalam beberapa hari terakhir, berbagai unit di bawah naungan Polda Riau bergerak cepat merespons berbagai situasi darurat dan kebutuhan warga, memperkuat citra Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat di Provinsi Riau.
Gagalkan Aksi Intimidasi Debt Collector di Gerbang Tol
Ketegangan sempat terjadi di kawasan Gerbang Tol Muara Fajar ketika seorang pengemudi Toyota Sigra berinisial TDM (35) dikepung oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai debt collector. Aksi penarikan kendaraan secara paksa tersebut sempat memicu keributan yang mengganggu arus lalu lintas pengguna jalan tol.
Mendapat laporan dari pihak Sentra Komunikasi (Senkom) Tol Permai, tim Sat PJR Ditlantas Polda Riau yang terdiri dari Aiptu Jansen Sihombing, Aipda Ismet, dan Bripda Ihcsan segera meluncur ke lokasi. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati korban dalam kondisi terintimidasi. Untuk menghindari eskalasi konflik fisik, personel PJR mengambil langkah tegas dengan mengamankan korban beserta kendaraannya ke Polsek Rumbai guna mendapatkan perlindungan hukum.
Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama. Senada dengan hal tersebut, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, mengapresiasi kecepatan respons tim di lapangan dan mengimbau masyarakat agar tidak menghadapi intimidasi sendirian, melainkan segera menghubungi pihak kepolisian terdekat.
Sinergi Melawan Karhutla dengan Teknologi Formula XFire 02
Selain urusan keamanan jalan raya, tantangan besar lainnya adalah ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kembali menghantui wilayah Siak dan Pelalawan. Satuan Brimob Polda Riau yang dipimpin oleh Dansat Brimob Kombes Pol I Ketut Adi Wibawa bergerak cepat melakukan pemadaman di Desa Suka Mulia, Kecamatan Dayun, untuk mencegah api meluas.
Menariknya, upaya pemadaman kali ini melibatkan teknologi terbaru. Mabes Polri menyalurkan bantuan cairan pemadam ramah lingkungan bernama Formula XFire 02. Dalam uji cobanya di Desa Sering, Kecamatan Pangkalan Kerinci, personel Polda Riau bersama Satgas Karhutla menggunakan metode injeksi cairan langsung ke bawah permukaan tanah gambut. Metode ini terbukti efektif mematikan bara api yang sulit dijangkau dengan air biasa.
Transformasi Organisasi dan Kepedulian Sosial Masyarakat Pesisir
Di sisi internal, kepolisian daerah riau juga melakukan penyegaran organisasi melalui upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Polres Pelalawan. Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara memimpin prosesi pengangkatan pejabat baru untuk posisi Kasat Resnarkoba dan Kapolsek Kerumutan, guna memastikan roda organisasi tetap berjalan optimal sesuai Keputusan Kapolda Riau.
Tak hanya fokus pada aspek keamanan dan struktural, sisi humanis kepolisian juga ditunjukkan melalui Program JALUR yang diinisiasi oleh Ditpolairud Polda Riau bersama Biddokkes. Program ini menyasar masyarakat di pesisir Sungai Siak dengan menyediakan layanan kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, hingga asam urat.
Selain layanan medis, bantuan sosial berupa sembako dan bibit pohon mangga serta matoa juga dibagikan untuk mendukung ketahanan pangan warga. Program unggulan Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan ini, bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan memastikan kehadiran negara, melalui kepolisian, langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terpencil.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa kepolisian daerah riau tidak hanya berperan dalam penegakan hukum secara represif, tetapi juga proaktif dalam upaya preventif bencana dan pemberdayaan sosial. Sinergi antara teknologi, kecepatan respons, dan pendekatan humanis menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Lancang Kuning.

Leave a comment